| OCT 12 |
Senin · 20:00 WIB · Stockbit Class
Stockbit Class : Techincal Session on Desktop
|
|
|
|
|
| Oct 19 |
Senin · 20:00 WIB · Stockbit Class
Stockbit Class with Stockbiz
|
|
|
|
|
Reformasi Pasar Modal Jalan Terus, Tapi Kepercayaan Investor yang Diuji
|
BEI dan OJK sedang melakukan sejumlah perubahan regulasi untuk memperbaiki mekanisme perdagangan, transparansi kepemilikan, free float, dan pengawasan pasar, namun perubahan yang datang berdekatan dengan tekanan harga saham membuat sebagian investor mempertanyakan konsistensi aturan. BEI mencabut kriteria 1, 6, 7, dan 10 dari aturan Pemantauan Khusus/FCA efektif 28 September 2026, dan batas harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 juga mulai berlaku, sehingga saham berharga rendah tidak lagi memiliki "lantai" Rp50. Selanjutnya terdapat rencana OJK membuka opsi investasi luar negeri hingga maksimal 20% portofolio dana pensiun disebut sebagai batas maksimum yang dapat dimanfaatkan secara selektif, bukan perintah memindahkan aset ke luar negeri. Yang dipersoalkan bukan perubahan aturannya, melainkan bagaimana perubahan itu dikomunikasikan, kapan diberlakukan, dan apakah masa transisinya memberi investor waktu cukup untuk memahami dampaknya. Untuk lebih lanjut mengenai artikel yang ditulis oleh Indra619, bisa dicek di sini.
|
|
|
|
Iran–AS, Minyak, dan Rupiah 18.000: Siapa yang Duluan Dapat Inflow?
|
Pasar sedang bergerak mengikuti headline negosiasi Iran–AS, dengan rantai keterkaitan dari minyak, yield UST, dolar, rupiah, hingga flow asing. Kabar pelonggaran sanksi AS dan penghentian pengayaan uranium Iran sama-sama sudah dibantah kedua pihak, dan negosiasi masih berlangsung lewat mediator Qatar. Minyak yang tinggi mendorong yield UST 10Y naik dan menekan rupiah ke Rp17.982, nyaris menyentuh Rp18.000. SBN masih mencatat inflow asing sekitar Rp2,4 triliun sepanjang September, sementara saham justru net sell asing sekitar Rp105 triliun year-to-date, dengan SBN diperkirakan lebih dulu menarik minat asing jika UST turun sebelum saham big bank menyusul. Dua skenario dipetakan: jika damai Iran-AS terkonfirmasi membuat rupiah menjauh dari 18.000, sedangkan gagal/status quo berisiko mendorong rupiah tembus 18.000 hingga 18.200–18.400. Posisi pagi ini dinilai lebih dekat ke skenario kedua, tercermin dari IHSG kemarin ditutup 6.147 (-1,51%) dengan net sell asing Rp1,13 triliun. Argountuksaham memetakan rantai dampak Iran–AS ke pasar Indonesia secara lengkap, baca selengkapnya di sini.
|
|
|
|
Short Selling Kembali Aktif 1 Oktober 2026, Yang Wajib Kamu Pahami Sebelum Masuk :
|
Short selling kembali diaktifkan oleh BEI secara bertahap mulai 1 Oktober 2026, setelah hampir enam tahun dihentikan. Mekanisme ini memungkinkan investor menjual saham yang belum dimiliki dengan cara meminjam saham terlebih dahulu, kemudian membelinya kembali saat harga turun untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga. Namun, short selling memiliki risiko yang jauh lebih besar dibanding transaksi saham biasa karena potensi kerugian tidak terbatas, terutama ketika harga saham justru naik. Pada tahap awal, short selling hanya berlaku untuk ASII, BBCA, BRPT, BUMI, dan INDF, dengan akses melalui sekuritas tertentu dan berbagai persyaratan, termasuk rekening khusus serta jaminan awal. Investor juga wajib menjaga rasio jaminan; jika turun hingga batas tertentu dapat terjadi margin call hingga forced buy. Selain itu, terdapat aturan uptick rule, kuota transaksi per Anggota Bursa, serta kewajiban menutup posisi di hari yang sama untuk IDSS. Dengan berbagai ketentuan dan risiko tersebut, short selling bukan sekadar strategi untuk mencari keuntungan dari penurunan harga, tetapi membutuhkan pemahaman mekanisme, modal yang memadai, serta manajemen risiko yang disiplin. Ingin tahu detail lengkap dari tulisan klinikporto, baca selengkapnya disini.
|
|
|
|
|
✨ ASPIRING STOCKBITOR TO FOLLOW
|
|
|
|
Stockbitor ariefhidatayst aktif posting di Stockbit Stream seputar hal-hal dari pergerakan market sampai analisa teknikal mendalam. Tulisan-tulisan ariefhidayatst cocok untuk investor yang memiliki ketertarikan pada analisa teknikal dan ingin memperhatikan pergerakan market. Cek profilnya selengkapnya di sini!
|
|
|
|
Husin Ali (husin1030) memiliki gaya trading yang menggabungkan bandarmology, technical analysis, dan fundamental, dengan banyak membahas broker activity, akumulasi-distribusi, foreign flow, volume, serta pergerakan harga dan supply-demand. Ia juga mempertimbangkan fundamental seperti valuasi, dividen, cash flow, prospek bisnis, GCG, dan kondisi makro untuk membaca momentum serta menentukan timing entry dan exit. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang husin1030, dapat cek di sini.
|
|
|
|
Kris (buildportosaham) memiliki gaya investasi swing dengan pendekatan yang mengutamakan analisis fundamental dan aksi korporasi. Latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dengan konsentrasi Finance turut mendukung pendekatannya dalam membedah bisnis dan fundamental perusahaan secara lebih mendalam. Kenali profilnya lebih dekat di sini.
|
|
|
|
Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital (“Stockbit”), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Semua informasi yang dikirimkan oleh Stockbit menggunakan platform resmi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”.
©Stockbit Sekuritas, RDTX Square, Jakarta Selatan 12930
Want to change how you receive these emails? Unsubscribe Here
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar