| Research Mandiri Sekuritas · 24 Februari 2026 | |
|
| BEI Sebut Pipeline IPO Berisi 8 Calon Emiten: 5 Aset Besar, 3 Aset Menengah |
|
| | π± What's Growin' on Today |
| OJK siapkan aturan baru pengawasan influencer saham
Groundbreaking rusun subsidi Meikarta ditargetkan 8 Maret 2026
BEI sebut pipeline IPO berisi 8 calon emiten
BBNI 1M26: laba bersih +3% YoY
SUPA 1M26: laba bersih Rp25 M
AUTO 12M25: laba bersih +8,4% YoY
EMAS tarik kembali 1,45 M saham hasil buyback
RATU dapat harga premium minyak dan gas dari Blok Cepu dan Jabung
WMUU rights issue 6 M saham |
|
| | Performa IHSG:
π Indeks Harga Saham Gabungan 8.280,83 -115,25 (-1,37%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | OJK Siapkan Aturan Baru Pengawasan Influencer Saham |
| | OJK menyiapkan POJK baru yang memperketat pengawasan terhadap influencer saham, khususnya terkait penyebaran informasi yang menyesatkan dan praktik manipulasi harga melalui promosi / pom pom yang berpotensi memicu kerugian investor. Aturan yang ditargetkan terbit pada 1H26 ini akan memberi dasar sanksi lebih tegas bagi pihak yang mempromosikan instrumen investasi tanpa transparansi insentif. |
|
| Groundbreaking Rusun Subsidi Meikarta |
| | Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengatakan groundbreaking pembangunan rusun subsidi Meikarta direncanakan pada 8 Maret 2026, dengan target 141.000 unit, didukung investasi sekitar Rp39 triliun dari Lippo Group. |
|
| BEI Sebut Pipeline IPO Berisi 8 Calon Emiten |
| | BEI menyampaikan terdapat delapan perusahaan dalam pipeline IPO, terdiri atas lima perusahaan beraset besar dan tiga perusahaan beraset menengah. Calon emiten tersebut berasal dari sektor basic materials, konsumer non siklikal, energi, finansial, industrial, serta transportasi dan logistik. |
|
| | | $BBNI 1M26: Laba Bersih +3% YoY | |
| PT Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatatkan laba bersih (bank only) sebesar Rp1.7 triliun pada Januari 2026 (-2% MoM; +3% YoY). Kinerja tersebut sejalan dengan ekspektasi, mencapai 8% dari estimasi FY26F Mansek dan konsensus. Hasil ini terutama didorong oleh net interest income yang solid dan pertumbuhan dari non-interest income. PPOP pada 1M26 tumbuh 14% YoY menjadi Rp2,8 triliun. Kredit bertumbuh +19% YoY. DPK bertumbuh +36% YoY. NIM pada 1M26 turun ke level 3,8% (vs. 1M25: 3,9%). Adapun beban provisi pada 1M26 naik +52% YoY, sehingga CoC naik menjadi 1,0% (vs. 1M25: 0,8%), sejalan dengan guidance CoC FY26 dari manajemen sebesar 1,0–1,2%. Mansek mempertahankan rating BUY untuk BBNI. |
|
| $SUPA 1M26: Laba Bersih Rp25 M |
| | PT Super Bank Indonesia (SUPA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp25 miliar pada Januari 2026 (vs. 1M25: rugi bersih Rp2 miliar). Kinerja tersebut sejalan dengan ekspektasi, mencapai 6% dari estimasi FY26F Mansek dan konsensus. Hasil ini didorong oleh pertumbuhan kredit yang kuat serta peningkatan non-interest income. PPOP 1M26 tumbuh 1,631% YoY menjadi Rp75 miliar. Kredit bertumbuh +56% YoY, sejalan dengan guidance FY26 dari manajemen sebesar 50–60% YoY. DPK bertumbuh +123% YoY. CoC naik menjadi 5,1% (vs. 1M25: 1,2%), disebabkan oleh fokus bank terhadap kredit tanpa agunan (KTA) dan ekspansi kredit. Mansek mempertahankan rating BUY untuk SUPA. |
|
| $AUTO 12M25: Laba Bersih +8,4% YoY | |
| PT Astra Otoparts (AUTO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp636,5 miliar pada 4Q25 (+1,1% QoQ; +26% YoY), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi Rp2,2 triliun (+8,4% YoY). Hasil ini melampaui estimasi, mencapai 104-107% dari estimasi FY25F konsensus dan Mansek. Kinerja didorong terutama oleh peningkatan pendapatan, ekspansi margin, serta performa yang kuat dari entitas JV dan perusahaan asosiasi. Pendapatan pada 4Q25 tercatat Rp5,1 triliun (-2,4% QoQ; +3,9% YoY), sehingga pendapatan selama 12M25 menjadi Rp19,9 triliun (+4,4% YoY). Mansek memiliki rating BUY untuk AUTO. |
|
| $EMAS Tarik Kembali 1,45 M Saham Hasil Buyback | |
| PT Merdeka Gold Resources (EMAS) melaksanakan pengurangan modal dengan menarik kembali ~1,45 miliar saham hasil buyback, setara ~8,95% dari total saham. Aksi korporasi ini dilakukan melalui mekanisme penghapusan saham treasuri. Setelah pengurangan modal, jumlah saham beredar di BEI berkurang menjadi 14,73 miliar saham. Aksi ini sudah disetujui oleh pemegang saham pada saat RUPS 10 Desember 2025. |
|
| $RATU Dapat Harga Premium Minyak dan Gas | |
| Direktur Utama PT Raharja Energi Cepu (RATU) , Sumantri, mengatakan RATU memperoleh harga jual minyak dan gas yang premium, terutama dari Blok Cepu dan Blok Jabung. Blok Cepu memperoleh harga minyak premium di atas harga minyak mentah Indonesia (ICP), sementara Blok Jabung memperoleh harga gas premium dari kontrak penjualan ke Singapura. Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa cash cost dari blok migas investasi RATU juga rendah. |
|
| $WMUU Rights Issue 6 M Saham | |
| PT Widodo Makmur Unggas (WMUU) akan melakukan rights issue sebanyak ~6 miliar saham, harga pelaksanaan dan rasio belum diumumkan. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk melakukan konversi atas hak tagih PT Widodo Makmur Perkasa (WMPP) dan sisanya untuk modal kerja Perseroan. WMPP selaku pemegang saham Perseroan akan melakukan konversi hak tagih kepada WMUU. Rencana ini menunggu persetujuan RUPSLB yang direncanakan pada 2 April 2026. |
|
| |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar