Rabu, 10 Juni 2026

🔵 Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95

Research Mandiri Sekuritas · 10 Juni 2026

Kemenperin Targetkan Ekspor Produk Manufaktur naik menjadi 30%

🌱 What's Growin' on Today

  • Pertamina naikkan harga Pertamax dan Pertamax Green 95  

  • Kemenperin targetkan ekspor manufaktur naik ke 30%

  • CIMB nilai saat ini waktu tepat investasi jangka panjang dan M&A di Indonesia

  • BNIISIMP diperiksa Kejagung terkait dugaan manipulasi nilai ekspor

  • ENRG beri pinjaman USD7,7 Juta ke anak usaha EMP Gebang

  • TBIG siapkan capex Rp4 T untuk menara dan fiber optik pada 2026

  • ESSA rampungkan planned shutdown, Banggai Ammonia Plant kembali beroperasi penuh

  • FORU right issue Rp28 T, potensi dilusi hingga 99,79%

  • Dividend Update

Market Recap

Performa IHSG:


📊 Indeks Harga Saham Gabungan 5.902,38 +155,73 (+2,71%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

💊 Healthcare

+1,05%

⛰️ Basic Materials

+0,42%

💰 Financials

+2,42%

🚂 Transportations

+4,51%

💻 Technology

+4,37%

🍔 Non-Cyclicals

+0,64%

🏭 Industrials

+2,78%

⚡️ Energy

+1,73%

👗 Cyclicals

+0,81%

🏗️ Infrastructures

+2,27%

🏠 Properties

+3,39%

Macro Moves

Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 Naik

Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Green 95 mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250/liter dari sebelumnya Rp12.300/liter, sementara Pertamax Green 95 naik menjadi Rp17.000/liter dari sebelumnya Rp12.900/liter. Harga BBM subsidi tetap tidak berubah.

Kemenperin Targetkan Ekspor Manufaktur naik ke 30%

Kemenperin menargetkan porsi ekspor produk manufaktur naik menjadi 30% dari total penjualan industri nasional, dari posisi saat ini sekitar 20%. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan penguatan orientasi ekspor akan didukung melalui peningkatan daya saing industri, insentif fiskal dan nonfiskal, pengendalian impor terukur, serta perluasan penggunaan local currency settlement (LCS) dalam transaksi perdagangan internasional.

Waktu yang Tepat Investasi dan M&A di Indonesia

Bloomberg melaporkan bahwa CIMB Group menilai saat ini merupakan waktu yang baik untuk berinvestasi di Indonesia bagi investor jangka panjang, sekaligus mencari peluang M&A di pasar Indonesia. CEO CIMB Group, Novan Amirudin, mengatakan CIMB tetap berkomitmen penuh terhadap Indonesia dan melihat peluang akuisisi aset yang dapat melengkapi bisnis eksistingnya.  

Ticker Talk

$BNII & $SIMP Terduga Manipulasi Nilai Ekspor

Bloomberg melaporkan bahwa Kejaksaan Agung memeriksa sejumlah bankir PT Bank Maybank Indonesia (BNII) sebagai saksi dalam penyelidikan dugaan manipulasi nilai ekspor yang melibatkan PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) . Menurut sumber Bloomberg, penyelidikan mencakup dugaan under-invoicing untuk menyembunyikan keuntungan dan mengurangi pajak, serta informasi terkait fasilitas perbankan kepada SIMP. Hingga kini BNII maupun SIMP belum dituduh melakukan pelanggaran.  

$ENRG Beri Pinjaman ke Anak Usaha EMP Gebang

PT Energi Mega Persada (ENRG) memberikan pinjaman maksimum USD7,7 juta kepada anak usaha tidak langsungnya, EMP Gebang Limited, untuk kebutuhan biaya operasional. Pinjaman memiliki bunga Term SOFR + 1,83% per tahun dan jatuh tempo pada 30 Desember 2033.

$TBIG Siapkan Capex untuk Menara & Fiber Optik

PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) menyiapkan capex sekitar Rp4 triliun pada 2026 untuk pembangunan menara baru dan pengembangan jaringan fiber optik sesuai kebutuhan operator telekomunikasi. Perseroan tetap fokus pada pertumbuhan organik dan belum memiliki rencana akuisisi, dengan pengembangan bisnis non-menara mencakup jaringan fiber optik antarmenara, dukungan rollout FTTH, dan layanan Power as a Service.

$ESSA Rampungkan Planned Shutdown

PT ESSA Industries Indonesia (ESSA) menyampaikan bahwa penghentian sementara operasional terencana di Banggai Ammonia Plant yang dioperasikan Panca Amara Utama telah selesai pada 8 Juni 2026, dan fasilitas kini kembali beroperasi penuh. Seluruh inspeksi, pemeliharaan, penggantian peralatan, serta peningkatan keandalan fasilitas telah diselesaikan sesuai jadwal dengan memenuhi standar keselamatan yang ketat. Penyelesaian ini mempertegas komitmen Perseroan menjaga keandalan dan keselamatan operasi serta mendukung keberlanjutan jangka panjang, seiring posisi BAP sebagai salah satu pabrik amoniak paling efisien di dunia dengan teknologi KBR Reforming Exchanger System & Purifier.  

$FORU Right Issue Rp28 T, Potensi Dilusi 99,79%

PT Fortune Indonesia (FORU) mengumumkan akan melakukan right issue hingga sebanyak ~219 miliar saham, dengan harga pelaksanaan Rp126/saham dan rasio 100:47.177 sehingga nilai dana yang dihimpun sebesar ~Rp28 triliun serta efek dilusi maksimum 99,79%. IMR Asia Holding Pte Ltd sebagai pengendali perseroan akan melaksanakan haknya melalui inbreng berupa saham Borneo Prima senilai ~Rp21,2 triliun (76,81%),  sementara porsi publik sebesar ~Rp6,4 triliun akan disetorkan kepada Perseroan dalam bentuk uang. Rencana inbreng ini sekaligus merupakan perubahan kegiatan usaha Perseroan menjadi perusahaan Holding. Rencana ini menunggu persetujuan RUPSLB Independen yang direncanakan pada 16 Juli 2026.

Dividend Update

  • MTDL dividend yield 5,5%

  • ISSP dividend yield 5%

  • AMIN dividend yield 4%

  • PTSN dividend yield 3,3%

  • IFII dividend yield 2,7%

  • TSPC dividend yield 2,1%

  • KIJA dividend yield 1,8%

  • SBMA dividend yield 1%

Transaksi Saham di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog