Dalam situs resmi mobisante dijelaskan bahwa gambar pencitraan janin, perut, hati, panggul, dan perifer dapat dengan mudah disimpan sebagai arsip menggunakan jaringan seluler, Wi-Fi, atau konektivitas langsung ke komputer pribadi. Penjualan ponsel pintar ini tentunya juga dilengkapi dengan alat serupa tongkat yang ditempelkan pada bagian tubuh dan gel khusus yang dioleskan.
MobiUS SP1 menggunakan layar sentuh seluas 4,1 inchi pada dimensi perangkat 5.1″ x 2.75″ x 0.4″. Alat ini ditenagai baterai 1300 mAh yang mampu membaca pencitraan terus menerus selama 1 jam. Memori internal yang dibenamkan dalam MobiUS SP1 cukup besar, yaitu 8GB yang mampu menampung sekitar 32 ribu gambar hasil scan. MobiUS SP1 dibanderol dengan harga $ 7.495 atau lebih dari 60 juta rupiah.
--
Source: http://dedongkot-kotel.blogspot.com/feeds/7442690157977662338/comments/default
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com
0 komentar:
Posting Komentar