| Research Mandiri Sekuritas · 2 Februari 2026 | |
|
| KSEI Siap Buka Data Pemegang Saham Hingga 1% |
|
| | ๐ฑ What's Growin' on Today |
| OJK tunjuk Dewan Komisioner baru
KSEI siap buka data pemegang saham hingga 1%
BPJS Ketenagakerjaan bidik porsi saham 20–25% dalam 3 tahun
BSDE 2025: Presales -3,4% YoY
MDKA-EMAS proyeksi produksi emas Pani 2026 di atas target awal
TOWR buyback Rp300 M
DAAZ-ANTM tandatangani framework hilirisasi nikel
HRTA-BRIS kerja sama perdagangan emas batangan
ELPI beli kapal crew boat Rp38 M |
|
| | Performa IHSG:
๐ Indeks Harga Saham Gabungan 7.922,73 -406,88 (-4,88%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | OJK Tunjuk Dewan Komisioner Baru |
| | OJK menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner pengganti Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Selain itu, Hasan Fawzi ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon. Penunjukan ini dilakukan setelah pengunduran diri empat petinggi OJK, yaitu Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara, Inarno Djajadi, dan Aditya Jayaantara. |
|
| KSEI Siap Buka Data Pemegang Saham Hingga 1% |
| | Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menyatakan kesiapan KSEI untuk membuka data pemegang saham hingga batas 1% seiring rencana revisi aturan OJK untuk meningkatkan transparansi pasar. Perubahan ini akan memperluas akses publik yang sebelumnya hanya dapat melihat kepemilikan di atas 5%. |
|
| BPJS Ketenagakerjaan Bidik Porsi Saham 20–25% |
| | Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin Ridwan, mengatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan siap meningkatkan porsi investasi saham menjadi 20%–25% dari dana kelolaan dalam tiga tahun, naik dari posisi saat ini di kisaran 12%–13%. Kenaikan alokasi dilakukan bertahap dengan prinsip kehati hatian, dengan fokus prioritas investasi saham pada sektor perbankan, komoditas, serta konsumer. |
|
| | | $BSDE 2025: Presales -3,4% YoY | |
| PT Bumi Serpong Damai (BSDE) mencatatkan presales pada 4Q25 sebesar Rp2,9 triliun (+46,1% QoQ; +2,4% YoY), sehingga presales selama 12M25 menjadi Rp10 triliun (-3,4% YoY). Hasil ini sejalan dengan estimasi konsensus dan Mansek, mencapai 100-103% estimasi FY25F. Namun, presales FY25 tersebut ditopang penjualan lahan JV dan transaksi pihak berelasi (Rp1,5 triliun di 4Q25; Rp3,2 triliun FY25), sehingga presales organik turun -41,8% YoY di 4Q25 dan -18,2% YoY di FY25, seiring melemahnya permintaan rumah tapak (Rp1,1 triliun; -32,2% YoY) dan ruko (Rp302 miliar; -60,4% YoY). |
|
| | | GM Corporate Communication PT Merdeka Copper Gold (MDKA) , Tom Malik, memproyeksikan produksi emas Tambang Pani pada 2026 berpotensi melampaui target awal 80.000–90.000 ons seiring percepatan konstruksi dan kesiapan operasional tambang. Adapun tambang emas Pani dikelola oleh anak usaha MDKA, PT Merdeka Gold Resources (EMAS) . |
|
| | PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimum Rp300 miliar. Periode buyback akan berlangsung selama 3 bulan terhitung setelah keterbukaan informasi yakni sejak 2 Februari – 1 Mei 2026. |
|
| $DAAZ - $ANTM Tandatangani Framework Hilirisasi Nikel | |
| PT Daaz Bara Lestari (DAAZ) melalui anak usahanya Daaz Nexus Energy terlibat dalam konsorsium yang menandatangani Framework Agreement bersama PT Aneka Tambang (ANTM) , Industri Baterai Indonesia, dan HYD Investment untuk pengembangan hilirisasi nikel dalam ekosistem baterai kendaraan listrik. Kesepakatan ini masih berada pada tahap awal dan belum menimbulkan kewajiban investasi bagi perseroan. |
|
| $HRTA - $BRIS Kerja Sama Perdagangan Emas Batangan | |
| PT Hartadinata Abadi (HRTA) menandatangani kerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) terkait penjualan dan pembelian emas batangan bermerek EMASKU dengan kadar 99,99% dan gramasi 1 kilogram. Kesepakatan ini bertujuan memperluas kegiatan usaha masing masing pihak dan tidak termasuk transaksi afiliasi maupun benturan kepentingan. Kerja sama tersebut mencerminkan ekspansi Perseroan ke segmen perdagangan emas sebagai bagian dari diversifikasi usaha. |
|
| $ELPI Beli Kapal Crew Boat Rp38 M | |
| PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) membeli satu unit kapal crew boat dari anak usahanya, Ekalya purnamasari Offshore, senilai Rp38 miliar. Aksi ini memperkuat kapasitas armada dan meningkatkan fleksibilitas operasional Perseroan di segmen offshore support vessel. |
|
| |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar