|
|
Research Mandiri Sekuritas · 23 Juli 2026 |
|
|
|
Indonesia Targetkan Produksi Gula Konsumsi 3 Juta Ton pada 2029
|
|
|
|
|
🌱 What's Growin' on Today |
|
PLN beri diskon 50% biaya tambah daya hingga 27 Juli 2026
Pemerintah tetapkan bea masuk LPG propana dan butana 0%
Indonesia targetkan produksi gula konsumsi 3 juta ton pada 2029
ARTO 6M26: laba bersih +49% YoY
AKRA 6M26: laba bersih +21% YoY
BHIT jual 1,09% IATA Rp19 M
PGJO tambah armada tugboat dan tongkang Rp62 M
Triple Berkah Bersama ambil alih 34,56% EPAC dan wajib tender offer
|
|
|
|
|
Performa IHSG:
📊 Indeks Harga Saham Gabungan 6.315,31 -19,17 (-0,3%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PLN diskon 50% biaya tambah daya hingga 27 Juli
|
|
|
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menyampaikan PLN memberikan diskon 50% biaya tambah daya listrik pada 14–27 Juli 2026. Program ini berlaku bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450–5.500 VA untuk penambahan daya hingga 7.700 VA, dengan pengajuan melalui PLN Mobile.
|
|
|
Bea masuk 0% LPG propana dan butana cair
|
|
|
Pemerintah menetapkan bea masuk 0% untuk impor LPG jenis propana dan butana cair mulai 28 Juli 2026. Kebijakan melalui PMK No. 50/2026 ini berlaku selama 6 bulan untuk menekan biaya impor, menjaga kecukupan pasokan LPG domestik, serta membantu meredam tekanan harga energi di tengah tingginya kebutuhan konsumsi nasional.
|
|
|
Target produksi gula konsumsi 3 juta ton pada 2029
|
|
|
Bloomberg melaporkan bahwa Indonesia menargetkan produksi gula konsumsi meningkat menjadi 3 juta ton pada 2029. Kementerian Pertanian bersama PT Sinergi Gula Nusantara, produsen gula milik negara, akan melakukan peremajaan 298 ribu hektare perkebunan tebu, mengembangkan irigasi, dan meningkatkan kapasitas pabrik gula. Pemerintah mengalokasikan Rp9 triliun untuk meningkatkan produktivitas sektor perkebunan.
|
|
|
|
|
|
|
$ARTO 6M26: laba bersih +49% YoY
|
|
|
PT Bank Jago (ARTO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp103 miliar pada 2Q26 (+20% QoQ; +55% YoY), sehingga laba bersih selama 6M26 menjadi Rp189 miliar (+49% YoY). Kinerja tersebut sejalan dengan ekspektasi konsensus dan Mansek, mencapai 43–44% dari estimasi FY26F. Hasil ini terutama didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih dan pendapatan non-bunga. PPOP pada 6M26 naik menjadi Rp796 miliar (+39% YoY). Kredit naik +24% YoY dengan DPK naik +23% YoY. NIM 6M26 naik ke level 8,7% (vs. 6M25: 8,6%). Adapun beban provisi pada 6M26 naik +35% YoY, sehingga CoC naik menjadi 4,4% (vs. 6M25: 4,1%), sejalan dengan guidance CoC FY26F manajemen sebesar 4,4–4,6%. Mansek mempertahankan rating BUY untuk ARTO.
|
|
|
$AKRA 6M26: laba bersih +21% YoY |
|
|
PT AKR Corporindo (AKRA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp774 miliar pada 2Q26 (+18% QoQ; +26% YoY), sehingga laba bersih selama 6M26 menjadi Rp1,4 triliun (+21% YoY). Hasil ini mencapai 52% dari estimasi FY26F konsensus. Performa AKRA pada 2Q26 didorong oleh penjualan lahan industri seluas 58 ha serta pertumbuhan laba kotor bisnis perdagangan dan distribusi. Pendapatan pada 2Q26 tercatat Rp18 triliun (+38% QoQ; +60% YoY), sehingga pendapatan selama 6M26 menjadi Rp31 triliun (+44% YoY), mencapai 61% dari estimasi FY26F konsensus. Mansek mempertahankan rating BUY untuk AKRA.
|
|
|
|
|
Pemegang saham PT MNC Energy Investments (IATA) , PT MNC Asia Holding (BHIT) , menjual ~340 juta (1,09%) saham IATA dengan harga Rp57/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp19 miliar. Transaksi dilakukan pada 17 – 20 Juli 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di IATA menjadi 5,74%.
|
|
|
$PGJO tambah armada tugboat dan tongkang
|
|
|
PT Bahtera Bumi Raya (PGJO) melalui entitas anaknya, Samudera Sejahtera Shipping, menerima penyerahan 1 unit tugboat SENTOSA 24001 dan 1 unit tongkang SENTOSA 3301 dari Merah Putih Shipyard dengan nilai transaksi total Rp62 miliar. Transaksi tersebut merupakan realisasi atas persetujuan RUPSLB 24 Desember 2025, terdiri atas tugboat senilai Rp21 miliar dan tongkang Rp41 miliar. Penambahan armada ini diharapkan meningkatkan kapasitas operasional Samudera Sejahtera Shipping di jasa pelayaran dan pengangkutan laut, sekaligus memperkuat volume usaha, sumber pendapatan, dan kinerja keuangan Bahtera Bumi Raya.
|
|
|
Triple Berkah Bersama ambil alih 34,56% $EPAC
|
|
|
Triple Berkah Bersama mengambil alih ~1,14 miliar (34,56%) saham PT Megalestari Epack Sentosaraya (EPAC) dari Drs. Ryan Permana dan Nessy Sarinda dengan harga Rp12/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp13,7 miliar. Transaksi ini diumumkan pada 23 Juli 2026. Setelah transaksi ini, Triple Berkah Bersama menjadi pengendali baru EPAC dan akan melaksanakan penawaran tender wajib.
|
|
|
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar