Senin, 16 Maret 2026

📉 IHSG Tertekan Kekhawatiran Fiskal seiring Tingginya Harga Minyak

IHSG turun -1,61%, EMAS, ARCI, dan PSAB Masuk Indeks GDXJ. Kompilasi berita untuk hari ini.
open

📉 IHSG Tertekan Kekhawatiran Fiskal seiring Tingginya Harga Minyak

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
7.022,3 -1,61% +Rp1,0 triliun 16.990 +0,27% 4.982 -1,58%
Oil Coal CPO Nickel
104,9 +1,74% 137,3 -1,05% 4.665 +2,03% 17.266 -2,68%

👋 Stockbitor!

IHSG sempat anjlok ke level 6.917,3 (-3,1%) pada perdagangan intraday hari ini, Senin (16/3) — menandai level terendah sejak Juli 2025 — sebelum ditutup di level 7.022,3 (-1,6%). Hanya 180 dari 910 saham yang berhasil ditutup di zona hijau, dengan Dian Swastatika Sentosa ($DSSA) (-19,1 pts), Bumi Resources Minerals ($BRMS) (-17,2 pts), dan Amman Mineral Internasional ($AMMN) (-13,4 pts) menjadi penekan terbesar indeks. Pelemahan IHSG terjadi di tengah kekhawatiran atas risiko defisit APBN melampaui limit legal akibat bertahannya harga minyak di atas US$100/barrel seiring perang di Iran. Selain itu, likuiditas pasar juga cenderung menurun menjelang periode Lebaran, tercermin dari rata–rata nilai transaksi harian dalam sepekan terakhir yang hanya mencapai Rp15,2 T per Jumat (13/3) (vs. rata–rata harian YTD: Rp25,5 T). Dalam sepekan terakhir, IHSG telah turun sebanyak -4,3%.

Di tengah tingginya harga minyak, Presiden Prabowo Subianto mengatakan kepada Bloomberg bahwa dirinya hanya akan mempertimbangkan defisit APBN di atas 3% terhadap PDB untuk sementara jika dalam situasi darurat, sembari menambahkan bahwa dia tetap berkomitmen pada disiplin fiskal. Presiden Prabowo menyebut bahwa dirinya yakin pemerintah dapat menghindari kenaikan harga BBM, tetapi akan "sangat sulit" jika harga minyak melebihi US$120/barrel untuk jangka waktu yang lama.

Pernyataan Presiden Prabowo tersebut muncul setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pada Jumat (13/3) bahwa pemerintah telah menganalisis 3 skenario terkait fluktuasi harga minyak dan nilai tukar rupiah, dengan setiap skenario menunjukkan bahwa mencapai target defisit akan sulit tanpa pemotongan belanja negara. Sebelumnya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa jika pemerintah tidak menyesuaikan ulang anggaran belanja serta harga minyak naik dan bertahan di kisaran US$90–92/barrel, maka APBN 2026 dapat defisit hingga 3,6% terhadap PDB.

Presiden Prabowo menyebut bahwa dirinya tidak akan memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis, serta menyebut bahwa pemerintah tengah fokus pada solusi lain seperti upaya mengurangi konsumsi BBM.

Sejalan dengan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap fiskal Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tertekan sekitar -0,23% ke level 16.990 pada hari ini, sementara yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun naik +12 bps ke level 6,914% dan menandai level tertinggi sejak Mei 2025.

Key Takeaway

Seperti yang telah kami tuliskan sebelumnya dalam Stockbit Snips, tekanan pada APBN berpotensi semakin besar jika semakin lama harga minyak bertahan di level tinggi. Tekanan inflasi dari harga minyak yang tinggi juga berpotensi mendorong Bank Indonesia untuk mengikuti arah pengetatan suku bunga secara global. Di sisi lain, kenaikan harga minyak secara historis kerap diikuti oleh kenaikan harga batu bara dan CPO, yang merupakan 2 komoditas ekspor utama Indonesia. Kami mempertahankan pandangan bahwa sektor batu bara — seperti Adaro Andalan Indonesia ($AADI) dan Indo Tambangraya Megah ($ITMG) — serta CPO — seperti Triputra Agro Persada ($TAPG) dan Dharma Satya Nusantara ($DSNG) dapat menjadi pilihan bagi investor dalam skenario harga minyak yang tinggi secara berkepanjangan.

🪙 EMAS, ARCI, dan PSAB Masuk Indeks GDXJ

  • $EMAS: Market Vectors Index Solutions, indeks yang dijadikan benchmark oleh VanEck, mengumumkan evaluasi untuk indeks saham Global Gold Miners Index (GDX) dan Global Junior Gold Miners Index (GDXJ), dengan tanggal efektif pada 20 Maret 2026. Dalam evaluasi tersebut, Merdeka Gold Resources, Archi Indonesia ($ARCI), dan J Resources Asia Pasifik ($PSAB) masuk ke dalam Global Junior Gold Miners Index. Evaluasi konstituen GDX selanjutnya akan diumumkan pada 12 Juni 2026 dengan tanggal efektif 19 Juni 2026, sementara pengumuman evaluasi GDXJ pada 11 September 2026 dengan tanggal efektif 18 September 2026.
  • $BBCA: Bank Central Asia membukukan laba bersih bank only sebesar Rp4,2 T pada Februari 2026 (+0% YoY, -15% MoM), sehingga laba bersih bank only selama 2M26 mencapai Rp9,2 T (+3% YoY). Pre–Provision Operating Profit (PPOP) tumbuh tipis +3% YoY/+1% YoY pada Februari 2026/2M26, dengan pertumbuhan solid Non–Interest Income — utamanya dari Fee Income — mengkompensasi Net Interest Income yang cenderung flat di tengah pertumbuhan kredit +6% YoY per Februari 2026. CASA masih tumbuh solid +13% YoY, sehingga Loan–to–Deposit Ratio cenderung longgar di level 77,6% (vs. Februari 2025: 80,6%, Januari 2026: 77,4%). Dalam keterbukaan informasi terpisah, BBCA mengumumkan bahwa cum dividen final tahun buku 2025 di pasar reguler dan negosiasi adalah 27 Maret 2026, dengan pembayaran pada 8 April 2026.
  • $ASII: Astra International berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp2 T pada periode 16 Maret–15 Juni 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal. Dalam keterbukaan informasi terpisah, Komisaris Utama dan Direktur ASII, Prijono Sugiarto dan Thomas Junaidi Alim W., masing–masing membeli ~1,5 juta dan 100.000 saham ASII dengan harga rata–rata ~Rp6.289/lembar dan Rp5.900/lembar pada 27 Februari–11 Maret 2026. Total nilai transaksi keduanya mencapai ~Rp9,8 M. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Prijono Sugiarto di ASII naik dari 0,0062% menjadi 0,0102%, sementara Thomas Junaidi Alim W. naik dari 0,003% menjadi 0,0032%.
  • $MBMA: Merdeka Battery Materials berencana melaksanakan buyback saham hingga 1,8 miliar lembar saham dengan alokasi dana hingga Rp1,7 T pada periode 17 Maret–16 Juni 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal.
  • $BBTN: Direktur Utama Bank Tabungan Negara, Nixon LP Napitupulu, mengatakan bahwa pihaknya berencana menaikkan dividend payout ratio tahun buku 2025 menjadi 30% (vs. 2024: 25%), mengindikasikan dividen sebesar Rp75/saham dan yield ~6% per harga penutupan Senin (16/3) di level Rp1.250/saham. Nixon menjelaskan bahwa keputusan tersebut bertujuan untuk meningkatkan return on equity perseroan yang ditargetkan di kisaran 14% (vs. 2025: 11,7%). BBTN sendiri akan menggelar RUPST pada 23 April 2026. Selain dividen, Nixon mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan tambahan penempatan dana sebesar Rp12,5 T dari rencana tambahan penempatan dana pemerintah di Himbara sebesar Rp100 T. Jika mendapatkan tambahan likuiditas tersebut, BBTN akan menyalurkan mayoritas dana ke sektor perumahan, sektor pendukung perumahan, serta berbagai program pemerintah yang sedang berjalan.
  • $PTBA: Corporate Secretary Division Head Bukit Asam, Eko Prayitno, mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan persetujuan kuota produksi batu bara sebesar 53,2 juta ton dalam RKAB 2026, tidak berubah dibandingkan RKAB 2025. Sebagai konteks, realisasi produksi PTBA selama 2025 mencapai 47,2 juta ton.

Top Gainer 🔥

$PSAB $CPIN $SCMA $IMPC
+13,27% +10,28% +7,03% +6,21%

Top Loser 🤕

$BRMS $AMMN $BRPT $CUAN
-14,56% -8,89% -8,76% -8,37%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Harga minyak Brent naik +2,7% ke level US$103,1/barrel pada penutupan perdagangan hari Jumat (13/3) dan naik ke level US$104,9/barrel (+1,7%) pada Senin (16/3) sore. Kenaikan harga minyak dipicu oleh ancaman dari Presiden Donald Trump yang menyebut bahwa AS akan melancarkan serangan lanjutan terhadap pusat ekspor minyak Iran di Pulau Kharg yang menangani sekitar 90% ekspor minyak Iran. Merespons hal ini, drone Iran menghantam terminal minyak utama di Fujairah, Uni Emirat Arab, yang merupakan jalur ekspor bagi ~1% permintaan minyak global. Reuters melaporkan pada Sabtu (14/3) bahwa pemerintah AS menolak dorongan sekutu Timur Tengah untuk memulai perundingan, sementara Iran menegaskan tidak akan mempertimbangkan gencatan senjata sebelum serangan AS dan Israel dihentikan. Pada hari yang sama, Trump meminta sejumlah negara untuk mengirim kapal perang guna menjaga Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran. Trump berharap China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara lainnya dapat mengirim kapal, meski belum ada konfirmasi negara yang menyetujui ajakan tersebut. Sementara itu, International Energy Agency (IEA) mengumumkan bahwa lebih dari 400 juta barrel cadangan minyak darurat akan segera dilepas, dengan 72% berupa minyak mentah, sementara sisanya berupa produk turunan minyak.
  • CNN melaporkan bahwa Iran sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan sejumlah kecil kapal tanker minyak melewati Selat Hormuz, dengan syarat kargo minyak tersebut diperdagangkan dalam mata uang yuan China. Narasumber CNN menyebut bahwa wacana ini muncul seiring upaya Iran untuk mengatur arus kapal tanker minyak melalui selat tersebut. Perdagangan minyak secara global sendiri hampir seluruhnya menggunakan mata uang dolar AS, kecuali minyak Rusia yang diperdagangkan dalam mata uang rubel Rusia atau yuan China.
  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan pada Jumat (13/3) bahwa pihaknya sedang mempersiapkan peraturan untuk memprioritaskan pasokan batu bara untuk kebutuhan domestik terlebih dahulu sebelum penambang dapat melakukan ekspor. Bahlil menyebut bahwa jika persyaratan domestic market obligation (DMO) tidak terpenuhi, Kementerian ESDM tidak akan memberikan izin ekspor kepada perusahaan terkait. Bahlil juga membantah kabar bahwa pasokan batu bara untuk pembangkit listrik semakin menipis, sembari menambahkan bahwa stok batu bara untuk pembangkit listrik saat ini secara rata–rata cukup untuk konsumsi selama 14 hari.
  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa dirinya menawarkan kepada Inpex (TYO: 1605), operator proyek Abadi di blok Masela, agar produksi gas dari proyek Abadi bisa dibeli oleh Danantara jika hingga akhir April 2026 belum ada pembeli serius yang akan memanfaatkan gas tersebut. Bahlil pun menyebut telah bertemu dengan CEO Inpex, Takayuki Ueda, pada akhir pekan lalu, serta mendesak agar proyek bernilai ~US$21 miliar tersebut segera masuk tahap final investment decision. Proyek Abadi sendiri diproyeksikan akan menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 MMSCFD gas pipa, dan 35 ribu barrel kondensat per hari.
  • Surya Semesta Internusa ($SSIA) melalui anak usahanya, PT Suryacipta Swadaya, menargetkan penjualan lahan industri seluas 69 ha selama 2026 (vs. target 2025: 137 ha, realisasi 9M25: 18 ha). General Manager PT Suryacipta Swadaya, Binawati Dewi, mengatakan bahwa sebanyak 60 ha ditargetkan berasal dari kawasan industri Subang Smartpolitan, sementara sisanya berasal dari kawasan industri di Karawang. Binawati menambahkan bahwa harga lahan industri di kawasan Subang Smartpolitan mulai meningkat pada awal tahun ini menjadi US$150 per meter persegi, dibanding sebelumnya sebesar US$125 per meter persegi sejak 2020.
  • Direktur Utama Dharma Polimetal ($DRMA), Irianto Santoso, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar +10% YoY selama 2026 (vs. realisasi 2025: +7,8% YoY). Untuk mencapai target tersebut, DRMA memiliki sejumlah strategi, antara lain peluncuran produk baru, ekspansi pasar, dan penguatan kapabilitas manufaktur. Irianto menyebut bahwa pertumbuhan penjualan DRMA selama 2025 jauh melampaui kinerja industri otomotif domestik yang mengalami pelemahan, ditopang oleh segmen motor dengan kontribusi 62% dari total penjualan selama 2025. Di luar bisnis inti, DRMA juga terus mengembangkan peluang di ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan auxiliary battery lithium 12V, pengembangan infrastruktur fast charging station, dan konversi motor konvensional ke listrik.

🧑‍🎓 Memahami Risiko dan Pentingnya Perspektif dalam Berinvestasi

"Ada beberapa saham yang baru IPO dalam 5 tahun terakhir itu ada akun uang muka di laporan keuangannya, ndak gerak-gerak nilainya ... kalau lebih 1 tahun itu uang muka ndak gerak - gerak, curigai itu potensi manipulasi." — skydrugz27

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Perusahaan dapat memanipulasi harga sahamnya melalui berbagai cara. Salah satu metode ilegal yang pernah terungkap adalah modus uang muka. Dalam tulisannya, Skydrugz27 menjelaskan modus tersebut: perusahaan mengklaim bahwa uang muka tersebut akan digunakan untuk pembelian aset. Namun, pada kenyataannya, uang muka itu merupakan uang titipan dari bandar emiten yang kemudian digunakan untuk memanipulasi harga saham di pasar modal, alih-alih untuk menambah aset seperti yang dinyatakan sebelumnya. Skydrugz27 juga menggunakan contoh salah satu emiten yang pernah terjerat kasus penggorengan saham untuk menjelaskan bagaimana praktik ini dapat terjadi. Ingin membaca pendapat Skydrugz27 mengenai topik ini lebih lanjut? Simak selengkapnya di sini!

Sekilas tentang skydrugz27

Skydrugz27 mulai bergabung di komunitas Stockbit sejak tahun 2017. Di Stream Stockbit, ia rajin berbagi insight dalam berinvestasi, terutama bagi para investor karyawan dan mempopulerkan istilah investasi se-lot se-lot. Kamu bisa temukan insight menarik lainnya dari Skydrugz27 di sini.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia ("Stockbit"), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog