|
Research Mandiri Sekuritas · 3 Maret 2026 | |
|
|
Pemerintah Naikkan Tarif Pungutan Ekspor CPO 12,5% mulai Maret 2026 |
|
|
|
๐ฑ What's Growin' on Today |
| QatarEnergy hentikan produksi LNG di Ras Laffan usai serangan drone Iran
APNI ajukan revisi RKAB nikel yang berpotensi tambah kuota 20–30%
Pemerintah naikkan tarif pungutan ekspor CPO 12,5% mulai Maret 2026
BREN tingkatkan kapasitas panas bumi ke 926 MW
RMKO rights issue, potensi dilusi 29,06%
ARNA buyback Rp100 M
MEJA bagikan saham bonus 10:8
UNVR selesaikan penjualan bisnis teh SariWangi Update laba bersih emiten |
|
|
|
Performa IHSG:
๐ Indeks Harga Saham Gabungan 7.939,77 -77,07 (-0,96%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
QatarEnergy Hentikan Produksi LNG di Ras Laffan |
| | Bloomberg melaporkan bahwa QatarEnergy, perusahaan gas terbesar di dunia, telah menghentikan produksi LNG di fasilitas Ras Laffan setelah menjadi target serangan drone Iran. Penutupan pada pusat produksi yang memasok sekitar 20% pasokan LNG global ini mendorong harga gas Eropa naik hingga 54%. QatarEnergy telah mendeklarasikan force majeure untuk pengiriman LNG, sementara durasi penutupan Selat Hormuz masih menjadi faktor risiko utama bagi pasar. |
|
|
APNI Ajukan Revisi RKAB Nikel Potensi Tambah Kuota |
| | Sekretaris Umum Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyatakan telah membahas revisi RKAB nikel dengan Dirjen Minerba Kementerian ESDM dan pemerintah akan mempertimbangkan pengajuan resmi pada Juli. Revisi tersebut diperkirakan dapat menambah kuota produksi sekitar 20%–30% untuk menutup kebutuhan bijih nikel domestik. |
|
|
Pemerintah Naikkan Tarif Pungutan Ekspor CPO 12,5% |
| | Pemerintah resmi menaikkan tarif pungutan ekspor CPO dan sejumlah produk turunan sawit menjadi 12,5% mulai 1 Maret 2026 melalui PMK No. 9/2026, yang bertujuan meningkatkan produktivitas perkebunan dan nilai tambah hilir. Produk turunan sawit lainnya dikenakan tarif yang disesuaikan antara 7,25% hingga 12% dari harga referensi CPO. Sementara itu, komoditas berbasis bahan mentah seperti TBS dan inti sawit tetap memakai tarif tetap per ton sesuai ketentuan sebelumnya. |
|
|
|
|
$BREN Tingkatkan Kapasitas Panas Bumi ke 926 MW | |
| PT Barito Renewables (BREN) merampungkan penambahan kapasitas pada pembangkit Wayang Windu Unit 1 dan 2, sehingga total kapasitas panas bumi perusahaan meningkat menjadi 926 MW dari 886 MW saat IPO 2023. Perseroan juga tengah membangun tambahan kapasitas di Salak, Wayang Windu, dan Darajat yang ditargetkan rampung akhir 2026. |
|
|
$RMKO Rights Issue, Potensi Dilusi 29,06% |
| | PT Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) akan melakukan right issue sebanyak 512 juta saham, dengan efek dilusi 29,06%. Harga pelaksanaan dan rasio belum diumumkan. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk modal kerja perseroan. Rencana ini menunggu persetujuan RUPSLB yang direncanakan pada 8 April 2026. |
|
|
| PT Arwana Citramulia (ARNA) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimum Rp100 miliar. Periode buyback akan berlangsung selama 12 bulan dari 9 April 2026 – 9 April 2027 setelah persetujuan dari RUPST 8 April 2026. Pembelian akan dilakukan melalui RHB Sekuritas. |
|
|
$MEJA Bagikan Saham Bonus 10:8 | |
| PT Harta Djaya Karya (MEJA) akan membagikan saham bonus dengan rasio 10:8 dari agio saham sebesar ~Rp36 miliar. Cum date pada 16 April 2026 dan pembagian saham bonus pada 8 Mei 2026. Rencana ini menunggu persetujuan RUPS yang direncanakan 8 April 2026. |
|
|
$UNVR Selesaikan Penjualan Bisnis Teh SariWangi | |
| PT Unilever Indonesia (UNVR) mengumumkan telah menyelesaikan penjualan bisnis teh SariWangi kepada pihak yang tidak memiliki hubungan afiliasi, yaitu Savoria Kreasi Rasa pada 2 Maret 2026, setelah menerima seluruh pembayaran sesuai perjanjian jual beli bisnis yang ditandatangani pada 6 Januari 2026. |
|
|
Update Laba Bersih Emiten | |
| SIDO 12M25: laba bersih +5% YoY
LPKR 12M25: laba bersih -97% YoY
DMAS 12M25: laba bersih -40% YoY |
|
|
|
Saksikan Growin' Talk bersama BRMS di Sini: |  |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar