|
|
Research Mandiri Sekuritas · 10 April 2026 |
|
|
|
The Fed Pilih Tahan Suku Bunga Waspadai Inflasi Energi |
|
|
|
|
🌱 What's Growin' on Today |
|
Fed pilih tahan suku bunga waspadai inflasi energi
World Bank turunkan proyeksi pertumbuhan RI 2026 jadi 4,7%
Danantara bentuk holding nasional proyek waste to energy
Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia Maret 2026
Prajogo Pangestu jual CUAN Rp736 M
Direktur tambah BULL Rp12 M
PADI rights issue 2 M, potensi dilusi 16,67%
ACES siapkan capex Rp400–450 M untuk ekspansi AZKO dan NEKA
Update dividen emiten
|
|
|
|
|
Performa IHSG:
📊 Indeks Harga Saham Gabungan 7.458,5 +150,91 (+2,07%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Fed Pilih Tahan Suku Bunga Waspadai Inflasi Energi
|
|
|
Bloomberg melaporkan risalah rapat FOMC Maret 2026 menunjukkan mayoritas pejabat The Fed memilih mempertahankan Fed Funds Rate di 3,50%–3,75% karena inflasi AS masih di atas target 2% dan risiko inflasi jangka pendek meningkat akibat lonjakan harga energi terkait konflik Timur Tengah. Risalah juga menyoroti risiko dua arah, yakni peluang pemangkasan suku bunga bila pasar tenaga kerja melemah, namun peluang pengetatan tetap terbuka apabila inflasi bertahan tinggi lebih lama.
|
|
|
World Bank Turunkan Proyeksi Pertumbuhan RI 2026 |
|
|
World Bank menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 4,7% dari sebelumnya 4,8%. Proyeksi ini dipengaruhi tekanan eksternal seperti kenaikan harga minyak global dan memburuknya sentimen investor internasional. Meski demikian, dampak perlambatan dinilai dapat diredam oleh pendapatan ekspor komoditas serta belanja dan investasi yang didorong pemerintah. Dengan kondisi tersebut, tekanan terhadap perekonomian domestik diperkirakan tidak sepenuhnya menghambat laju pertumbuhan. |
|
|
Danantara Bentuk Holding Nasional Proyek WtE
|
|
|
Danantara Indonesia resmi membentuk PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) sebagai holding proyek waste-to-energy nasional. Entitas ini akan menaungi seluruh Badan Usaha Pengembang dan Pengelola proyek sampah menjadi listrik (PLTSa/WTE) guna meningkatkan efisiensi, menarik investor, serta mendorong transfer teknologi.
|
|
|
Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia Maret 2026 |
|
|
Indeks keyakinan konsumen (IKK) Indonesia turun menjadi 122,9 pada Maret 2026 (vs.Feb-26: 125,2). Hasil ini berada di level optimis (di atas 100), namun merupakan level terendah sejak Oktober 2025.
|
|
|
|
|
|
|
Prajogo Pangestu Jual $CUAN Rp736 M
|
|
|
Pengendali PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) , Prajogo Pangestu, menjual ~626 juta (0,56%) saham CUAN dengan harga Rp1.177/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp736 miliar, dengan tujuan menambah porsi saham free float. Transaksi dilakukan pada 9 April 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di CUAN menjadi 82,9%.
|
|
|
Direktur Tambah $BULL Rp12 M
|
|
|
Direktur PT Buana Lintas Lautan (BULL) , Wong Kevin, membeli ~27 juta (0,08%) saham BULL dengan harga Rp428/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp12 miliar. Transaksi dilakukan pada 8 April 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BULL menjadi 2%.
|
|
|
$PADI Rights Issue 2 M, Potensi Dilusi 16,67%
|
|
|
PT Minna Padi Investama (PADI) akan melakukan right issue sebanyak ~2 miliar saham, dengan efek dilusi 16,67%. Harga pelaksanaan Rp50/lembar dan rasio 5:1, sehingga jumlah dana yang diterima Perseroan sebesar ~Rp237 miliar. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk modal kerja.
|
|
|
$ACES Siapkan Ekspansi AZKO dan NEKA |
|
|
PT Aspirasi Hidup Indonesia (ACES) menyiapkan belanja modal sekitar Rp400–450 miliar untuk ekspansi agresif pada 2025–2026 melalui pembukaan hingga 30 toko AZKO dan 50 toko NEKA di berbagai wilayah Indonesia. Hingga 2025, ACES menargetkan penambahan 27 toko AZKO baru sehingga total mencapai 265 toko di 90 kota, serta membuka 10 toko NEKA untuk memperluas segmen ritel kebutuhan rumah tangga terjangkau.
|
|
|
|
|
SIDO: Rp15/saham, setara dividend yield 2,9%. Cum date 17 April 2026, pembayaran pada 7 Mei 2026.
AVIA: Rp12/saham, setara dividend yield 3,16%. Cum date dan pembayaran belum diumumkan.
NISP: Rp45/saham, setara dividend yield 3,26%. Cum date dan pembayaran belum diumumkan.
|
|
|
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar