|
|
Research Mandiri Sekuritas · 7 April 2026 |
|
|
|
Iran Tolak Gencatan Senjata AS dan Hanya Mau Akhiri Perang Secara Permanen
|
|
|
|
|
🌱 What's Growin' on Today |
|
Iran tolak gencatan senjata AS dan hanya mau akhiri perang secara permanen
Danantara akuisisi unit manajemen investasi Himbara dan PNM senilai Rp2,7 T
Pemerintah izinkan tarif tiket pesawat naik 9–13%
MDKA catat lonjakan cadangan emas nikel dan tembaga per akhir 2025
MBMA catat peningkatan cadangan bijih nikel SCM jadi 578,8 juta WMT
CDIA tambah armada kapal kimia kapasitas 9.000 DWT
HUMI beli kapal tanker baru USD6 Juta
PMJS kantongi kontrak pengadaan 20.600 truk senilai Rp11 T
CNMA dividend yield 6,5%
|
|
|
|
|
Performa IHSG:
📊 Indeks Harga Saham Gabungan 6.971,03 -18,4 (-0,26%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Iran Tolak Gencatan Senjata Amerika Serikat
|
|
|
Bloomberg melaporkan bahwa Iran menolak usulan gencatan senjata yang disampaikan Amerika Serikat melalui Pakistan dan menegaskan hanya bersedia mengakhiri perang secara permanen. Penolakan tersebut disampaikan di tengah eskalasi ancaman Presiden AS, Donald Trump, yang menyatakan Amerika Serikat siap menyerang fasilitas Iran secara keras, termasuk pembangkit listrik dan infrastruktur sipil, apabila kesepakatan tidak tercapai sebelum tenggat waktu yang ditetapkan. |
|
|
Danantara Akuisisi Unit MI Himbara dan PNM
|
|
|
Danantara Asset Management menandatangani perjanjian akuisisi unit manajemen investasi milik PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan PT Permodalan Nasional Madani dengan total nilai transaksi ~Rp2,7 triliun. Akuisisi tersebut mencakup Mandiri Manajemen Investasi, BNI Asset Management, BRI Manajemen Investasi, dan PNM Investment Management, dengan total aset kelolaan (AUM) mencapai ~Rp166 triliun per 31 Desember 2025. Transaksi ini bertujuan untuk membentuk platform Manajer Investasi BUMN yang lebih terintegrasi, berskala besar, dan kompetitif. |
|
|
Pemerintah Izinkan Tarif Tiket Pesawat Naik 9–13% |
|
|
Pemerintah mengizinkan kenaikan tarif tiket pesawat domestik hingga 9–13% dan dengan menaikkan fuel surcharge menjadi 38% seiring lonjakan harga avtur. Pemerintah juga memberikan insentif berupa PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 11%. Namun, pemerintah menunda penyesuaian tarif batas atas (TBA). |
|
|
|
|
|
|
$MDKA Catat Lonjakan Cadangan Emas Nikel Tembaga |
|
|
PT Merdeka Copper Gold (MDKA) mencatat lonjakan cadangan komoditas per 31 Desember 2025, dengan cadangan emas meningkat 81% menjadi 15,9 juta ounce, didorong terutama oleh Proyek Emas Pani (EMAS) yang melonjak 166%. Cadangan tembaga perseroan naik 60% menjadi 3 juta ton, nikel (MBMA) tumbuh 48% menjadi 4,4 juta ton, dan perak meningkat 21% menjadi 69,8 juta ounce. |
|
|
$MBMA Catat Peningkatan Cadangan Bijih Nikel SCM |
|
|
PT Merdeka Battery Materials (MBMA) melaporkan lonjakan sumber daya mineral dan cadangan bijih per 31 Desember 2025. Total ore reserves di tambang Sulawesi Cahaya Mineral meningkat 48% secara tahunan menjadi 578,8 juta wet metric tonnes atau 358,2 juta dry metric tonnes, dengan kadar nikel 1,23% dan kandungan ~4,4 juta ton nikel. Sementara itu, total mineral resources mencapai ~1,54 miliar wet metric tonnes dengan estimasi kandungan nikel sekitar 11,8 juta ton.
|
|
|
$CDIA Tambah Armada Kapal Kimia Kapasitas 9.000 DWT |
|
|
PT Chandra Daya Investasi (CDIA) melalui anak usahanya, Chandra Shipping International, meresmikan kapal logistik kimia Boreas berkapasitas 9.000 DWT yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026 untuk melayani rute domestik dan internasional. Penambahan armada ini memperkuat kapasitas dan fleksibilitas logistik maritim Perseroan, sekaligus mendukung distribusi produk kimia di dalam ekosistem Chandra Asri Group maupun untuk pelanggan eksternal. |
|
|
$HUMI Beli Kapal Tanker Baru USD6 Juta
|
|
|
PT Humpus Maritim Internasional (HUMI) melalui anak usahanya, Hutama Trans Kontinental, membeli satu unit kapal Oil/Chemical Tanker MT pada 6 April 2026. Nilai transaksi tercatat sebesar ~USD6 juta dengan sumber pendanaan berasal dari fasilitas perbankan dan kas internal. |
|
|
$PMJS Kantongi Kontrak Pengadaan 20.600 Truk |
|
|
PT Putra Mandiri Jembar (PMJS) melalui anak usahanya, Dipo Internasional Pahala Otomotif, menandatangani perjanjian pengadaan 20.600 unit truk enam roda dengan Agrinas Pangan Nusantara yang efektif pada 6 April 2026. Kontrak pengadaan ini bernilai ~Rp11 triliun. Transaksi tersebut ditujukan untuk mendukung program pengadaan kendaraan operasional koperasi desa/kelurahan Merah Putih dan memperkuat kinerja segmen otomotif Perseroan. |
|
|
$CNMA Dividend Yield 6,5%
|
|
|
PT Nusantara Sejahtera Raya (CNMA) akan membagikan dividen final tahun buku 2025 senilai Rp7/saham, setara dividend yield 6,5% berdasarkan penutupan CNMA pada Senin (6/4) di Rp108/saham. Cum date belum diumumkan, pembayaran pada 28 April 2026.
|
|
|
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar