|
|
Research Mandiri Sekuritas · 8 Mei 2026 |
|
|
|
Uang Primer (M0) Adjusted pada April 2026 tumbuh +14,3 YoY |
|
|
|
|
🌱 What's Growin' on Today |
|
M0 Adjusted April 2026: +14,3% YoY
Pemerintah batasi akses e-commerce bagi anak di bawah 16 tahun
Industri gula RI berisiko kekurangan bahan baku Juni 2026
TPIA capai progres 66% pembangunan pabrik Chlor Alkali–EDC
ARCI targetkan produksi emas naik 15% pada 2026
ENRG sebut pembeli siaga rights issue berasal dari pemegang saham dan afiliasi
ISAT ubah skema co-investment fiber jadi perusahaan tertutup
MTEL rencanakan merger dua anak usaha efektif Juli 2026
BOAT peroleh kredit investasi refinancing USD9 juta dari BBNI
|
|
|
|
|
Performa IHSG:
📊 Indeks Harga Saham Gabungan 6.969,4 -204,93 (-2,86%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
M0 Adjusted April 2026: +14,3% YoY
|
|
|
Uang Primer (M0) Adjusted pada April 2026 tumbuh +14,3 YoY (vs. Mar-26: +16,8% YoY). Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 21,6% (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 14,6% (yoy).
|
|
|
Pemerintah Batasi e-Commerce bagi Anak < 16 Tahun |
|
|
Bloomberg melaporkan bahwa pemerintah berencana membatasi akses anak di bawah 16 tahun ke platform e-commerce yang dinilai berisiko tinggi. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan kebijakan ini ditujukan untuk melindungi anak dari risiko penipuan, skema monetisasi, konten berbahaya, dan interaksi dengan pihak tidak dikenal.
|
|
|
Industri Gula RI Risiko Kekurangan Bahan Baku di Juni |
|
|
Bloomberg melaporkan bahwa pelaku industri rafinasi gula Indonesia berisiko kekurangan bahan baku pada Juni 2026 akibat proses perizinan impor gula mentah. Kuota impor industri ditetapkan 3,12 juta ton, dengan izin sekitar 60% telah diberikan. Kementerian Perindustrian menyatakan pasokan terus dijaga agar kebutuhan industri tidak terganggu.
|
|
|
|
|
|
|
$TPIA Capai 66% Pembangunan Pabrik Chlor Alkali–EDC |
|
|
PT Chandra Asri Pacific (TPIA) melalui anak usahanya, Chandra Asri Alkali, melaporkan progres pembangunan Pabrik Chlor Alkali–Ethylene Dichloride (CA EDC) telah mencapai 66% dan memasuki fase pengembangan infrastruktur logistik utama berupa jetty dan tangki penyimpanan. Pabrik ini ditargetkan berkapasitas 827 ribu ton soda kaustik dan 500 ribu ton EDC per tahun, dengan potensi substitusi impor soda kaustik hingga 827 ribu ton senilai sekitar Rp4,9 triliun serta potensi devisa ekspor EDC mencapai Rp5 triliun per tahun. Proyek yang ditargetkan beroperasi pada 1Q27 ini telah menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja saat konstruksi dan akan membuka 250 lapangan kerja baru. |
|
|
$ARCI Targetkan Produksi Emas +15% pada 2026 |
|
|
Direktur PT Archi Indonesia (ARCI) menyatakan akan menargetkan kenaikan produksi emas sekitar 15% pada 2026 yang mengestimasikan mencapai 140,3 koz, didukung peningkatan kapasitas pabrik pengolahan dari 4 juta ton menjadi 6 juta ton per tahun serta perbaikan tingkat perolehan emas. Perusahaan juga mengoptimalkan ekspansi tambang bawah tanah di Toka Tindung, termasuk Pit Marawuwung dan Kopra, dengan konstruksi proyek peningkatan kapasitas ditargetkan mulai pada 1H26.
|
|
|
$ENRG: Pembeli Siaga Rights Issue dari Investor |
|
|
PT Energi Mega Persada (ENRG) menyampaikan klarifikasi kepada BEI bahwa dalam rencana right issue, pembeli siaga direncanakan berasal dari pemegang saham dan afiliasinya. Rincian lebih lanjut mengenai pihak pembeli siaga tersebut akan diungkapkan secara lengkap dalam prospektus yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan sehubungan dengan pernyataan pendaftaran.
|
|
|
$ISAT Ubah Skema Co-Investment Fiber
|
|
|
PT Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) mengubah skema co-investment aset fiber bersama PT Aplikanusa Lintasarta dan PT Ainfrastruktur Indonesia Raya, dengan NewCo kini berbentuk perusahaan tertutup, bukan perusahaan terbuka. Pendanaan akuisisi juga berubah menjadi setoran tunai langsung, bukan melalui rights issue. Nilai transaksi dan porsi kepemilikan belum diumumkan.
|
|
|
$MTEL Rencanakan Merger 2 Anak Usaha
|
|
|
PT Dayamitra Telekomunikasi (MTEL) berencana menggabungkan (merger) dua anak usaha perseroan, yaitu PT Persada Sokka Tama dan PT Ultra Mandiri Telekomunikasi, ke dalam Perseroan. Merger ini bertujuan menyederhanakan struktur korporasi dan ditargetkan efektif pada 1 Juli 2026, dengan tetap menunggu persetujuan RUPS pada 30 Juni 2026. Struktur permodalan MTEL selaku pihak yang menerima merger tidak mengalami perubahan, mengingat kedua anak usaha tersebut dimiliki 100% oleh MTEL, sehingga merger ini tidak menimbulkan dilusi ataupun perubahan komposisi pemegang saham MTEL.
|
|
|
$BOAT Peroleh Kredit Investasi Refinancing dari $BBNI |
|
|
PT Newport Marine Services (BOAT) menandatangani perjanjian fasilitas kredit investasi refinancing perbankan dari PT Bank Negara Indonesia (BBNI) dengan nilai maksimum USD9 juta, yang digunakan untuk pengambilalihan fasilitas kredit eksisting dari Eximbank.
|
|
|
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar