Rabu, 20 Mei 2026

🔵 BI Rate Naik 50 bps ke 5,25%, Pertama Setelah Ditahan 7 Bulan

Research Mandiri Sekuritas · 20 Mei 2026

BI Rate Naik 50 bps ke 5,25%, Pertama Setelah Ditahan 7 Bulan

🌱 What's Growin' on Today

  • BI Rate naik ke 5,25%, pertama setelah ditahan 7 bulan

  • Pemerintah wajibkan ekspor SDA lewat BUMN mulai Juni 2026

  • Pemerintah tetapkan asumsi makro 2027, target pertumbuhan 5,8–6,5%

  • APBN April 2026 surplus Rp75,7 T

  • CBDK buyback Rp250 M

  • PACK tambah kepemilikan dua tambang lewat investasi USD76 Juta

  • GOTO sesuaikan skema bagi hasil mitra, porsi pengemudi naik ke 92%

  • ERAL perpanjang dan tambah fasilitas kredit BBCA dengan bunga 6,75%

  • Dividend Update

Market Recap

Performa IHSG:


📊 Indeks Harga Saham Gabungan 6.318,5 -52,18 (-0,82%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

💊 Healthcare

-0,27%

⛰️ Basic Materials

-4,67%

💰 Financials

+1,21%

🚂 Transportations

-4,22%

💻 Technology

-1,38%

🍔 Non-Cyclicals

-0,24%

🏭 Industrials

-1,27%

⚡️ Energy

-2,65%

👗 Cyclicals

-2,06%

🏗️ Infrastructures

+0,05%

🏠 Properties

-0,83%

Macro Moves

BI Rate Naik 50 bps Menjadi 5,25%

Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 50 bps ke level 5,25% dari yang sebelumnya 4,75% pada keputusan Mei 2026, menjadikan kenaikan pertama setelah BI Rate ditahan selama 7 bulan berturut-turut. Keputusan ini lebih tinggi dibandingkan konsensus yang mengekspektasikan kenaikan 25 bps.

Pemerintah Wajibkan Ekspor SDA lewat BUMN

Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan mewajibkan ekspor SDA melalui BUMN yang ditunjuk sebagai pengekspor tunggal mulai Juni 2026, dimulai dengan komoditas CPO, batu bara, dan ferroalloy. Kebijakan ini ditujukan untuk memperketat pengawasan ekspor, menekan under-invoicing, serta mengoptimalkan penerimaan negara. Sejalan dengan rencana tersebut, Danantara telah membentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia, yang disebut akan berperan dalam tata kelola ekspor SDA.

Pemerintah Target Pertumbuhan 5,8–6,5% di 2027

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan asumsi dasar makro KEM-PPKF 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi 5,8%-6,5%, lebih tinggi dari asumsi APBN 2026 sebesar 5,4%. Defisit pembiayaan 2027 ditargetkan pada level 1,8–2,4%. Inflasi diproyeksikan 1,5%-3,5%, imbal hasil SBN 10 tahun 6,5%-7,3%, serta kurs rupiah Rp16.800–Rp17.500 per dolar AS. Di sektor energi, harga minyak mentah Indonesia (ICP) dipatok pada kisaran US$70–US$95 per barel.

APBN April 2026 Surplus Rp75,7 T

APBN mencatat surplus bulanan Rp75,7 triliun pada April 2026 (vs. Mar-26: defisit Rp104,3 triliun; Apr-25: surplus Rp108,9 triliun). Dengan realisasi ini, defisit kumulatif 4M26 menyempit menjadi Rp164,4 triliun atau 0,64% terhadap PDB. Pendapatan negara pada April naik menjadi Rp343,5 triliun (+58% MoM; +17% YoY), sementara belanja negara turun menjadi Rp267,8 triliun (-17% MoM; +44% YoY).  

Ticker Talk

$CBDK Buyback Rp250 M

PT Bangun Kosambi Sukses (CBDK) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimum Rp250 miliar. Periode buyback direncanakan akan berlangsung selama 3 bulan dengan tanggal pelaksanaan pada 20 Mei – 19 Agustus 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham.

$PACK Tambah Kepemilikan 2 Tambang

PT Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) mengumumkan melalui entitas anaknya menambah investasi dengan mengakuisisi masing masing ~15% saham Karyatama Konawe Utara senilai ~USD42 Juta dan Konutara Sejati senilai ~USD33 Juta. Dengan transaksi tersebut, kepemilikan Perseroan meningkat menjadi ~49% di Karyatama Konawe Utara dan ~45% di Konutara Sejati, dengan total nilai dua transaksi mencapai ~USD76 Juta. Seluruh pendanaan transaksi bersumber dari pinjaman perpetual yang diperoleh Perseroan dari pemegang saham pengendali, Eco Energi Perkasa, sebesar ~USD93 Juta dengan tingkat bunga 8% per tahun.

$GOTO Sesuaikan Skema Bagi Hasil Mitra

PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menyiapkan penyesuaian skema bagi hasil mitra pengemudi menyusul Perpres No.27/2026 yang memangkas batas komisi aplikasi, sehingga porsi pendapatan pengemudi disebut naik menjadi sekitar 92% dari tarif perjalanan dibanding sebelumnya sekitar 80%. Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, juga mengindikasikan penghentian program GoRide Hemat yang dinilai menekan keseimbangan pendapatan mitra.  

$ERAL Perpanjang dan Tambah Fasilitas Kredit $BBCA

PT Sinar Eka Selaras bersama (ERAL) sejumlah15 anak usahanya menandatangani perpanjangan dan penambahan fasilitas kredit dengan PT Bank Central Asia (BBCA) , mencakup kredit lokal Rp245 miliar, time loan Rp450 miliar, dan kredit investasi Rp148 miliar, seluruhnya berbunga 6,75% per tahun dengan tenor hingga Mei 2027. Selain itu, terdapat fasilitas multi currency berupa kredit USD10 Juta, SGD3,5 Juta, dan Rp190 miliar, serta forex forward line sebesar USD6 Juta dan CNY200 Juta untuk mendukung transaksi valuta asing. Seluruh fasilitas tersebut dialokasikan untuk pembiayaan modal kerja, investasi, dan pengelolaan kebutuhan transaksi valas grup usaha.

Dividend Update

  • TPMA bagikan dividen Rp42/saham, setara yield 8,2%. Cum date 29 Mei 2026, pembayaran 18 Juni 2026.

  • SRTG bagikan dividen ~Rp103/saham, setara yield 6,5%. Cum date 26 Mei 2026, pembayaran 12 Juni 2026.

  • SKRN bagikan dividen Rp18/saham, setara yield 3,9%. Cum date 26 Mei 2026, pembayaran 5 Juni 2026.

  • SOHO bagikan dividen ~Rp39,5/saham, setara yield 2,5%. Cum date 29 Mei 2026, pembayaran 18 Juni 2026.

  • SMBR bagikan dividen ~Rp3,5/saham, setara yield 1,9%. Cum date 26 Mei 2026, pembayaran 17 Juni 2026.

  • HYGN bagikan dividen Rp3/saham, setara yield 1,9%. Cum date 25 Mei 2026, pembayaran 18 Juni 2026.

  • TPIA bagikan dividen ~Rp6,1/saham, setara yield 0,2%. Cum date 25 Mei 2026, pembayaran 17 Juni 2026.

  • WINS bagikan dividen Rp2/saham, setara yield 0,4%. Cum date 25 Mei 2026, pembayaran 18 Juni 2026.

  • WINS bagikan dividen saham dengan rasio 71:1. Cum date 25 Mei 2026, dengan pembagian pada 18 Juni 2026. 

Transaksi Saham di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog