Selasa, 25 November 2025

๐Ÿ”ต Pemerintah Rencana Kenakan Bea Keluar Batu Bara

Research Mandiri Sekuritas · 25 November 2025 

Pemerintah Rencana Kenakan Bea Keluar Batu Bara Jika Harga Tinggi

๐ŸŒฑ What's Growin' on Today

  • Gaikindo revisi turun target penjualan mobil nasional 2025

  • Pemerintah rencana kenakan bea keluar batu bara jika harga tinggi

  • Kewenangan izin tambang pasir kuarsa dan silika ditarik ke pusat

  • UBS Group jual 1% BUMI Rp809 M

  • BBCA dividend interim yield 0,6%

  • Pengendali tambah NSSS Rp31 M

  • SSMS telah akuisisi kebun kelapa sawit Rp1,6 T

  • ADHI: terdapat pendaftaran 2 perkara PKPU

  • Rebalancing Sri Kehati: PGAS PWON POWR masuk

Market Recap

Performa IHSG:


๐Ÿ“Š Indeks Harga Saham Gabungan 8.521,89 -48,37 (-0,56%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

๐Ÿ’Š Healthcare

+1,50%

⛰️ Basic Materials

-0,28%

๐Ÿ’ฐ Financials

+0,64%

๐Ÿš‚ Transportations

-0,19%

๐Ÿ’ป Technology

-0,46%

๐Ÿ” Non-Cyclicals

-0,46%

๐Ÿญ Industrials

+3,10%

⚡️ Energy

+0,32%

๐Ÿ‘— Cyclicals

+0,76%

๐Ÿ—️ Infrastructures

+0,13%

๐Ÿ  Properties

-0,94%

Macro Moves

๐Ÿš— Gaikindo Revisi Target Penjualan Mobil

Gaikindo merevisi turun target penjualan mobil nasional untuk tahun 2025, dari sebelumnya sebesar 850 ribu unit menjadi 800 ribu unit. 

๐Ÿชจ Rencana Bea Keluar Batu Bara

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa rencana pemerintah atas mengenakan bea keluar terhadap batu bara rencananya akan diterapkan jika harga batu bara tinggi, dan tidak diterapkan saat harga batu bara relatif rendah. Hal itu juga dikuatkan dengan pembahasan harga minimum batu bara yang akan menjadi acuan dalam pengenaan bea keluar oleh pemerintah. 

⛏️ Izin Tambang Pasir Kuarsa dan Silika 

Pemerintah akan menarik kembali kewenangan pemberian izin pertambangan pasir kuarsa dan pasir silika ke pemerintah pusat. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa keputusan ini diambil setelah pemerintah menemukan praktik penyalahgunaan izin di sejumlah daerah, seperti menggunakan izin pasir kuarsa sebagai kedok untuk menambang timah. 

Ticker Talk

๐ŸŒ UBS Group Jual 1% $BUMI Rp809 M

Pemegang saham PT Bumi Resources (BUMI), UBS Group AG, menjual ~3,6 miliar (0,96%) saham BUMI dengan harga ~Rp227/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp809 miliar. Transaksi dilakukan pada 17 November 2025. UBS menjual saham untuk kegiatan lindung nilai derivatif klien. Setelah transaksi ini, kepemilikan UBS Group AG di BUMI menjadi 7,09%. 

๐Ÿ’ฐ $BBCA Dividend Interim Yield 0,6%

PT Bank Central Asia (BBCA) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp55/saham, setara dividend yield 0,6% berdasarkan penutupan BBCA pada Senin (24/11) di Rp8.475/saham. Cum date pada 2 Desember 2025, dengan pembayaran pada 22 Desember 2025. 

๐Ÿท️ Pengendali Tambah $NSSS Rp31 M

Pengendali PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS), PT Samuel Tumbuh Bersama, membeli ~84 juta (0,36%) saham NSSS dengan harga Rp375/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp31 miliar. Transaksi dilakukan pada 18 November 2025. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di NSSS menjadi 36,08%. 

๐ŸŒด $SSMS Telah Akuisisi Kebun Kelapa Sawit 

PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) mengumumkan telah mengakuisisi 63,4% saham PT Sawit Mandiri Lestari senilai Rp1,6 triliun, dengan sumber dana dari pijaman sindikasi. Sebelumnya, rencana akuisisi ini telah diumumkan pada September 2025 dan disetujui dalam RUPS pada Oktober 2025. Perusahaan yang diakuisisi adalah perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah dengan areal ~11 ribu hektar. Pihak penjual adalah PT Citra Borneo Indah, yang merupakan induk usaha SSMS, dengan kepemilikan 62,3% SSMS. 

๐Ÿ—️ $ADHI: Terdapat Pendaftaran 2 Perkara PKPU

PT Adhi Karya (ADHI) mengumumkan bahwa terdapat pendaftaran 2 perkara PKPU kepada perseroan, namun perseroan belum menerima pemberitahuan resmi (relaas) dari pengadilan. 

๐Ÿ€ Sri Kehati: $PGAS $PWON $POWR Masuk

BEI mengumumkan evaluasi atas indeks Sri Kehati, yang akan memiliki periode efektif pada 1 Desember 2025 – 29 Mei 2026. PGAS, POWR, dan PWON akan masuk ke dalam indeks Sri Kehati, menggantikan AUTO, INCO, dan SMSM yang dikeluarkan dari indeks Sri Kehati. 

Transaksi Sekarang
Cek Penawaran IPO Superbank (SUPA) di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog