| Research Mandiri Sekuritas · 6 November 2025 | |
|
| MSCI Rebalancing: Global Standard, Small Cap, dan Micro Cap periode November 2025 |
|
| | ๐ฑ What's Growin' on Today |
| MSCI Rebalancing: BRMS dan BREN masuk Global Standard
China tangguhkan tarif balasan untuk AS
TINS tidak ditambahkan ke indeks MSCI
BRMS tarik fasilitas pinjaman USD600 juta
CBRE sewakan 1-unit kapal jangka waktu kontrak 8 tahun
Dragonmine Minning berencana akuisisi 80% BLUE
Pengendali tambah MCOL Rp4 M
FOLK private placement 10%
Vina Nauli jual 4% SMKM Rp2 M |
|
| | Performa IHSG:
๐ Indeks Harga Saham Gabungan 8.337,06 +18,53 (+0,22%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | ๐ MSCI Rebalancing: November 2025 |
| | MSCI mengumumkan evaluasi indeks untuk indeks MSCI Global Standard, Small Cap, dan Micro Cap periode November 2025. Perubahan ini akan memiliki periode efektif dimulai pada 25 November 2025. Berikut adalah rincian saham Indonesia pada evaluasi indeks tersebut: MSCI Global Standard: Masuk: BREN, BRMS (naik) | Keluar: ICBP, KLBF (turun). MSCI Global Small Cap: Masuk: DSNG, ENRG, KLBF (turun), MSIN, RAJA, WIFI, TINS* | Keluar: BRMS (naik), SMSM, ULTJ. |
|
| ๐จ๐ณ China Tangguhkan Tarif Balasan untuk AS |
| | China akan menangguhkan tarif balasan atas impor AS, termasuk bea masuk atas barang-barang pertanian, dan tetap mempertahankan pungutan 10% untuk semua barang AS. Selain itu, impor kedelai AS masih tetap dikenakan tarif 13%. Keputusan tersebut diambil setelah pertemuan Presiden AS dan China pekan lalu. |
|
| | | ๐ญ $TINS Tidak Ditambahkan ke Indeks MSCI | |
| MSCI pada pengumuman terpisah, mengatakan bahwa masuknya TINS dibatalkan, sehingga tidak akan ditambahkan ke indeks MSCI pada review November 2025. Hal ini seiring masuknya TINS ke dalam papan pemantauan khusus full call auction (FCA) pada saat review berlangsung. | |
| ๐ณ $BRMS Tarik Fasilitas Pinjaman USD600 juta |
| | PT Bumi Resources Minerals (BRMS) berencana menarik fasilitas pinjaman sindikasi dari perbankan asing dan lokal sebesar USD600 juta. Direktur Utama BRMS, Agoes Projosasmito, merinci sekitar USD300 juta akan digunakan untuk pengerjaan proyek tambang emas bawah tanah (underground mining) di Palu, Sulawesi. Sisanya akan digunakan untuk kegiatan eksplorasi dan pembangunan fasilitas pabrik di Gorontalo Minerals serta pembangunan pabrik di Linge Mineral Resources. |
|
| ๐ข $CBRE Sewakan 1 Unit Kapal | |
| PT Cakra Buana Resources Energi (CBRE) tandatangani perjanjian untuk sewakan 1-unit kapal Offshore Support Vessel, dengan sistem kerja sama kontrak time charter. Pihak penyewa adalah PT Gunanusa Utama Fabricators. Jangka waktu kontrak adalah 8 tahun. Nilai kontrak total tidak diumumkan, namun rincian tarif harian adalah USD90 ribu/hari, dengan tarif masa siaga (standby) sebesar USD50 ribu/hari. |
|
| ๐จ️ Dragonmine Minning Akuisisi 80% $BLUE | |
| PT Berkah Prima Perkasa (BLUE) mengumumkan bahwa terdapat negosiasi sehubungan rencana pengambilalihan/akusisi 80% saham BLUE dari Herman Tansri, Siek Agung Guntoro, Fajar Tasrif, Rudy Tasrif, dan PT Cetak Biru Kapital. Calon pembeli adalah Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited. Nilai akuisisi belum diumumkan. |
|
| ๐ชจ Pengendali Tambah $MCOL Rp4 M | |
| Komisaris PT Prima Andalan Mandiri (MCOL), Diah Asriningpuri Sugianto, membeli ~1 juta (~0,03%) saham MCOL di harga Rp3.800/saham pada 5 November 2025. Total transaksi ~Rp4 miliar. Kepemilikan secara langsung menjadi 0,11%, dengan kepemilikan secara tidak langsung ~6,6%. |
|
| ๐ $FOLK Private Placement 10% | |
| PT Multi Garam Utama (FOLK) berencana melakukan private placement sebanyak maksimum ~395 juta (10%) saham, dengan potensi dilusi hingga 9,09%. Dana hasil private placement akan digunakan untuk pengembangan usaha dan modal kerja. Rincian lainnya, seperti calon pemodal maupun harga pelaksanaan, belum diumumkan. Rencana ini menunggu persetujuan RUPS pada 12 Desember 2025. |
|
| ๐️ Vina Nauli Jual 4% $SMKM Rp2 M | |
| Pemegang saham PT Sumber Mas Konstruksi (SMKM), PT Vina Nauli Jordania, menjual 50 juta (~4%) saham SMKM di harga Rp37/saham pada 4 November 2025. Total transaksi ~Rp2 miliar. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di SMKM menjadi 15,99%. |
|
| |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar