Selasa, 07 Juli 2026

🔵 Danantara Kembangkan Ekspor Listrik EBT 3,4 GW ke Singapura

Research Mandiri Sekuritas · 7 Juli 2026

Danantara Kembangkan Ekspor Listrik EBT 3,4 GW ke Singapura

🌱 What's Growin' on Today

  • Cadangan devisa Indonesia Juni 2026

  • Danantara kembangkan ekspor listrik EBT 3,4 GW ke Singapura

  • ESDM siapkan aturan turunan perdagangan karbon sektor energi

  • BBNI telah selesaikan buyback 78 juta saham  

  • MORA kerja sama ZTE kembangkan FWA dan FTTH berbasis AI

  • Pengendali tambah BIRD Rp78 M

  • KRAS lepas saham Krakatau Osaka Steel senilai USD14 Juta

  • PNSE jual aset tanah Rp90 M

Market Recap

Performa IHSG:


📊 Indeks Harga Saham Gabungan 5.986,5 +70,43 (+1,19%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

💊 Healthcare

+1,32%

⛰️ Basic Materials

+1,19%

💰 Financials

+1,58%

🚂 Transportations

+0,30%

💻 Technology

-0,54%

🍔 Non-Cyclicals

+0,75%

🏭 Industrials

+0,60%

⚡️ Energy

+0,54%

👗 Cyclicals

+1,70%

🏗️ Infrastructures

+0,45%

🏠 Properties

+3,23%

Macro Moves

Cadangan Devisa Indonesia Juni 2026

BI mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia naik menjadi USD145,6 miliar pada Jun-26 (vs. Mei-26: USD144,9 miliar), mengakhiri penurunan selama 5 bulan beruntun. Perkembangan ini dipengaruhi penerimaan pajak dan jasa, di tengah kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh BI sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi tersebut setara pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta masih berada di atas standar kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor.

Danantara Kembangkan Ekspor Listrik ke Singapura

Danantara akan mengembangkan proyek ekspor listrik energi baru terbarukan (EBT) ke Singapura berkapasitas total 3,4 GW, dengan tahap awal 600 MW–1,2 GW dan potensi lokasi di Batam, Bintan, dan Karimun. Keppel Electric dan Sembcorp Industries (SGX:U96) akan menjadi off-taker, sementara pemerintah masih menegosiasikan harga dan regulasi agar skema kerja sama bersifat saling menguntungkan.  

ESDM Siapkan Aturan Turunan Perdagangan Karbon

Kementerian ESDM tengah menyusun rancangan Permen ESDM sebagai aturan turunan Perpres No. 110/2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon, dengan fokus pada proses bisnis penerapan karbon di sektor energi. Pemerintah juga menyiapkan peluncuran Sistem Registrasi Unit Karbon (SRUK) pada 9 Juli 2026 untuk mendukung implementasi perdagangan karbon di sektor energi.  

Ticker Talk

$BBNI Telah Selesaikan Buyback 78 Juta Saham

PT Bank Negara Indonesia (BBNI) melaporkan bahwa perseroan telah menghentikan dan menyelesaikan program buyback 2026 dengan total pembelian kembali sebanyak ~78 juta lembar saham. Buyback tersebut merupakan pelaksanaan keputusan RUPST pada 9 Maret 2026 dengan nilai maksimum ~Rp905 miliar, namun perseroan tidak mengungkapkan nilai realisasi transaksinya.  

$MORA Kembangkan FWA dan FTTH berbasis AI

PT Ekamas Mora Republik (MORA) menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan ZTE Corporation untuk mengembangkan jaringan Fixed Wireless Access (FWA) dan Fiber-to-the-Home (FTTH) di Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas operasional jaringan melalui pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Kerja sama ini juga mencakup pengembangan layanan broadband bagi pelanggan residensial dan korporasi sebagai bagian dari strategi penguatan infrastruktur broadband setelah merger Moratelindo dan MyRepublic.  

Pengendali Tambah $BIRD Rp78 M

Pengendali PT Blue Bird (BIRD) , Purnomo Prawiro, membeli ~52 juta (2,1%) saham BIRD pada harga Rp1.490/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp78 miliar. Transaksi dilakukan pada 15 Juni 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BIRD menjadi 14,18%.  

$KRAS Lepas Saham Krakatau Osaka Steel

PT Krakatau Steel (KRAS) mengalihkan seluruh kepemilikannya di Krakatau Osaka Steel kepada Osaka Steel Co. Ltd melalui penjualan 14.000 saham yang mewakili 20% hak suara dan 14% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai transaksi sebesar USD14 Juta.

$PNSE Jual Aset Tanah Rp90 M

PT Pudjiadi and Sons (PNSE) melalui anak usaha Bali Realtindo Benoa yang dimiliki 99,99% telah menjual aset tetap berupa tanah Blok A seluas 23.951 m² kepada Berkat Benoa Propertindo dengan nilai transaksi Rp90 miliar. Penjualan ini merupakan bagian dari transaksi material atas penjualan lahan total 42.644 m² dan direalisasikan melalui empat akta jual beli tertanggal 6 Juli 2026.  

Transaksi Saham di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog