Selasa, 27 Januari 2026

๐Ÿ”ต Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI

Research Mandiri Sekuritas · 27 Januari 2026 

Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI

๐ŸŒฑ What's Growin' on Today

  • Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI

  • Pemerintah rencanakan layer baru cukai rokok di level menengah

  • Kemenkeu siapkan SBN valas untuk tampung DHE SDA

  • BEI umumkan evaluasi indeks IDX30, LQ45, IDX80 dan KOMPAS100

  • PWON 2025: Presales -16% YoY

  • BBTN siapkan aksi korporasi tambah modal Rp6 T pada 2026

  • PPGL jual seluruh saham JAYA senilai Rp45 M

  • Pengendali baru BOGA tender offer, Rp529/saham

  • * ARNA selesaikan buyback Rp11 M

Market Recap

Performa IHSG:


๐Ÿ“Š Indeks Harga Saham Gabungan 8.980,23 +4,9 (+0,05%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

๐Ÿ’Š Healthcare

-0,47%

⛰️ Basic Materials

-1,43%

๐Ÿ’ฐ Financials

-0,47%

๐Ÿš‚ Transportations

+0,59%

๐Ÿ’ป Technology

+2,14%

๐Ÿ” Non-Cyclicals

-0,04%

๐Ÿญ Industrials

-3,45%

⚡️ Energy

+1,15%

๐Ÿ‘— Cyclicals

+1,72%

๐Ÿ—️ Infrastructures

+1,59%

๐Ÿ  Properties

-0,12%

Macro Moves

Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI

Thomas Djiwandono dipilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), menggantikan Juda Agung. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan salah satu pertimbangan utama terpilihnya Thomas lantaran sosoknya dinilai dapat diterima oleh seluruh partai politik di Komisi XI

Pemerintah Rencanakan Layer Baru Cukai Rokok 

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan layer baru tarif CHT/cukai rokok akan berada di posisi tarif tingkat menengah (moderat) untuk menarik produsen rokok ilegal masuk ke sistem resmi. Tarif dirancang lebih rendah dari rokok golongan mesin (SKM/SPM), namun tetap di atas SKT. Skema ini masih menunggu persetujuan politik sebelum diajukan ke DPR. 

Kemenkeu Siapkan SBN Valas untuk Tampung DHE SDA

Kementerian Keuangan menyiapkan penerbitan SBN valas khusus untuk menampung devisa hasil ekspor SDA, yang akan dilepas setelah regulasi DHE SDA disahkan.

BEI Umumkan Evaluasi Indeks per 2 Februari 2026

BEI mengumumkan evaluasi bulan Januari 2026 pada indeks IDX30, LQ45, IDX80, dan KOMPAS100, dengan terjadi beberapa perubahan konstituen indeks tersebut. Periode efektif dimulai pada 2 Februari 2026. 

Ticker Talk

$PWON 2025: Presales -16% YoY

PT Pakuwon Jati (PWON) mencatatkan presales pada 4Q25 sebesar Rp398 miliar (+33% QoQ; -6,7% YoY), sehingga presales selama 12M25 menjadi Rp1,3 triliun (-16% YoY). Hasil ini di bawah estimasi Mansek, mencapai hanya 81% dari target FY25F. 

$BBTN Siapkan Aksi Korporasi Tambah Modal 

PT Bank Tabungan Negara (BBTN) berencana melakukan aksi korporasi berupa penambahan modal sebanyak total Rp6 triliun sepanjang 2026, yang rencananya akan dilakukan melalui dua skema. Pertama, rencana penerbitan modal tier II senilai Rp2 triliun pada 1H26. Kedua, penerbitan obligasi subordinasi sebesar Rp4 triliun.

$PPGL Jual Seluruh Saham $JAYA Senilai Rp45 M

PT Prima Globalindo Logistik (PPGL) berencana menjual seluruh ~366 juta (~46%) saham anak usahanya, PT Armada Berjaya Trans (JAYA) , dengan harga Rp122/saham, sehingga total transaksi mencapai sekitar ~Rp45 miliar, Aksi korporasi ini diharapkan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko penurunan kinerja dari entitas anak, serta menambah likuiditas sebagai modal kerja. Transaksi dilakukan kepada pemegang saham pengendali melalui pembayaran tunai yaitu Darmawan Suryadi dan Jap Astrid Patricia selaku Direktur Utama dan Komisaris Utama di PPGL maupun JAYA. Penjualan ini tidak menyebabkan perubahan kepengendalian karena pengendali tetap sama sebelum dan sesudah transaksi. JAYA berkontribusi terhadap 90,09% dari total aset PPGL, serta ~46% dari laba bersih PPGL. Rencana ini menunggu persetujuan RUPS pada 6 Maret 2026. 

Pengendali Baru $BOGA Tender Offer, Rp529/saham

Pengendali baru PT Bintang Oto Global (BOGA) , GX Archipelago Pte Ltd, mengumumkan tender offer wajib sebanyak ~2,7 miliar (70,5%) saham BOGA dengan harga penawaran Rp529/saham. Nilai tender offer ini mencapai ~Rp1,4 triliun. Periode penawaran berlangsung pada 27 Januari – 25 Februari 2026, dengan pembayaran pada 6 Maret 2026. 

$ARNA Selesaikan Buyback Rp11 M

PT Arwana Citramulia (ARNA) melaporkan penyelesaian program pembelian kembali saham yang berlangsung pada 24 Oktober 2025 – 23 Januari 2026. Perseroan telah menggunakan ~Rp11 miliar dari dana yang disediakan Rp50 miliar dan memperoleh ~20 juta saham. Implikasi harga rata-rata buyback di level Rp536/saham. 

Transaksi Sekarang
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog