| Research Mandiri Sekuritas · 16 September 2025 | |
|
| Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Rp21,5 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi |
|
| | π± What's Growin' on Today |
| Pemerintah luncurkan paket stimulus Rp21,5 T Komisi XI DPR minta pemerintah tidak naikkan cukai rokok 2 direksi tambah EXCL Rp7 M Pengendali tambah NICL Rp14 M Investor jual 5% WOWS Rp15 M BFIN buyback Rp2,5 M |
|
| | Performa IHSG:
π Indeks Harga Saham Gabungan 7.957,7 +20,58 (+0,26%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | π° Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Rp21,5 T |
| | Pemerintah meluncurkan paket stimulus baru yang dijuluki "8+4+5", senilai total Rp21,5 triliun (0,12% dari PDB). Paket ini terdiri 17 inisiatif, yang dibagi menjadi 3 kelompok inisiatif: 8 untuk sisa 2025. Alokasi sebesar Rp16,2 triliun, dengan program terkait bantuan sosial menerima alokasi terbesar, yaitu Rp12,5 triliun. 4 dilanjutkan hingga 2026. Alokasi sebesar Rp5,1 triliun lebih difokuskan pada berbagai pajak dan insentif sosial yang ditargetkan. 5 untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja, pada dasarnya adalah percepatan pelaksanaan program unggulan dengan total potensi penyerapan tenaga kerja sebesar 3,6 juta orang. |
|
| π¬ DPR Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai Rokok |
| | Para politikus di Komisi XI DPR meminta pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok pada 2026. Wakil Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi PKB, Hanif Dhakiri, menilai bahwa industri rokok kini tengah mengalami tekanan usaha sehingga tak patut bila pemerintah ikut-ikutan menaikkan tarif cukai rokok pada tahun depan. |
|
| | | π°️ 2 Direksi Tambah $EXCL Rp7 M | |
| 2 direksi PT XLSMART Telecom Sejahtera (EXCL), yaitu David Arcelus Oses dan Yessie Dianty Yosetya, membeli secara total ~2,8 juta (~0,015%) saham EXCL dengan harga rata-rata ~Rp2.599/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp7,3 miliar. Pembelian dilakukan pada 10–12 September 2025. |
|
| π Pengendali Tambah $NICL Rp14 M | |
| Pengendali PT PAM Mineral (NICL), Christopher Sumasto Tjia, membeli ~14 juta (0,128%) saham NICL di harga Rp1.042/saham pada 15 September 2025. Total transaksi mencapai ~Rp14 miliar. Setelah pembelian ini, kepemilikannya di NICL secara langsung naik menjadi 0,61%. |
|
| ⛏️ Investor Jual 5% $WOWS Rp15 M |
| | Pemegang saham PT Ginting Jaya Energi (WOWS), Robby Adijaya, menjual ~124 juta (5,03%) saham WOWS di harga Rp118/saham pada 8 September 2025. Total transaksi mencapai ~Rp15 miliar. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di WOWS menjadi 7,5%. |
|
| πΈ $BFIN Buyback Rp2,5 M | |
| PT BFI Finance Indonesia (BFIN) melakukan buyback 3,1 juta (~0,02%) saham di harga ~Rp796/saham pada 15 September 2025. Total transaksi mencapai ~Rp2,5 miliar. BFIN telah melakukan buyback sebanyak ~13 juta saham, dengan dana buyback tersisa ~Rp490 miliar. |
|
| |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar