Jumat, 29 Mei 2026

πŸ”΅ AS–Iran Capai Kesepakatan Awal Perpanjang Gencatan Senjata 60 hari

Research Mandiri Sekuritas · 29 Mei 2026

AS–Iran Capai Kesepakatan Awal Perpanjang Gencatan Senjata 60 Hari

🌱 What's Growin' on Today

  • AS–Iran capai kesepakatan awal perpanjang gencatan senjata 60 hari,

  • Pemerintah perpanjang WFH ASN, siapkan insentif transportasi Rp1,2 T

  • MSCI bekukan perubahan saham GOTO pada review indeks Mei 2026

  • FOLK serap 95 juta saham DGNS Rp26 M lewat private placement

  • WIFI luncurkan Internet Rakyat di Jawa–Maluku–Papua   

  • Invesco Funds jual SMGR Rp7,8 M

  • PACK kucurkan pinjaman Rp1,34 T ke anak usaha

  • Dividend Update

Market Recap

Performa IHSG:


πŸ“Š Indeks Harga Saham Gabungan 6.127,38 -2,81 (-0,05%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

πŸ’Š Healthcare

-1,49%

⛰️ Basic Materials

+2,65%

πŸ’° Financials

-1,04%

πŸš‚ Transportations

+0,77%

πŸ’» Technology

-0,63%

πŸ” Non-Cyclicals

-0,64%

🏭 Industrials

+0,31%

⚡️ Energy

+1,95%

πŸ‘— Cyclicals

+1,17%

πŸ—️ Infrastructures

+2,89%

🏠 Properties

-1,09%

Macro Moves

AS–Iran Kesepakatan Awal Perpanjang Gencatan Senjata

Bloomberg melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan awal untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari, namun masih menunggu persetujuan Presiden AS, Donald Trump. Kesepakatan awal ini mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa pembatasan serta kewajiban Iran membersihkan seluruh ranjau di jalur tersebut dalam 30 hari, sementara pembahasan program nuklir Iran masih berlanjut.  

WFH ASN Diperpanjang, Siapkan Insentif Transportasi

Bloomberg melaporkan bahwa pemerintah memperpanjang kebijakan work-from-home (WFH) bagi ASN selama dua bulan dan menyiapkan insentif transportasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan kebijakan WFH sejak April 2026 telah menurunkan konsumsi Pertalite hingga 9%, sementara pemerintah menyiapkan diskon tiket dan insentif PPN transportasi, termasuk penerbangan domestik, dengan anggaran Rp1,2 triliun.

Ticker Talk

MSCI Bekukan Perubahan Saham $GOTO

Bloomberg melaporkan bahwa MSCI akan membekukan perubahan saham PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dalam review indeks Mei 2026 karena potensi kendala replikasi indeks akibat likuiditas yang sangat rendah. Kebijakan ini mencakup perubahan jumlah saham, foreign inclusion factor, domestic inclusion factor, constraint factors, serta potensi penambahan atau penghapusan. MSCI akan meninjau kembali likuiditas GOTO pada review Agustus 2026.  

$FOLK Serap 95 Juta Saham $DGNS

PT Diagnos Laboratorium Utama (DGNS) mengumumkan bahwa PT Multi Garam Utama (FOLK) akan mengambil bagian atas ~95 juta saham baru dengan harga pelaksanaa Rp269/saham sehingga total nilainya sebesar ~Rp26 miliar. Sebelumnya, Gene Richard menyerap sekitar ~30 juta saham, sehingga total private placement diterbitkan perseroan mencapai 125 juta saham. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk modal kerja, ekspansi outlet, serta akuisisi saham dan aset pendukung usaha, dengan pelaksanaan pencatatan saham dijadwalkan pada 9 Juni 2026, serta tidak ada hubungan afiliasi antara DGNS dan FOLK. 

$WIFI Luncurkan Internet Rakyat di Jawa–Maluku–Papua

PT Solusi Sinergi Digital (WIFI) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, meluncurkan Internet Rakyat (IRA) di Regional-1 yang mencakup Jawa, Maluku, dan Papua. Layanan fixed broadband ini menjangkau lebih dari 82 kota/kabupaten dengan 550+ site aktif dan 3.189 radio units, menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan harga Rp100.000. 

Invesco Funds Jual $SMGR Rp7,8 M

Pemegang saham PT Semen Indonesia (SMGR) , Invesco Funds, menjual ~4,4 juta (0,06%) saham SMGR, dengan harga Rp1.772/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp7,8 miliar. Transaksi dilakukan pada 25 Mei 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di SMGR  menjadi 6,95%.

$PACK Kucurkan Pinjaman Rp1,34 T ke Anak Usaha

PT Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) memberikan pinjaman kepada dua anak usahanya, PT Adhi Prakarsa Raya dan PT Sumber Cahaya Raya, masing-masing senilai Rp749,6 miliar dan Rp591,8 miliar. Pinjaman tidak berbunga dengan tenor 2 tahun, dan digunakan untuk pembelian saham PT Konutara Sejati dan PT Karyatama Konawe Utara.

Dividend Update

  • MPMX bagikan dividen Rp170/saham, setara dividend yield 15,6%. Cum date 8 Juni 2026, pembayaran pada 25 Juni 2026.

  • MAHA bagikan dividen Rp12/saham, setara dividend yield 8,3%. Cum date 4 Juni 2026, pembayaran pada 24 Juni 2026.

  • GJTL bagikan dividen Rp80/saham, setara dividend yield 6,7%. Cum date 4 Juni 2026, pembayaran pada 18 Juni 2026.

  • MAIN bagikan dividen Rp52/saham, setara dividend yield 6,2%. Cum date 5 Juni 2026, pembayaran pada 29 Juni 2026.

Transaksi Saham di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog