Senin, 06 April 2026

🔵 OPEC+ Tingkatkan Kuota Produksi Minyak

Research Mandiri Sekuritas · 6 April 2026 

OPEC+ Sepakati Kenaikan Kuota Produksi Minyak 206 Ribu Barel/Hari

🌱 What's Growin' on Today

  • BEI umumkan 9 saham berkategori High Shareholding Concentration

  • Pemerintah pastikan BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026

  • OPEC+ tingkatkan kuota produksi minyak

  • Prajogo Pangestu jual CUAN Rp1 T tambah freefloat

  • ADRO naikkan anggaran buyback saham menjadi Rp5 T

  • MEDC kantongi PSC Cendramas Malaysia dan jadi operator

  • SUPR ajukan go private usai gagal penuhi free float minimum

  • BDMN dividen Yield 5,6%

  • MEGA bagikan dividen Rp171,9 dan saham bonus 1:1

Market Recap

Performa IHSG:


📊 Indeks Harga Saham Gabungan 6.989,43 -37,36 (-0,53%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

💊 Healthcare

-0,58%

⛰️ Basic Materials

+1,17%

💰 Financials

-0,22%

🚂 Transportations

-0,09%

💻 Technology

-0,42%

🍔 Non-Cyclicals

-0,80%

🏭 Industrials

-0,01%

⚡️ Energy

+0,39%

👗 Cyclicals

+2,26%

🏗️ Infrastructures

-0,92%

🏠 Properties

-0,31%

Macro Moves

BEI Umumkan 9 Saham High Shareholding Concentration

Bursa Efek Indonesia mengumumkan terdapat sembilan saham yang dikategorikan memiliki High Shareholding Concentration (HSC) berdasarkan metodologi kepemilikan saham dalam bentuk scrip dan scripless per 31 Maret 2026. Saham-saham tersebut menunjukkan tingkat konsentrasi kepemilikan yang sangat tinggi, dengan porsi saham dikuasai oleh sejumlah kecil pemegang saham. BEI menegaskan pengumuman ini tidak serta-merta mengindikasikan pelanggaran regulasi pasar modal. Sembilan saham yang masuk kategori HSC per 31 Maret 2026 adalah sebagai berikut: ROCK (99,85%), IFSH (99,77%), SOTS (98,35%), AGII (97,75%), BREN (97,31%), MGLV (95,94%), DSSA (95,76%), LUCY (95,47%), dan RLCO (95,35%). 

Pemerintah: BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir 2026, meski harga minyak global berpotensi berada di kisaran USD80–USD100 per barel. Pemerintah menilai tekanan tersebut masih dapat dikelola dengan perhitungan fiskal yang ada serta dukungan bantalan Saldo Anggaran Lebih sekitar Rp420 triliun. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di tengah gejolak harga energi global. 

OPEC+ Tingkatkan Kuota Produksi Minyak

OPEC+ menyepakati kenaikan kuota produksi minyak sebesar 206 ribu barel per hari untuk Mei, meski tambahan pasokan dinilai simbolis karena sejumlah anggota utama belum mampu meningkatkan produksi di tengah perang AS–Israel dengan Iran. OPEC+ juga memperingatkan pemulihan pasokan akan berjalan lambat akibat serangan terhadap infrastruktur energi dan penutupan Selat Hormuz yang telah memangkas pasokan global hingga 12–15 juta barel per hari. OPEC+ menegaskan akan terus memantau kondisi pasar dan siap menambah produksi setelah jalur distribusi utama kembali dibuka. 

Ticker Talk

Prajogo Pangestu Jual $CUAN Rp1 T Tambah Freefloat

Pengendali  PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) , Prajogo Pangestu, menjual ~962 juta (0,68%) saham CUAN dengan harga rata-rata Rp1.112/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp1 triliun, bertujuan untuk menambah saham free float. Transaksi dilakukan pada 30 Maret – 2 April 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di CUAN menjadi ~83%. 

$ADRO Naikkan Anggaran Buyback menjadi Rp5 T

PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO) mengumumkan menaikan anggaran buyback saham dari Rp4 triliun menjadi Rp5 triliun. Periode buyback direncanakan akan berlangsung selama 12 bulan dari 18 April 2026. Rencana ini menunggu persetujuan RUPST yang direncanakan pada 17 April 2026. 

$MEDC Kantongi PSC Cendramas Malaysia 

PT Medco Energi Internasional (MEDC) mengumumkan bahwa anak usahanya, Medco Asia Pacific Ltd, telah menandatangani kontrak bagi hasil Cendramas dengan Petronas untuk wilayah lepas pantai Malaysia, yang akan efektif mulai 23 September 2026. Dalam kerja sama tersebut, Medco Asia Pacific memegang 50% participating interest dan bertindak sebagai operator, sementara Dialog Resources dan EnQuest Petroleum Production Malaysia masing-masing memiliki 25% participating interest. Blok Cendramas dinilai memiliki kedekatan geografis dan karakteristik teknis dengan aset MedcoEnergi di South Natuna Sea Block B, sehingga berpotensi memperkuat sinergi operasional dan optimalisasi keahlian teknis perseroan. 

$SUPR Ajukan Go Private usai Gagal Penuhi Free Float

PT Solusi Tunas Pratama (SUPR) mengumumkan rencana go private setelah gagal memenuhi ketentuan minimum free float, dengan porsi saham publik tersisa hanya 0,09%. Kepemilikan saham Perseroan saat ini mayoritas berada pada PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) melalui Profesional Telekomunikasi Indonesia dan Iforte Solusi Infotek. Profesional Telekomunikasi Indonesia selaku pengendali akan melaksanakan penawaran tender sukarela dengan harga Rp45.000/saham. Rencana ini menunggu persetujuan RUPSLB yang direncanakan pada 20 Mei 2026. 

$BDMN Dividen Yield 5,6%

PT Bank Danamon Indonesia (BDMN) akan membagikan dividen senilai Rp142,19/saham, setara dividend yield 5,6% berdasarkan penutupan BDMN pada Kamis (2/4) di Rp2.540/saham. Cum date pada 9 April 2026, dengan pembayaran pada 30 April 2026. 

$MEGA Bagikan Dividen Rp171,9 dan Saham Bonus 1:1

PT Bank Mega (MEGA) akan membagikan dividen senilai Rp171,9/saham, setara dividend yield 3,8% berdasarkan penutupan MEGA pada Kamis (2/4) di Rp4.550/saham. Cum date pada 9 April 2026. Selain itu, MEGA juga membagikan saham bonus dengan rasio 1:1 dari kapitalisasi agio saham sebesar ~Rp6 triliun. Cum dividen dan bonus saham pada 9 April 2026 dan pembagian pada 30 April 2026. 

Transaksi Saham di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog