Kamis, 21 Mei 2026

🥀 IHSG Catat Penurunan 8 Hari Perdagangan Beruntun

IHSG turun -3,54%, TVRI, IRSX, dan WIFI Kerja Sama Tayangkan Piala Dunia 2026. Kompilasi berita untuk hari ini.
open

🥀 IHSG Catat Penurunan 8 Hari Perdagangan Beruntun

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.094,9 -3,54% -Rp544,9 miliar 17.654 +0,28% 4.534 -0,02%
Oil Coal CPO Nickel
104,1 -0,87% 132,5+0,04% 4.465 -2,57% 18.929 +0,65%

👋 Stockbitor!

IHSG kembali ditutup melemah -3,54% ke level 6.094,9 pada hari ini, Kamis (21/5), sehingga membuat IHSG telah turun -15,05% selama 8 hari perdagangan beruntun (8 Mei 2026 hingga 21 Mei 2026). Level penutupan IHSG pada hari ini juga menandakan bahwa IHSG telah turun -33,17% dari peak–nya di level 9.120,2 pada penutupan bursa 20 Januari 2026, serta kini hanya lebih tinggi +3,6% dibandingkan titik terendah selama 2025 di level 5.882,6 yang dicetak pada 8 April 2025.

Sebagai catatan, pelemahan IHSG hari ini justru terjadi di tengah penguatan bursa utama regional serta penurunan harga minyak dunia, menyusul perkembangan positif terkait pembahasan proposal damai antara AS dan Iran.

Kontribusi utama penurunan IHSG pada hari ini adalah $ASII (-6,28%), $BRMS (-14,39%), $BYAN (-6,47%), $MORA (-8,77%), $BRPT (-11,05%), sementara secara keseluruhan IHSG mencatatkan net foreign outflow sebesar Rp544,9 M.

Key Takeaway

Kami mencatat pelemahan IHSG selama sepekan terakhir ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain pelemahan rupiah, rebalancing indeks global, serta overhang terkait regulasi sektor komoditas seperti royalti dan skema ekspor komoditas 1 pintu:

Overhang Skema Badan Ekspor

  • S&P Global Ratings mengatakan bahwa rencana pengendalian ekspor komoditas secara terpusat berpotensi merugikan ekspor Indonesia, menekan pendapatan pemerintah, dan berdampak pada neraca pembayaran, yang pada akhirnya menciptakan ketidakpastian downside yang lebih besar terhadap rating Indonesia. Sementara itu, Moody’s Ratings mengatakan bahwa meski dapat mendukung masuknya devisa dan penguatan mata uang rupiah, kebijakan ini merupakan hal yang negatif bagi sektor pertambangan, dapat meningkatkan risiko distorsi pasar, dan bisa membebani sentimen investor terhadap lingkungan kebijakan yang lebih luas.
  • Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan bahwa pihaknya akan menerbitkan peraturan pelaksana terkait ekspor 1 pintu pada Jumat (22/5), sementara CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan bahwa pemerintah akan menghormati kontrak jangka panjang antara eksportir dan pembeli meski akan meninjau kontrak yang terindikasi under–invoicing atau memiliki harga di bawah patokan global.

Rebalancing MSCI & FTSE

  • Tekanan dari indeks global juga menjadi salah satu overhang utama selama 2026, sejak pengumuman MSCI pada akhir Januari 2026 yang menyoroti kekhawatiran investability pasar Indonesia.
  • Rebalancing MSCI yang efektif pada 1 Juni 2026 (penutupan bursa 29 Mei 2026) akan menghapus saham–saham yang masuk daftar kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi (high shareholding concentration/HSC) — seperti $BREN dan $DSSAserta sejumlah saham lainnya — seperti $AMMN, $TPIA, dan $CUAN — dari MSCI Global Standard Indexes, yang berpotensi memicu tekanan jual dari passive fund di sekitar tanggal efektif.
  • Pada Rabu (13/5) pekan lalu, FTSE Russell juga mengumumkan langkah serupa dengan menghapus saham–saham Indonesia yang masuk daftar HSC pada review Juni 2026 (efektif 22 Juni 2026), sembari menunda re–ranking indeks, peningkatan free float, dan penambahan saham Indonesia setidaknya hingga review September 2026.

Pelemahan Rupiah

  • Kurs rupiah terhadap dolar AS telah melemah -5,6% YTD — menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di Asia pada tahun ini — dan sempat menyentuh level all–time low di 17.760 pada intraday Rabu (20/5).
  • Dari sisi domestik, kekhawatiran fiskal menjadi faktor utama seiring komitmen pemerintah untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi di tengah harga minyak yang bertahan di level tinggi. Tekanan juga datang dari sisi eksternal seiring meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed akibat data inflasi AS periode April 2026 melampaui ekspektasi konsensus.
  • Bank Indonesia pada Rabu (20/5) telah menaikkan suku bunga BI Rate sebesar 50 bps ke level 5,25% sebagai langkah untuk memperkuat upaya stabilisasi nilai tukar rupiah.

⚽ TVRI, IRSX, dan WIFI Kerja Sama Tayangkan Piala Dunia 2026

  • $IRSX: Folago Global Nusantara melalui platform streaming over–the–top (OTT) FolaPlay bekerja sama dengan TVRI dan Solusi Sinergi Digital ($WIFI) untuk menyiarkan konten terkait Piala Dunia 2026. Dalam kolaborasi tersebut, TVRI selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 menunjuk FolaPlay sebagai platform digital strategis untuk penayangan iklan dan distribusi konten berbasis OTT. Di sisi lain, WIFI melalui layanan Internet Rakyat akan mendukung konektivitas internet agar tayangan Piala Dunia 2026 dapat diakses lebih luas dengan biaya yang lebih terjangkau.
  • $BRPT: Barito Pacific mengatakan bahwa seluruh fasilitas pembiayaan dan penjaminan saham yang dikelola perseroan dijalankan secara prudent, dengan mempertimbangkan berbagai skenario risiko serta dilengkapi mekanisme mitigasi atas volatilitas pasar. Pernyataan BRPT muncul di tengah spekulasi media sosial yang mengaitkan penjaminan saham Chandra Asri Pacific ($TPIA) oleh BRPT dengan isu margin call seiring pelemahan harga saham belakangan ini. BRPT menegaskan rasio margin dan posisi likuiditas tetap dijaga secara disiplin sesuai prinsip kehati–hatian, sementara operasional dan fundamental bisnis perseroan beserta anak usaha disebut tetap solid.
  • $TLKM: Direktur Telkom Indonesia, Seno Soemadji, mengatakan bahwa Danantara telah meminta TLKM untuk menutup 10 anak perusahaan pada Juni 2026, yang akan dibahas dalam RUPS pada bulan tersebut. Secara keseluruhan, Danantara meminta TLKM memangkas jumlah anak perusahaan dari sekitar 67 entitas menjadi hanya 22 entitas, sebagai bagian dari transformasi perusahaan untuk memperkuat fokus bisnis inti dan meningkatkan pengelolaan aset. Seno menjelaskan bahwa TLKM akan memproses streamlining berdasarkan analisis terkait bisnis anak usaha yang overlap dan anak usaha dengan kinerja kurang optimal dalam 2 tahun terakhir, meski enggan merinci identitas anak usaha yang akan dipangkas.
  • $HMSP: Hanjaya Mandala Sampoerna akan membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar ~Rp6,5 T atau Rp56,3/saham, setara 99% dividend payout ratio (vs. 2024: 98%). Jumlah tersebut mengindikasikan dividend yield ~7,6% per Kamis (21/5). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 26 Mei 2026, sementara pembayaran pada 19 Juni 2026.
  • $BBTN: Bank Tabungan Negara mencatat laba bersih bank only Rp277 M pada April 2026 (+160% YoY, -27% MoM). Hasil ini membuat laba bersih bank only selama 4M26 mencapai Rp1,2 T (+15% YoY), setara 30% estimasi konsolidasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 2 tahun terakhir: 31% realisasi konsolidasi tahunan). Kinerja selama 4M26 didukung oleh penurunan beban provisi (-35% YoY). Sementara itu, PPOP turun -9% YoY akibat penurunan Net Interest Margin bank only ke level 3,3% (vs. 4M25: 3,7%) seiring penurunan loan yield. Pertumbuhan kredit bank only masih kuat di level +9% YoY per April 2026 (vs. Maret 2026: +9% YoY, April 2025: +3% YoY). Sebelumnya, manajemen mengatakan dalam earnings call kinerja 1Q26 bahwa perseroan akan mengupayakan kredit dapat tumbuh di level +10% YoY selama 2026 (vs. guidance konsolidasi 2026F: +8–10% YoY).
  • $RMKE: RMK Energy berencana stock split dengan rasio 1 saham lama menjadi 5 saham baru. Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi pada 15 Juli 2026. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 26 Juni 2026.
  • $PGAS: Perusahaan Gas Negara mengumumkan telah menandatangani 6 perjanjian strategis pasokan gas, yang mencakup gas pipa domestik dan LNG. Untuk gas pipa, PGAS menandatangani: 1) amandemen perjanjian pembelian gas dari blok Corridor untuk kebutuhan compressed natural gas dan jaringan gas nasional; 2) amandemen dan restatement perpanjangan pasokan dari Husky–CNOOC Madura Limited; dan 3) key terms dengan anak usaha Medco Energi Internasional ($MEDC), PT Medco E&P Sakakemang, untuk pasokan dari blok Sakakemang. Untuk LNG, PGAS bersama Pertamina dan mitra strategis menyepakati head of agreement (HoA) untuk: 1) LNG South Hub bersama Pertamina, Eni, Saka Energi, dan Tiptop untuk periode pengiriman 1 Januari 2027–31 Desember 2032.; 2) LNG North Hub bersama Pertamina, Eni, dan Tiptop untuk periode pengiriman 2029–31 Desember 2037, dengan opsi perpanjangan hingga 31 Desember 2038; dan 3) pembelian LNG dari proyek Abadi di blok Masela dari Inpex Masela Ltd., PT Pertamina Hulu Energi Masela, dan Petronas Masela Sdn. Bhd. untuk periode pengiriman selama 15 tahun yang diperkirakan dimulai per 2033.
  • $CPIN: Charoen Pokphand Indonesia akan membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar ~Rp3 T atau Rp180/saham, setara ~52% dividend payout ratio (vs. 2024: ~48%). Jumlah tersebut mengindikasikan dividend yield ~4,2% per Kamis (21/5). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 2 Juni 2026, sementara pembayaran pada 12 Juni 2026.
  • $SMGR: Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, pada Rabu (20/5) meminta agar Semen Indonesia melakukan konsolidasi dengan memangkas jumlah anak usaha dari 40 entitas menjadi 12 entitas. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat efisiensi bisnis, mempertajam fokus pada lini usaha strategis, serta meningkatkan daya saing industri semen nasional di tengah tantangan ekonomi dan dinamika industri global. Dalam keterbukaan informasi pada Rabu (20/5), SMGR mengumumkan telah membubarkan 3 entitas usaha di bawah Solusi Bangun Indonesia ($SMCB), yakni PT Aroma Sejahtera Indonesia, PT Aroma Cipta Anugrahtama, dan PT Ciptanugrah Indonesia.

🔎 Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer 🔥

$SSIA $HMSP $AMRT $CPIN
+5,16% +3,47% +2,49% +2,40%

Top Loser 🤕

$ENRG $RAJA $FILM $MEDC
-14,98% -14,97% -14,89% -14,84%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • S&P Global Ratings mengatakan pada Kamis (21/5) bahwa rencana pemerintah Indonesia untuk mengendalikan ekspor komoditas secara terpusat dapat merugikan ekspornya, menekan pendapatan negara, dan berdampak pada neraca pembayaran negara. S&P menyebut bahwa faktor–faktor ini menciptakan ketidakpastian downside yang lebih besar terhadap rating S&P untuk Indonesia.
  • Moody’s Ratings mengatakan pada Kamis (21/5) bahwa rencana sentralisasi ekspor komoditas Indonesia sebagai hal yang negatif bagi sektor pertambangan dan dapat meningkatkan risiko distorsi pasar. Moody’s juga menyebut bahwa meski langkah ini dapat mendukung masuknya devisa dan penguatan mata uang rupiah, tapi juga dapat membebani sentimen investor terhadap lingkungan kebijakan yang lebih luas.
  • Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan pada Kamis (21/5) bahwa pihaknya akan menerbitkan peraturan pelaksana terkait ekspor 1 pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia untuk komoditas CPO, batu bara, dan ferroalloy pada Jumat (22/5). CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan bahwa pemerintah akan menghormati kontrak jangka panjang antara eksportir dan pembeli, tetapi pemerintah akan meninjau kontrak jika kontrak tersebut terindikasi under–invoicing atau memiliki harga di bawah patokan global. Rosan menambahkan bahwa pemerintah akan tetap menerapkan domestic market obligation (DMO) bagi eksportir.
  • Sejumlah media massa melaporkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri pada siang hari ini, Kamis (21/5). Detik dan Antara melaporkan bahwa pejabat yang dipanggil mencakup Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Hilirisasi dan Investasi Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, hingga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Kompas dan CNBC Indonesia melaporkan bahwa Purbaya membawa sejumlah laporan terkait praktik under–invoicing yang dilakukan eksportir CPO, di mana laporan tersebut mencakup 10 perusahaan besar yang melakukan manipulasi data ekspor. Purbaya enggan merinci 10 perusahaan tersebut, tetapi menambahkan bahwa praktik under–invoicing juga ditemukan di sektor batu bara.
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa revisi aturan terkait penempatan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Airlangga menjelaskan bahwa aturan baru ini akan membatasi konversi devisa hasil ekspor valas ke rupiah dari 100% menjadi maksimum 50%. Besaran dan durasi penempatan tidak berubah, di mana eksportir DHE SDA non–migas diwajibkan menempatkan seluruh devisa hasil ekspornya selama 12 bulan dan eksportir migas sebesar 30% selama 3 bulan, tetapi peraturan baru mewajibkan penempatan tersebut di himpunan bank milik negara (Himbara). Khusus untuk eksportir yang melaksanakan perjanjian perdagangan bilateral, Airlangga menjelaskan bahwa eksportir dapat menempatkan devisa hasil ekspornya sebesar 30% selama minimum 3 bulan di bank non–Himbara. Aturan baru juga memberikan insentif tarif PPh hingga 0%, sesuai dengan jangka waktu penempatan atas penghasilan yang ditempatkan pada instrumen penempatan DHE SDA.
  • Harga minyak Brent turun -5,6% ke level US$105/barrel pada penutupan perdagangan Rabu (20/5) dan lanjut turun -0,9% di kisaran US$104/barrel pada Kamis (21/5) sore. Penurunan harga minyak terjadi setelah Presiden Donald Trump mengeklaim bahwa negosiasi dengan Iran telah memasuki tahap final. Meski demikian, Trump memperingatkan kemungkinan serangan lanjutan jika Iran tidak menyepakati kesepakatan yang ditawarkan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa Iran siap menyusun protokol keamanan jalur pelayaran bersama negara–negara pesisir lainnya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
  • Direktur Jenderal di Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan pada Rabu (20/5) bahwa pemerintah telah membuka penawaran 13 blok minyak dan gas bumi dalam putaran lelang pertama 2026, dengan total estimasi sumber daya mencapai 16 miliar barrel minyak dan 81,85 Tcf gas. Lelang akan dimulai pada 20 Mei 2026, sementara penawaran langsung (direct offer) akan berakhir pada 6 Juli 2026. Beberapa tender reguler akan ditutup pada 20 Juli 2026 dan sebagian lainnya pada 17 September 2026. Dalam kesempatan yang sama, Kementerian ESDM mengumumkan pemenang lelang untuk 4 blok dari putaran lelang sebelumnya, yakni: 1) Prime Natuna EP memenangkan lelang blok Arwana III; 2) PT Guna Tesuma Internasional memenangkan blok Tuah Tanah; 3) Cinda Energy Limited memenangkan blok Abar–Anggursi; dan 4) PT Dongfang Exploration Oil Indonesia memenangkan blok Akimeugah II. Produksi migas Indonesia terus mengalami penurunan dalam 1 dekade terakhir akibat menipisnya cadangan, di mana pemerintah berkomitmen menawarkan puluhan blok migas baru dalam beberapa tahun ke depan guna membalikkan tren tersebut. Menteri ESDM menyebut Indonesia saat ini memiliki 118 wilayah potensial yang dapat dikembangkan menjadi blok migas baru.
  • Jasa Marga ($JSMR) akan membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar ~Rp1,1 T atau ~Rp156,2/saham, setara 31% dividend payout ratio (vs. 2024: 25%). Jumlah tersebut mengindikasikan dividend yield ~5,2% per Kamis (21/5). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 2 Juni 2026, sementara pembayaran pada 19 Juni 2026.
  • Bloomberg melaporkan bahwa OCBC Bank (SGX: O39) melalui anak usahanya di Indonesia, Bank OCBC Indonesia ($NISP), secara signifikan mengungguli para pesaingnya dalam penawaran akuisisi retail banking dan wealth management business PT Bank HSBC Indonesia. Narasumber Bloomberg menyebut bahwa penawaran NISP lebih tinggi sebesar lebih dari US$100 juta dibandingkan penawaran sebagian besar pesaingnya yang dikabarkan mencakup DBS Group Holdings Ltd., United Overseas Bank Ltd., CIMB Group Holdings Bhd., dan Sumitomo Mitsui Financial Group Inc. Nilai transaksi rinci akuisisi aset PT Bank HSBC Indonesia oleh NISP belum diumumkan perseroan, tetapi NISP menyebut bahwa nilai transaksi akan mengacu pada net asset value (NAV) retail banking dan wealth management business PT Bank HSBC Indonesia saat penyelesaian transaksi, ditambah premium hingga Rp6,5 T.
  • PT PP ($PTPP) mencatat nilai kontrak baru sebesar Rp6,88 T selama 4M26 (-6,9% YoY), setara ~31% target 2026 di level ~Rp22 T. Berdasarkan sumbernya, realisasi tersebut didominasi oleh proyek dari pemerintah sebesar 82%, diikuti proyek BUMN (10%) dan swasta (8%). Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor jalan dan jembatan sebesar 35%, diikuti disaster response (26%), rumah sakit (16%), smelter dan pertambangan (10%), gedung (6%), pelabuhan (3%), sumber daya air (3%), serta infrastruktur air (2%).
  • Golden Energy Mines ($GEMS) akan membagikan dividen final tahun buku 2025 senilai ~US$80 juta atau ~US$0,0136/saham, setara ~Rp237,95/saham dengan asumsi kurs rupiah terhadap dolar AS di 17.496. Jumlah tersebut mengindikasikan yield dividen final ~3,2% per Kamis (21/5). Sebelumnya, GEMS telah membagikan dividen interim Rp277/saham pada Juni 2025, sehingga total dividend payout ratio tahun buku 2025 mencapai ~70% (vs. 2024: ~106%). Cum dividen final di pasar reguler dan negosiasi pada 29 Mei 2026, sementara pembayaran pada 11 Juni 2026.

🦘 Market Rebound Datang Saat Likuiditas Kembali Masuk

“Kapan market rebound? Kita sudah tau jawabannya. Ketika air mulai masuk kembali ke dalam kolam.” — Hauw2x

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Banyak investor berharap pasar segera rebound hanya karena harga sudah turun cukup dalam, padahal arah pasar sangat dipengaruhi oleh kondisi likuiditas yang beredar. Dalam tulisannya, Stockbitor Hauw2x menjelaskan bahwa pasar ibarat kolam yang membutuhkan aliran air agar aset di dalamnya bisa tetap mengapung. Ketika likuiditas global mengetat akibat kenaikan suku bunga, yield obligasi, dan arus dana keluar dari emerging market, tekanan terhadap pasar saham menjadi semakin besar. Faktor seperti penurunan bobot MSCI, kenaikan BI rate, hingga kebijakan global membuat dana cenderung keluar dari pasar saham menuju instrumen yang dianggap lebih aman. Oleh karena itu, rebound bukan hanya soal valuasi murah atau harapan semata, melainkan tentang kapan likuiditas kembali masuk ke pasar dan kepercayaan investor mulai pulih. Baca selengkapnya di sini!

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog