|
Research Mandiri Sekuritas · 27 November 2025 | |
|
|
Probabilitas Penurunan Fed Rate Desember Naik menjadi 85% |
|
|
|
๐ฑ What's Growin' on Today |
| Probabilitas penurunan Fed Rate naik 85%
Tarif bea keluar batu bara diperkirakan 2026
Rencana merger 7 BUMN Karya diundur 2026
Investor jual 1,27% IMPC Rp 1,6 T
RATU aktif cari aset migas untuk akuisisi
SGRO jual 80% saham anak usaha Rp990 M
BRMS peroleh fasilitas pinjaman USD625 juta
TINS berencana ajukan injeksi modal kepada Danantara
Fitch Ratings menaikkan peringkat PBRX jadi B-(idn)
|
|
|
|
Performa IHSG:
๐ Indeks Harga Saham Gabungan 8.545,87 -56,27 (-0,65%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Probabilitas Penurunan Fed Rate Naik |
| | Probabilitas penurunan Fed Rate pada FOMC Desember mendatang naik menjadi 85%, dibandingkan probabilitas 30% sebulan yang lalu, berdasarkan konsensus yang dihimpun CME Fedwatch per 27/11. Konsensus telah bergeser, di mana pekan lalu mayoritas mengekspektasikan Fed Rate akan ditahan pada FOMC mendatang. |
|
|
Tarif Bea Keluar Batu Bara 2026 |
| | Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pengenaan tarif bea keluar untuk batu bara masih dalam pembahasan dan kemungkinan akan diberlakukan pada 2026. |
|
|
Rencana Merger 7 BUMN Karya Diundur |
| | COO Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa rencana merger 7 BUMN Karya yang semula ditargetkan rampung pada Desember 2025 akan mundur hingga 2026. Penundaan ini disebabkan oleh kompleksitas persoalan keuangan dan utang pada BUMN Karya. |
|
|
|
|
Investor Jual 1,27% $IMPC Rp 1,6 T | |
| Pemegang saham PT Impack Pratama Industri (IMPC), PT Tunggal Jaya Investama, menjual 700 juta (1,27%) saham IMPC dengan harga Rp2.300/saham, sehingga total transaksi mencapai Rp1,6 triliun. Transaksi dilakukan pada 25 November 2025, bertujuan untuk realisasi investasi dan meningkatkan free float. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di IMPC turun menjadi 37,83%. Harga transaksi ini di bawah harga penutupan pasar reguler pada tanggal transaksi, yaitu Rp3.180/saham. |
|
|
$RATU Aktif Cari Aset Migas |
| | Direktur Utama PT Raharja Energi Cepu (RATU), Sumantri, menyampaikan bahwa RATU aktif mencari aset minyak dan gas (migas) untuk diakuisisi. Namun, RATU belum dapat mengungkapkan rincian seiring adanya perjanjian kerahasiaan. Sumantri mengatakan akan menyampaikan informasi dalam 1-2 pekan ke depan jika RATU terpilih sebagai pemenang tender. Sebelumnya, RATU kerap dirumorkan akan mengakuisisi hak partisipasi Blok Kasuri, Papua Barat. |
|
|
$SGRO Jual Saham Anak Usaha | |
| PT Sampoerna Agro (SGRO) melalui anak usahanya, PT Sungai Menang, menjual 80% saham PT Hutan Ketapang Industri senilai Rp990 miliar kepada Sampoerna Agri Resources Pte. Ltd yang merupakan afiliasi dari pengendali SGRO. Transaksi ini merupakan restrukturisasi internal yang strategis, seiring fokus SGRO pada bisnis kelapa sawit. |
|
|
$BRMS Peroleh Fasilitas Pinjaman | |
| PT Bumi Resources Minerals (BRMS) beserta anak usahanya, PT Citra Palu Minerals, memperoleh fasilitas pinjaman dengan total nilai USD625 juta dari Bangkok Bank, PT Bank Permata (BNLI), PT Bank Central Asia (BBCA), dan PT Bank Mega (MEGA). Pinjaman bertujuan untuk pembiayaan belanja modal dan modal kerja. |
|
|
$TINS Berencana Ajukan Injeksi Modal | |
| PT Timah (TINS) berencana mengajukan permohonan injeksi modal kepada BPI Danantara. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat program penghiliran, yang juga menjadi salah satu agenda utama pemerintah. |
|
|
Fitch Ratings Menaikkan Peringkat $PBRX | |
| Fitch Ratings Indonesia telah menaikkan peringkat nasional jangka panjang PT Pan Brothers (PBRX) menjadi 'B-(idn)' dari 'RD(idn)'. Kenaikan peringkat menyusul selesainya proses restrukturisasi PBRX, dengan penerbitan obligasi baru dan obligasi wajib konversi (OWK) pada 14 November 2025 sebagai bagian dari struktur permodalan baru. |
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar