Quote:
Perbankan diminta menekan biaya-biaya yang tak perlu seperti untuk iklan atau menjadi sponsor. Ini membuat biaya operasi perbankan tinggi dan susah menurunkan bunga kreditnya.
Demikian disampaikan oleh Ketua DPR Marzuki Alie di kantornya, Senayan, Jakarta, Senin (13/2/2012).
"Iklan atau sponsor nggak perlu. Itu nggak kelihatan uangnya. Itu marketing yang high cost (berbiaya tinggi)," kata Marzuki.
Ia menambahkan, iklan dan sponsor inilah yang justru menggerogoti over head perbankan. Dampaknya, suku bunga kredit kepada masyarakat menjadi tinggi. Dan yang merasakan bunga paling tinggi adalah masyarakat miskin.
"Saya sudah teriak, masyarakat yang terima KUR (kredit usaha rakyat) bunganya double digit. Sebesar 14%-15%," paparnya.
Marzuki sebelumnya harus mengkritik keberpihakan perbankan BUMN dalam kredit rumah murah program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Ia merasa heran dengan bank-bank yang sudah untung tinggi tapi tidak memberikan untung bagi rakyat.
"Bank bangga mengatakan untung Rp 50 triliun di akhir tahun. Tapi apa untungnya buat rakyat? Apa efek positifnya?," tutur Marzuki.
sumber
konya 13 Feb, 2012
Mr. X 13 Feb, 2012
-
Source: http://andinewsonline.blogspot.com/2012/02/marzuki-alie-sindir-bank-ri-kebanyakan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
0 komentar:
Posting Komentar