Senin, 13 Juli 2026

🔵 BEI Catat 4 Perusahaan Antre IPO Hingga Juli 2026

Research Mandiri Sekuritas · 13 Juli 2026

Bursa Efek Indonesia Catat 4 Perusahaan Antre IPO hingga Juli 2026

🌱 What's Growin' on Today

  • Distribusi subsidi akan dialihkan melalui Koperasi Merah Putih

  • BEI catat 4 perusahaan antre IPO hingga Juli 2026

  • Pemerintah siapkan pabrik avtur, surplus solar dapat dikonversi menjadi avtur

  • Tambahan RKAB nikel dan batu bara fokus dukung hilirisasi dan PLN

  • AMMN pertimbangkan secondary listing di Hong Kong

  • TOWRSUPRIBST perpanjang fasilitas pinjaman Rp1,5 T

  • Komisaris jual MBMA Rp571 M

  • MYOR siapkan strategi hadapi pelemahan daya beli

  • RMKE revisi jadwal stock split

Market Recap

Performa IHSG:


📊 Indeks Harga Saham Gabungan 6.037,84 +113,48 (+1,92%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

💊 Healthcare

-0,26%

⛰️ Basic Materials

+2,96%

💰 Financials

+1,56%

🚂 Transportations

+0,40%

💻 Technology

+0,17%

🍔 Non-Cyclicals

-0,05%

🏭 Industrials

+2,44%

⚡️ Energy

+2,66%

👗 Cyclicals

+1,99%

🏗️ Infrastructures

+1,57%

🏠 Properties

+0,16%

Macro Moves

Distribusi subsidi dialihkan melalui Koperasi Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto menetapkan hampir seluruh barang subsidi, termasuk pupuk dan elpiji, akan disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) untuk mencegah penyelewengan dan memastikan subsidi tepat sasaran. KDMP juga akan menyediakan obat generik, fasilitas cold storage, serta layanan simpan pinjam, dengan bunga kredit MEKAAR ditargetkan turun menjadi 8% dari sebelumnya 22%.  

BEI catat 4 perusahaan antre IPO hingga Juli 2026

Bursa Efek Indonesia mencatat masih ada 4 perusahaan dalam antrean IPO hingga 10 Juli 2026, setelah 7 emiten resmi melantai sepanjang tahun ini dengan total dana terhimpun sekitar Rp2,16 triliun. Pipeline tersebut terdiri atas 2 perusahaan beraset skala kecil dengan nilai aset di bawah Rp50 miliar dan 2 perusahaan beraset skala besar dengan nilai aset di atas Rp250 miliar, tanpa ada perusahaan beraset skala menengah. Dari sisi sektor, antrean IPO saat ini berasal dari basic materials, consumer non-cyclicals, dan healthcare.  

Pemerintah siapkan pabrik avtur

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan pembangunan pabrik avtur baru untuk menyerap potensi surplus solar yang muncul seiring optimalisasi kilang domestik dan implementasi B50, dengan pasokan berlebih diperkirakan mencapai jutaan kiloliter per tahun. Solar tersebut dinilai bisa dikonversi menjadi avtur melalui pengolahan lanjutan karena karakteristik bahan bakunya relatif serupa.  

RKAB nikel & batu bara fokus dukung hilirisasi & PLN

Kementerian ESDM menambah persetujuan RKAB nikel 2026 secara terbatas untuk memenuhi kekurangan pasokan bahan baku smelter, terutama untuk bijih limonit dan sebagian kecil saprolit, tanpa kenaikan signifikan pada total kuota produksi. Direktur Jenderal Minerba Tri Winarno menegaskan langkah ini dilakukan untuk mendukung hilirisasi sekaligus menjaga keseimbangan pasar agar tidak terjadi kelebihan pasokan. Untuk batu bara, tambahan persetujuan RKAB diberikan khusus guna memenuhi kebutuhan PLN.  

Ticker Talk

$AMMN pertimbangkan secondary listing di Hong Kong

Bloomberg melaporkan bahwa PT Amman Mineral Internasional (AMMN) tengah mempertimbangkasn secondary listing di Hong Kong dan mencari bank untuk menangani penawaran tersebut. Besaran dan waktu pelaksanaan masih dalam pembahasan, sementara juru bicara AMMN menolak berkomentar. Jika terlaksana, AMMN akan mengikuti PT Merdeka Gold Resources (EMAS), yang mencatatkan Hong Kong Depositary Receipts pada Juni 2026.

$TOWR, $SUPR, $IBST perpanjang fasilitas pinjaman

PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) melalui anak usaha Protelindo, Iforte, BIT, IFEN, PT Solusi Tunas Pratama (SUPR) , dan PT Inti Bangun Sejahtera (IBST) memperpanjang fasilitas pinjaman bergulir dari PT Bank Mizuho Indonesia senilai maksimum Rp1,5 triliun hingga 11 Juli 2027. Protelindo memberikan corporate guarantee atas seluruh kewajiban berdasarkan perjanjian fasilitas tersebut. 

Komisaris jual $MBMA Rp571 M

Komisaris PT Merdeka Battery Materials (MBMA) , Provident Indonesia, menjual ~1,2 miliar (1,11%) saham MBMA dengan harga Rp478/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp571 miliar. Transaksi dilakukan pada 9 Juli 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di MBMA menjadi 0,93%.  

$MYOR siapkan strategi hadapi pelemahan daya beli

PT Mayora Indah (MYOR) menyiapkan strategi menjaga penjualan di tengah perlambatan daya beli masyarakat. Perseroan mengandalkan penjualan produk dalam kemasan yang lebih terjangkau, seperti single pack seharga Rp1.000–Rp2.000, serta menjaga harga jual seiring penurunan harga bahan baku. Selain itu, Mayora akan memperkuat promosi, distribusi, dan penetrasi pasar, sambil mengoptimalkan pasar ekspor karena portofolio produk makanan dan minumnya telah terdiversifikasi.

$RMKE revisi jadwal stock split

PT RMK Energy (RMKE) akan melakukan stock split dengan rasio 1:5. Jadwal awal perdagangan saham dengan nominal baru di pasar reguler dan negosiasi diundur menjadi 17 Juli 2026 dari sebelumnya 15 Juli 2026, sementara distribusi saham dengan nilai nominal baru dijadwalkan pada 21 Juli 2026.

Transaksi Saham di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog