| Research Mandiri Sekuritas · 15 Oktober 2025 | |
|
| PLN Akan Beli Listrik Hasil Pengolahan Sampah (PSEL) |
|
| | ๐ฑ What's Growin' on Today |
| Menkeu pertimbangkan pangkas PPN Menkeu perpanjang PPN DTP hingga 2027 Perpres PSEL terbit, PLN beli listrik USD0,2 per kWh PWON presales 9M25: -20% YoY CTRA presales 9M25: -12,5% YoY Bes Trus jual 5,67% CBRE, Andry Hakim tambah 2,43% DKFT dividen interim yield 3,3% BNBR: Port Fraser dan Levoca kurangi kepemilikan |
|
| | Performa IHSG:
๐ Indeks Harga Saham Gabungan 8.051,18 -15,35 (-0,19%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | ✂️ Menkeu Pertimbangkan Pangkas PPN |
| | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan memangkas tarif pajak pertambahan nilai (PPN) pada 2026. Namun, keputusan tersebut belum final dan masih akan dikaji. |
|
| ๐ Menkeu Perpanjang PPN DTP Hingga 2027 |
| | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan untuk memperpanjang masa berlaku diskon pajak rumah atau insentif PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian properti hingga 31 Desember 2027. Saat ini, Kementerian keuangan tengah menyiapkan peraturan menteri keuangan untuk menjalankan kebijakan tersebut. |
|
| ♻️ PLN Beli Listrik Hasil PSEL USD 0,2 per kWh |
| | Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan peraturan yang mengatur pengolahan sampah menjadi energi terbarukan, melalui Perpres No.19/2025. Regulasi ini mengatur pengolahan sampah menjadi energi terbarukan (PSE) dapat dilakukan melalui pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), PSE bio energi, PSE bahan bakar minyak terbarukan, dan PSE produk ikutan lainnya. Peraturan ini mengatur bahwa BPI Danantara ditugaskan untuk melakukan pemilihan Badan Usaha Pengelolaan Persampahan (BUPP) PSEL dan melaksanakan investasi dalam penyelenggaraan PSEL. Adapun PLN ditugaskan untuk membeli listrik yang dihasilkan PSEL, dengan harga pembelian dipatok sebesar USD0,20 per kWh untuk semua kapasitas. Namun, dalam keadaan tertentu harga itu masih bisa dilakukan peninjauan kembali oleh Menteri di bidang energi. |
|
| | | ๐ $PWON Presales 9M25: -20% YoY | |
| PT Pakuwon Jati (PWON) mencatatkan presales pada 3Q25 sebesar Rp300 miliar (+10% QoQ; -16% YoY), sehingga presales selama 9M25 menjadi Rp903 miliar (-20% YoY). Hasil ini di bawah estimasi manajemen yang telah diturunkan, mencapai 56% dari target FY25F. Manajemen sebelumnya telah menurunkan guidance presales FY25F dari Rp1,8 triliun menjadi Rp1,6 triliun. |
|
| ๐️ $CTRA Presales 9M25: -12,5% YoY | |
| PT Ciputra Development (CTRA) mencatatkan presales pada 3Q25 sebesar Rp1,9 triliun (-28% QoQ; -28% YoY), sehingga presales selama 9M25 menjadi Rp7,6 triliun (-12,5% YoY). Hasil ini sejalan dengan estimasi manajemen yang telah diturunkan, mencapai 76% dari target FY25F. Manajemen sebelumnya telah menurunkan guidance presales FY25F dari Rp11 triliun menjadi Rp10 triliun. |
|
| ๐ Bes Trus Jual $CBRE, Andry Hakim Tambah |
| | Pemegang saham PT Cakra Buana Resources Energi (CBRE), Bes Trus Pte Ltd, menjual ~253 juta (5,67%) saham CBRE di harga ~Rp750/saham pada 10 Oktober 2025. Total transaksi ~Rp190 miliar. Kepemilikannya menjadi 1,87%. Pemegang saham lainnya, Andry Hakim, membeli ~110 juta (2,43%) saham CBRE di harga ~Rp750/saham pada 10 Oktober 2025. Total transaksi ~Rp82 miliar. Kepemilikannya menjadi 5%. |
|
| ๐ฐ $DKFT Dividen Interim Yield 3,3% | |
| PT Central Omega Resources (DKFT) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp25/saham, setara dividend yield 3,3% berdasarkan penutupan DKFT pada Selasa (14/10) di Rp750/saham. Cum date pada 23 Oktober 2025, dengan pembayaran pada 30 Oktober 2025. |
|
| ๐ฆ $BNBR: Dua Investor Kurangi Kepemilikan | |
| PT Bakrie & Brothers (BNBR) mengumumkan bahwa Port Fraser International Ltd mengurangi kepemilikannya di BNBR sebesar 1,25 miliar (0,72%) saham. Selain itu, Levoca Enterprise Ltd juga mengurangi kepemilikannya di BNBR sebesar 4 miliar (2,3%) saham. Jenis dan nilai kedua transaksi ini tidak diketahui. Transaksi dilakukan pada 13 Oktober 2025. Setelah transaksi ini, kepemilikan Port Fraser turun menjadi ~26%, sedangkan kepemilikan Levoca turun menjadi ~5,3%. |
|
| |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar