|
|
Research Mandiri Sekuritas · 10 Juli 2026 |
|
|
|
Pemerintah Dorong Pelaku Tambang Gunakan B50, RKAB Terancam Ditinjau
|
|
|
|
|
🌱 What's Growin' on Today |
|
Pemerintah dorong pelaku tambang gunakan B50, RKAB terancam ditinjau
Mandatori B50 dorong konsumsi CPO hingga 17 juta ton dan hemat impor energi
Pembicaraan teknis AS–Iran tetap berlanjut meski saling serang
ADRO catat ekspor perdana aluminium 35 ribu ton pada Juni 2026
AHAP right issue Rp175 M, potensi dilusi 41,67%
PGEO mulai pengeboran sumur eksplorasi proyek Lumut Balai Unit 3
SSIA optimistis target penjualan lahan industri 2026 tercapai
ASPI negosiasi pengambilalihan oleh GMP Group Investama
PRDL bidik pertumbuhan pendapatan dan laba dua digit pada 2026
|
|
|
|
|
Performa IHSG:
📊 Indeks Harga Saham Gabungan 5.924,36 +11,92 (+0,2%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pemerintah dorong pelaku tambang gunakan B50
|
|
|
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa pemerintah mendorong pelaku usaha, terutama di sektor pertambangan, untuk menggunakan BBM B50 dalam kegiatan operasional seiring peluncuran program biodiesel berbasis sawit tersebut. Pemerintah juga menyiapkan peninjauan RKAB bagi pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak mematuhi kebijakan itu.
|
|
|
Mandatori B50 dorong konsumsi CPO hingga 17 juta ton
|
|
|
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa penerapan mandat biodiesel B50 akan meningkatkan konsumsi CPO menjadi 16,3 juta-17 juta ton dari 15,2 juta ton, seiring upaya pemerintah menekan ketergantungan pada impor solar. Program yang mulai diluncurkan pekan lalu itu diperkirakan memangkas nilai impor energi hingga Rp170 triliun pada 2026, lebih tinggi dari penghematan sekitar Rp133 triliun pada 2025, sementara kebutuhan fatty acid methyl ester naik ke 16,7 juta-18 juta kiloliter. Pelaku usaha diberi waktu hingga akhir September untuk menghabiskan stok B40, sedangkan pemerintah masih menyiapkan tambahan kuota biodiesel untuk implementasi penuh program B50.
|
|
|
Pembicaraan teknis AS–Iran tetap berlanjut
|
|
|
Bloomberg melaporkan bahwa pembicaraan teknis AS–Iran tetap berlanjut meski terjadi saling serang selama 2 hari yang menekan gencatan senjata sementara. Pejabat AS menyebut pihaknya masih berkomitmen mencari solusi dengan Iran, meski progres negosiasi terkait Selat Hormuz, aset Iran yang dibekukan, dan program nuklir masih terbatas.
|
|
|
|
|
|
|
$ADRO catat ekspor perdana aluminium 35 ribu ton
|
|
|
PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO) melalui Kalimantan Aluminium Industry mencatat ekspor perdana aluminium pada Juni 2026 dengan volume total 35.063 ton, terdiri dari 31.494 ton ke Amerika Serikat dan 3.569 ton ke Korea Selatan. Ekspor ini terjadi saat pembeli global mencari pasokan alternatif di tengah gangguan suplai dari kawasan Teluk, sementara pengiriman ke Amerika Serikat dibeli Mercuria dan pengiriman ke Korea Selatan dibeli Vitol. Alamtri menargetkan penjualan aluminium ingot hingga 350.000 ton pada 2026 untuk pasar domestik dan ekspor.
|
|
|
$AHAP right issue Rp175 M, potensi dilusi 41,67%
|
|
|
PT Asuransi Harta Aman Pratama (AHAP) akan melakukan right issue hingga sebanyak 3,5 miliar saham baru, dengan harga pelaksanaan Rp50/saham dan rasio 7:5, sehingga dana yang dihimpun mencapai maksimum Rp175 miliar serta efek dilusi maksimum 41,67%. Pengendali Perseroan, Asuransi Central Asia, dengan kepemilikan 62,58% menyatakan akan melaksanakan seluruh right miliknya sebanyak ~2,19 miliar right senilai ~Rp109,5 miliar, melalui konversi pinjaman subordinasi Rp30 miliar dan sisanya tunai ~Rp79,5 miliar. Tidak terdapat pembeli siaga, sehingga sisa saham setelah pemesanan tambahan secara proporsional tidak akan dikeluarkan dari portepel. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja, sekaligus mendukung pemenuhan ketentuan ekuitas minimum perusahaan asuransi sebesar Rp250 miliar paling lambat 31 Desember 2026. Cum right dijadwalkan pada 22 September 2026, sedangkan periode perdagangan dan pelaksanaan berlangsung pada 28 September – 2 Oktober 2026.
|
|
|
$PGEO mulai bor sumur eksplorasi Lumut Balai Unit 3 |
|
|
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO) , Ahmad Yani, mengatakan perseroan telah memulai pengeboran sumur eksplorasi pertama proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 di Muara Enim, Sumatra Selatan, melalui sumur LMB 19-3, dengan target kedalaman 2.500 meter dan estimasi durasi pengeboran sekitar 44 hari. Proyek yang ditargetkan beroperasi pada 2030 itu akan menambah kapasitas listrik bersih sebesar 55 MW, sekaligus menjadi bagian dari roadmap jangka panjang perseroan menuju potensi kapasitas panas bumi 3 GW dan penguatan sistem kelistrikan di wilayah Sumatra.
|
|
|
$ASPI nego pengambilalihan oleh GMP Group Investama
|
|
|
PT Andalan Sakti Primaindo (ASPI) mengumumkan negosiasi rencana pengambilalihan oleh PT GMP Group Investama atas sebanyak-banyaknya 349,995 juta saham ASPI milik PT Andalan Sakti Inti. Nilai akhir transaksi dan jadwal penyelesaian masih dalam pembahasan, sementara PT GMP Group Investama akan menjadi pengendali baru dan melaksanakan tender offer wajib setelah transaksi selesai.
|
|
|
$PRDL bidik pertumbuhan pendapatan dan laba dua digit
|
|
|
Direktur Utama PT Prodia Diagnostic Line (PRDL) , Cristina Sandjaja, mengatakan perseroan membidik pertumbuhan dua digit untuk pendapatan dan laba bersih pada 2026, setelah pada 2025 membukukan pendapatan Rp74,4 miliar (+27% YoY) dan laba bersih Rp16,9 miliar (+70,7% YoY). Target tersebut ditopang peluncuran produk diagnostik baru pada 2H26, perluasan jaringan distribusi ke sekitar 200 kabupaten/kota yang belum terjangkau, serta peluang permintaan dari sektor kesehatan pemerintah dan program skrining nasional.
|
|
|
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar