| Research Mandiri Sekuritas · 14 Oktober 2025 | |
|
| Pemerintah Terbuka untuk Tambahan Dana SAL untuk Bank-bank Himbara |
|
| | ๐ฑ What's Growin' on Today |
| Pemerintah dan BI tinjau ulang DHE SDA
Pemerintah terbuka untuk tambahan SAL untuk Himbara
Kementerian ESDM kaji skema DMO untuk emas
PANI rights issue, harga pelaksanaan Rp15.000
Chengdong jual 1% BUMI Rp459 M
ENRG private placement Rp270 M
RAJA klarifikasi tidak ada hubungan dengan CBRE
MPOW hentikan operasional PLTD |
|
| | Performa IHSG:
๐ Indeks Harga Saham Gabungan 8.066,52 -160,68 (-1,95%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | ๐ฐ Pemerintah dan BI Tinjau Ulang DHE SDA |
| | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah dan Bank Indonesia akan meninjau ulang kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA). Aturan DHE SDA yang berlaku saat ini, mulai berlaku sejak Februari 2025. |
|
| ๐ฆ Tambahan Dana SAL untuk Bank Himbara |
| | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa pemerintah terbuka bila bank-bank Himbara mengajukan permintaan tambahan dana SAL baru, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) saat ini sudah mengajukan tambahan penempatan dana. Namun, Purbaya belum memastikan nominal yang akan dikucurkan. |
|
| ๐ฅ Kementerian ESDM Kaji Skema DMO |
| | Kementerian ESDM tengah mengkaji kemungkinan penerapan skema domestic market obligation (DMO) untuk komoditas emas. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan PT Aneka Tambang (ANTM) terhadap impor emas yang mencapai sekitar 30 ton per tahun sebagai bahan baku produksi logam mulia. |
|
| | | ๐️ Rincian Rencana $PANI Rights Issue | |
| PT Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) mengumumkan rincian rencana rights issue sebanyak maksimal ~1,1 miliar saham baru, dengan harga pelaksanaan Rp15.000/saham, sehingga potensi dana dihimpun hingga Rp16,7 triliun. Potensi dilusi hingga 6,19%. Rasio rights issue adalah 119.169 : 7.864. Pengendali PANI dengan kepemilikan 87,78%, PT Multi Artha Pratama, akan melaksanakan seluruh/sebagian rights issue miliknya, setelah terlebih dahulu dilakukan upaya pengalihan/penempatan sebagian rights kepada investor/masyarakat. Cum date pada 25 November 2025, dengan periode perdagangan dan pelaksanaan pada 1–5 Desember 2025. Dana hasil rights issue senilai ~Rp16,1 triliun akan digunakan untuk menambah kepemilikan pada PT Bangun Kosambi Sukses (CBDK), dengan membeli maksimal 44,1% saham CBDK dari PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya. Sisa dana akan digunakan untuk penyertaan saham baru pada 3 entitas anak usaha PANI. |
|
| ๐ Chengdong Jual 1% $BUMI Rp459 M | |
| Pemegang saham PT Bumi Resources (BUMI), Chengdong Investment Corporation, menjual ~3,7 miliar (1%) saham BUMI dengan harga rata-rata ~Rp124/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp459 miliar. Transaksi dilakukan sejak 12 Juni – 9 Oktober 2025. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BUMI menjadi 8,99%. |
|
| ⚡ $ENRG Private Placement Rp270 M |
| | PT Energi Mega Persada (ENRG) akan melaksanakan private placement sebanyak 350 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp770/saham, sehingga total dana dihimpun mencapai Rp269,5 miliar. Seluruh saham baru tersebut diambil oleh PT Samuel International. Setelah ini, jumlah saham ENRG akan meningkat menjadi ~26,3 miliar saham. |
|
| | PT Rukun Raharja (RAJA) memberikan klarifikasi bahwa tidak terdapat hubungan kepemilikan, afiliasi, maupun kerja sama bisnis, baik secara langsung maupun tidak langsung, antara RAJA Group dan/atau Happy Hapsoro dengan PT Cakra Buana Resources Energi (CBRE). Klarifikasi tersebut diberikan seiring adanya sejumlah pemberitaan yang beredar di media massa, media sosial, dan forum investasi terkait hal tersebut. |
|
| ๐ $MPOW Hentikan Operasional PLTD | |
| PT Megapower Makmur (MPOW) mengumumkan penghentian operasional pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Bengkalis, Riau. MPOW menjelaskan bahwa instansi yang bekerja sama dengan perseroan dalam pengoperasioan PLTD tersebut telah mengakhiri kontrak sewa PLTD tersebut dengan perseroan. |
|
| |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar