|
|
Research Mandiri Sekuritas · 1 Juli 2026 |
|
|
|
Indonesia pada Juni 2026 Mencatatkan Inflasi sebesar 3,34% YoY (vs. Mei-26: 3,08% YoY)
|
|
|
|
|
🌱 What's Growin' on Today |
|
Inflasi Indonesia Juni 2026 3,34% YoY
Pertamina turunkan harga BBM non-subsidi dan avtur mulai 1 Juli
OJK targetkan aturan demutualisasi BEI rampung dalam 3 bulan
UNTR buyback Rp2 T
HRUM siapkan pendanaan ekspansi nikel USD149 juta
DEWA kantongi kontrak jasa tambang Rp22 T selama 5 tahun
PTPP inbreng dua aset hotel senilai Rp547 M
HUMI beli 2 kapal tug boat Rp22,5 M
Dividend Update
|
|
|
|
|
Performa IHSG:
📊 Indeks Harga Saham Gabungan 5.695,12 +51,92 (+0,92%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Inflasi Indonesia Juni 2026 3,34% YoY
|
|
|
Indonesia pada Juni 2026 mencatatkan inflasi sebesar 3,34% YoY (vs. Mei-26: 3,08% YoY). Level ini masih berada dalam rentang target BI di level 1,5 – 3,5%. Level ini juga berada di atas estimasi konsensus sebesar 3,2%. Secara bulanan, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,44% MoM (vs. Mei-26: 0,28% MoM). Inflasi inti (core inflation) pada Juni 2026 tercatat sebesar 2,76% YoY (vs. Mei-26: 2,59%).
|
|
|
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-subsidi dan Avtur
|
|
|
Pertamina menurunkan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, serta avtur domestik per 1 Juli 2026. Pertamax Turbo turun menjadi Rp19.300/liter dari Rp20.750/liter, Pertamina Dex menjadi Rp21.150/liter dari Rp24.800/liter, dan Dexlite menjadi Rp19.700/liter dari Rp23.000/liter. Pertamax dan Pertamax Green tetap di Rp16.250/liter dan Rp17.000/liter, sementara avtur domestik Soekarno-Hatta turun menjadi Rp19.190/liter dari Rp22.190/liter.
|
|
|
OJK Targetkan Aturan Demutualisasi BEI dalam 3 Bulan
|
|
|
OJK menargetkan aturan demutualisasi BEI rampung dalam tiga bulan ke depan, dengan penyusunan POJK telah masuk program legislasi mendesak. Aturan tersebut akan mengubah bentuk BEI dari mutual menjadi demutual, membatasi kepemilikan mayoritas untuk menjaga independensi bursa, dan membuka peluang BEI mencetak profit serta membagikan dividen. IPO BEI juga berpotensi dilakukan pada tahap lanjutan.
|
|
|
|
|
|
|
$UNTR Buyback Rp2 Triliun
|
|
|
PT United Tractors (UNTR) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimum Rp2 triliun. Periode buyback direncanakan berlangsung selama 3 bulan dengan tanggal pelaksanaan pada 1 Juli 2026 – 30 September 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, sejalan dengan relaksasi yang diberikan oleh OJK.
|
|
|
$HRUM Siapkan Pendanaan Ekspansi Nikel
|
|
|
PT Harum Energy (HRUM) menyiapkan skema pendanaan melalui transaksi pinjaman afiliasi guna memperkuat ekspansi bisnis nikel, dengan tambahan likuiditas proforma sekitar USD149 juta dari pemegang saham minoritas di anak usaha. Pada fasilitas pertama, Aster Investasi Indonesia mengucurkan plafon hingga USD100 juta (~Rp1,8 triliun) ke Nickel Cobalt Asia, yang dialirkan ke Infei Metal Industry hingga USD30 juta dan Blue Sparking Energy hingga USD51 juta, serta sebagian untuk refinancing, sementara fasilitas kedua dari Tanjung Development Investment mencapai USD49 juta (~Rp875 miliar) untuk mendukung proyek Blue Sparking Energy. Seluruh pinjaman baru dibanderol bunga mengacu SOFR dengan tambahan margin sekitar 1,9–2,7% dan tenor hingga 2029–2030, sedangkan Perseroan juga merestrukturisasi pinjaman eksisting ke Westrong Metal Industry sebesar ~USD194,7 juta (~Rp3,5 triliun) menjadi satu perjanjian baru dengan bunga SOFR +2,6% dan jatuh tempo 31 Desember 2029.
|
|
|
$DEWA Kantongi Kontrak Jasa Tambang 5 Tahun |
|
|
PT Darma Henwa (DEWA) melalui anak usahanya, DH Kontraktama Batubara menandatangani Surat Penunjukan dan Perintah Kerja (SPPK) dengan Sebuku Sejaka Coal untuk pekerjaan jasa kontraktor utama di area tambang Pit SSC di Kalimantan Selatan, mencakup perencanaan, pembukaan lahan, pengupasan, penambangan hingga pengangkutan batubara. Nilai proyek diperkirakan mencapai sekitar Rp22 triliun dengan estimasi volume overburden hingga 55 juta bcm per tahun dan produksi batubara hingga 5 juta ton per tahun. Jangka waktu pelaksanaan proyek selama 5 tahun atau hingga berakhirnya izin konsesi.
|
|
|
$PTPP Inbreng Dua Aset Hotel Senilai Rp547 M
|
|
|
PT PP (PTPP) mengalihkan dua aset hotel, yakni Park Hotel Jakarta dan Prime Park Hotel Lombok kepada Hotel Indonesia Natour, sehingga total nilai transaksi mencapai sekitar Rp547 miliar, di mana nilai tersebut menjadi dasar penerbitan saham baru Seri C HIN kepada PP melalui skema inbreng. Perseroan menegaskan transaksi dilakukan untuk memberikan kepastian mekanisme realisasi nilai investasi, sekaligus memastikan nilai ekonomis aset tetap terjaga melalui konversi menjadi kepemilikan saham dan opsi pembelian kembali oleh pihak InJourney setelah syarat terpenuhi.
|
|
|
$HUMI Beli 2 Kapal Tug Boat Rp22,5 M
|
|
|
PT Humpuss Maritim Internasional (HUMI) melalui anak usaha Humpuss Transportasi Curah membeli 2 kapal tug boat (Noah VII dan VIII) dari Pelayaran Sumber Bahari untuk mendukung ekspansi bisnis. Nilai transaksi mencapai Rp22,5 miliar dengan pendanaan 80% dari bank dan sisanya dari internal perusahaan.
|
|
|
|
|
APII bagikan dividen Rp4/saham, setara dividend yield 2,1%. Cum date pada 3 Juli 2026, dengan pembayaran pada 24 Juli 2026.
MTEL bagikan dividen Rp25,6/saham, setara dividend yield 4,7%. Cum date dan pembayaran belum diumumkan.
ASDM bagikan dividen Rp32/saham, setara dividend yield 5,9%. Cum date pada 6 Juli 2026, dengan pembayaran pada 30 Juli 2026.
SGRO bagikan dividen Rp193/saham, setara dividend yield 7,7%. Cum date pada 6 Juli 2026, dengan pembayaran pada 28 Juli 2026.
PBSA bagikan dividen Rp60/saham, setara dividend yield 8%. Cum date dan pembayaran belum diumumkan.
TRUS bagikan dividen Rp60/saham, setara dividend yield 15,4%. Cum date pada 6 Juli 2026, dengan pembayaran pada 30 Juli 2026.
|
|
|
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar