Senin, 20 April 2026

🔵 Iran Kembali Tutup Selat Hormuz dan BBM Nonsubsidi Naik

Research Mandiri Sekuritas · 20 April 2026 

Iran Kembali Menutup Selat Hormuz setelah Kapal Kargo Disita AS

🌱 What's Growin' on Today

  • Iran kembali menutup Selat Hormuz usai kapal kargo disita Angkatan Laut AS

  • Pemerintah cabut pembebasan pajak daerah mobil listrik

  • Pertamina naikkan harga BBM nonsubsidi

  • EMAS temukan prospek emas baru dekat Tambang Pani

  • PGEO mulai eksekusi proyek PLTP Lumut Balai Unit 4

  • DEWA tegaskan IPO Gayo Mineral masih tahap kajian

  • CMNP right issue Rp2 Miliar, potensi dilusi 25%

  • MPMX buyback Rp50 Miliar

  • Dividend update

Market Recap

Performa IHSG:


📊 Indeks Harga Saham Gabungan 7.594 -39,89 (-0,52%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

💊 Healthcare

-0,80%

⛰️ Basic Materials

-0,61%

💰 Financials

-1,15%

🚂 Transportations

-0,84%

💻 Technology

-1,29%

🍔 Non-Cyclicals

-1,06%

🏭 Industrials

-0,64%

⚡️ Energy

-1,34%

👗 Cyclicals

-1,19%

🏗️ Infrastructures

-0,22%

🏠 Properties

-2,04%

Macro Moves

Iran Tutup Kembali Selat Hormuz usai Kapal Disita AS

Bloomberg melaporkan bahwa Iran kembali menutup Selat Hormuz beberapa saat setelah membuka Selat tersebut. Penutupan kembali ini dilakukan setelah Angkatan Laut AS menyita dan memberi tembakan peringatan kepada kapal kargo Iran di Teluk Oman. Iran menilai langkah ini adalah pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Pemerintah Cabut Pembebasan Pajak Daerah Mobil Listrik

Pemerintah mencabut pembebasan otomatis pajak daerah untuk mobil listrik. Mengacu pada Permendagri No. 11/2026, mobil listrik kini dikenakan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama, serta PPN 12%, meski tetap menikmati potongan tarif pajak penjualan barang mewah 0%. Dengan perubahan ini, total beban pajak kepemilikan diperkirakan meningkat hingga sekitar 27%, mendekati mobil berbahan bakar bensin yang berada di kisaran 30–42%. Mansek memiliki rating Buy untuk ASII, AUTO, dan DRMA.

Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

PT Pertamina (Persero) telah menaikkan harga tiga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada 18 April 2026, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sementara harga Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap. Untuk beberapa wilayah seperti DKI Jakarta dan Banten, Pertamax Turbo naik Rp5.600 menjadi Rp19.400 per liter, Dexlite naik Rp9.400 menjadi Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex naik Rp9.400 menjadi Rp23.900 per liter.

Ticker Talk

$EMAS Temukan Prospek Emas Baru dekat Tambang Pani

PT Merdeka Gold Resources (EMAS) mengumumkan penemuan mineralisasi emas signifikan di prospek Kolokoa yang berlokasi sekitar 500 meter dari Tambang Emas Pani, Gorontalo. Hasil pengeboran awal menunjukkan target eksplorasi sekitar 20–40 juta ton bijih dengan kadar emas 0,3–0,5 g/t, yang berpotensi meningkatkan sumber daya mineral dan memperpanjang umur tambang Pani.

$PGEO Mulai Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4

PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO) mengumumkan telah memulai eksekusi proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan. Pada tahap awal, perseroan akan mengebor tiga sumur eksplorasi dengan estimasi investasi sekitar ~USD32 juta, menargetkan penyelesaian konfirmasi sumber daya pada Oktober 2027. PLTP Lumut Balai Unit 4 ditargetkan beroperasi penuh pada 2032, sehingga total kapasitas panas bumi PGEO di area Lumut Balai meningkat menjadi 220 MW.

$DEWA Tegaskan IPO Gayo Mineral Masih Tahap Kajian

PT Darma Henwa (DEWA) memberikan klarifikasi dengan menegaskan bahwa rencana IPO anak usahanya, Gayo Mineral Resources, masih berada pada tahap kajian internal dan belum terdapat keputusan maupun langkah konkret untuk pelaksanaan IPO. Perseroan menyampaikan bahwa Gayo Mineral Resources saat ini masih dalam tahap eksplorasi emas dan tembaga di Aceh, sementara opsi IPO dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif pendanaan jangka panjang untuk mendukung pengembangan ke tahap komersial.

$CMNP Right Issue Rp2 Miliar, Potensi Dilusi 25%

PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) berencana akan melakukan right issue hingga sebanyak ~2 miliar saham, dengan efek dilusi maksimum 25%. Harga dan rasio belum diumumkan. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk rencana pengembangan usaha Perseroan dan anak usaha berupa setoran modal atau pinjaman guna pengembangan jalan tol Ir. Wiyoto-Wiyono, Msc dan pembangunan proyek jalan tol ruas Depok-Antasari, seksi 3-4. Rencana ini menunggu persetujuan RUPS yang direncanakan pada 26 Mei 2026.

$MPMX Buyback Rp50 Miliar

PT Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimum Rp50 miliar. Periode buyback direncanakan akan berlangsung selama 12 bulan terhitung sejak tanggal persetujuan RUPST. Perseroan akan mengalihkan saham hasil buyback kepada Direksi Perseroan, entitas anak dan/atau entitas asosiasi Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan program insentif jangka panjang. Rencana ini menunggu persetujuan RUPST yang direncanakan pada 26 Mei 2026.

Dividend Update

  • ​ADRO bagi dividen ~Rp114,9/saham, setara dividend yield 4,49%. Cum date pada 27 April 2026, pembayaran pada 8 Mei 2026.

  • ​ADMR bagi dividen ~Rp50,2/saham, setara dividend yield 2,59%. Cum date pada 27 April 2026, pembayaran pada 6 Mei 2026.

  • ​BNGA bagi dividen Rp161,77/saham, setara dividend yield 8,72%. Cum date pada 27 April 2026, pembayaran pada 13 Mei 2026.

Transaksi Saham di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog