Jumat, 27 Februari 2026

๐Ÿ”ต S&P Sebut Tekanan Fiskal RI Meningkat; Berisiko Tekan Outlook

Research Mandiri Sekuritas · 27 Februari 2026 

S&P Sebut Tekanan Fiskal RI Meningkat; Berisiko Tekan Outlook

๐ŸŒฑ What's Growin' on Today

  • S&P sebut tekanan fiskal RI meningkat; berisiko tekan outlook

  • Investasi semikonduktor RI–AS diperkirakan USD31,6 Miliar

  • Pemerintah kaji ulang harga gas industri

  • EMAS kirim perdana 44 kg emas dore ke ANTM

  • ARKO operasikan PLTA Kukusan 2 kapasitas 5,4 MW

  • DGNS private placement 125 juta saham

  • CNMA akan distribusikan 1,7 M saham treasuri rasio 50:1

  • Update Laba Bersih 12M25

Market Recap

Performa IHSG:


๐Ÿ“Š Indeks Harga Saham Gabungan 8.235,49 +0,22 (+0%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

๐Ÿ’Š Healthcare

-0,16%

⛰️ Basic Materials

+1,88%

๐Ÿ’ฐ Financials

-0,83%

๐Ÿš‚ Transportations

+0,29%

๐Ÿ’ป Technology

+0,38%

๐Ÿ” Non-Cyclicals

-0,07%

๐Ÿญ Industrials

+4,48%

⚡️ Energy

+0,26%

๐Ÿ‘— Cyclicals

+2,88%

๐Ÿ—️ Infrastructures

-0,36%

๐Ÿ  Properties

+0,27%

Macro Moves

S&P Sebut Tekanan Fiskal RI Meningkat

Bloomberg melaporkan bahwa S&P Global Ratings menilai tekanan fiskal Indonesia meningkat karena beban bunga diperkirakan berpotensi telah melampaui 15% dari pendapatan pemerintah. Sebelumnya, S&P tidak mengubah peringkat kredit Indonesia dengan BBB dan outlook stabil. Meski begitu, S&P Global Ratings menyampaikan bahwa peningkatan tekanan fiskal dapat meningkatkan risiko penurunan terhadap prospek peringkat kredit Indonesia.

Investasi Semikonduktor RI–AS Diperkirakan USD31,6 M

Investasi semikonduktor RI–AS diperkirakan mencapai USD31,59 miliar melalui penandatanganan joint development agreement (JDA). Pada tahap awal, pengembangan ekosistem ditaksir senilai USD4,89 miliar dan mencakup pembangunan pabrik polysilicon serta fasilitas sel surya. Kerja sama ini melibatkan PSN Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy yang digarap PT Galang Bumi Industri, serta Essence Global Group LLC dan Tynergy Technology Corp. 

Pemerintah Kaji Ulang Harga Gas Industri

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan pemerintah meninjau kembali konsep harga keekonomian gas bagi industri karena tarif domestik yang kini berada di kisaran USD12 per mmbtu dinilai melemahkan daya saing, sementara harga regional jauh lebih rendah. Evaluasi dilakukan seiring potensi pasokan besar dari proyek Abadi Masela yang diharapkan dapat menurunkan struktur biaya industri. 

Ticker Talk

$EMAS Kirim Perdana 44 kg Emas Dore ke $ANTM

PT Merdeka Gold Resources (EMAS) merealisasikan pengiriman perdana emas dore, dengan mengirim 44 kg emas dore ke fasilitas pemurnian PT Aneka Tambang (ANTM), menandai transisi proyek tambang emas Pani menuju produksi komersial.

$ARKO Operasikan PLTA Kukusan 2 Kapasitas 5,4 MW

PT Arkora Hydro (ARKO) resmi mulai mengoperasikan PLTA Kukusan 2 berkapasitas 5,4 MW di Lampung, dengan estimasi produksi 35 GWh per tahun. Proyek ini menjadi pembangkit keempat dari ARKO, dengan kontribusi sekitar 17,8% terhadap target produksi listrik perseroan tahun ini. Proyek berbasis teknologi run-of-river itu menjadi bagian dari ekspansi portofolio EBT ARKO, termasuk penyelesaian Proyek Tomoni 10 MW dan pengembangan Pongeombe 20 MW hingga 2029. 

$DGNS Private Placement 125 Juta Saham

PT Diagnos Laboratorium Utama (DGNS) akan melakukan private placement sebanyak 125 juta (10%) saham, harga pelaksanaan dan calon investor belum diumumkan. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk pengembangan usaha Perseroan dalam bentuk modal kerja, penambahan outlet, hingga pembelian saham dan aset. Rencana ini menunggu persetujuan RUPS yang direncanakan pada 6 April 2026. 

$CNMA Akan Distribusikan 1,7 M Saham Treasuri

PT Nusantara Sejahtera Raya (CNMA) berencana melakukan pengalihan ~1,7 miliar saham hasil buyback melalui ditribusi kepada pemegang saham dengan rasio 50:1. Cum date pada 14 April 2026 dan pelaksanaan distribusi pada 6 Mei 2026. Rencana ini akan menunggu persetujuan RUPST yang direncanakan pada 6 April 2026. 

Update Laba Bersih 12M25

  • BBRI 12M25: laba bersih -6% YoY

  • ASII 12M25: laba bersih -3% YoY

  • UNTR 12M25: laba bersih -24% YoY

  • AVIA 12M25: laba bersih +5% YoY

  • BNGA 12M25: laba bersih +1% YoY

Transaksi Saham di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog