Selasa, 23 Juli 2024

Integrasikan Infrastruktur, PGAS Tingkatkan Pemanfaatan Gas hingga 70 BBTUD di Jawa Tengah

View this email in your browser


US Market – S S&P 500 ditutup melemah pada hari Selasa. Pelaku pasar lebih berhat-hati menjelang pendapatan kuartalan dari beberapa perusahaan teknologi besar. Dow Jones Industrial Average turun 57 poin, atau 0,1%, sedangkan S&P 500 turun 0,2%, dan NASDAQ Composite turun 0,1%. (Investing)
Berita Global
PGAS - PT PGN Tbk (PGAS) selaku Subholding Gas Pertamina terus meningkatkan pemanfaatan gas bumi melalui integrasi infrastruktur gas bumi di wilayah Jawa Tengah (Jateng). Dengan integrasi infrastruktur, penyaluran gas semakin meningkatkan dari 48 BBTUD menjadi 60-70 BBTUD. Salah satu pendukung integrasi infrastruktur di Jawa Tengah adalah hasil kolaborasi Pemerintah melalui APBN yaitu fasilitas Onshore Receiving Facility (ORF) Tambak Rejo dan badan usaha melalui jaringan distribusi Jawa Tengah. Fasilitas ORF ini dioperasikan oleh afiliasi Subholding Gas PGN yakni PT Pertamina Gas (Pertagas). Gas bumi mengalir dari PEP Jambaran Tiung Biru melalui Pipa Gresik - Semarang (Gresem) yang secara teknis dikelola tekanan dan pembagiannya di ORF Tambak Rejo menuju pembangkit listrik IP Tambak Lorok dan industri komersial rumah tangga di Semarang - Demak. Selanjutnya, gas juga mengalir menuju KIT Batang dan Kawasan Ekonomi Khusus Kendal sebagai optimalisasi pemanfaatan Pipa Cirebon Semarang Tahap I (Pipa Cisem I), termasuk melayani ke Kawasan Industri (KI) Tambak Aji serta KI Wijaya Kusuma. (Idxchannel)

KKGI - Resources Alam Indonesia (KKGI) per 30 Juni 2024 mencatat laba bersih USD30,14 juta. Surplus 10 persen dari edisi sama tahun lalu senilai USD27,38 juta. So, laba per saham dasar menjadi USD0,0063 dari sebelumnya hanya USD0,0059. Pendapatan usaha USD191,37 juta, menanjak 8,28 persen dari episode sama tahun lalu USD176,72 juta. Beban pokok pendapatan USD123,02 juta turun tipis dari sebelumnya USD133,29 juta. Laba kotor terakumulasi senilai USD68,35 juta, melejit 57 persen dari posisi sama tahun lalu USD43,43 juta. Beban penjualan USD13,58 juta, bengkak 805 persen dari posisi sama tahun lalu USD1,50 juta. Beban umum dan administrasi USD7,84 juta, bertambah 44 persen dari edisi sama 2023 senilai USD5,42 juta. Total beban usaha USD21,43 juta, bengkak 209 persen dari posisi sama tahun lalu USD6,93 juta. Laba usaha tercatat USD46,91 juta, melambung 28 persen dari fase sama tahun lalu USD36,49 juta. Pendapatan keuangan USD717,11 ribu, naik tipis dari USD649,03 ribu. Beban keuangan USD249,63 ribu, susut dari USD265,63 ribu. Rugi selisih kurs USD1,69 juta, bengkak 1.226 persen dari surplus USD153,50 ribu. (EmitenNews)

BOBA - Formosa Ingredient (BOBA) per 30 Juni 2024 membukukan laba Rp7,11 miliar. Melejit 120 persen dari periode sama tahun sebelumnya hanya Rp3,23 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham dasar naik menjadi Rp6 dari sebelumnya Rp3. Penjualan tercatat Rp83,73 miliar, surplus 34 persen dari episode sama tahun lalu Rp62,12 miliar. Beban pokok penjualan Rp59,02 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp48,46 miliar. Laba kotor terkumpul Rp24,70 miliar, melejit 80 persen dari fase sama tahun lalu Rp13,65 miliar. Beban usaha Rp14,90 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp11,04 miliar. Laba operasi Rp9,79 miliar, melambung 276 persen dari posisi sama tahun lalu Rp2,60 miliar. Pendapatan keuangan Rp154,16 juta, surplus 203 persen dari Rp50,73 juta. Beban keuangan Rp29,84 juta, susut dari Rp38,21 juta. Pendapatan lain-lain Rp616,19 juta, anjlok 90 persen dari Rp1,63 miliar. Beban lain-lain Rp1,31 miliar, bengkak dari Rp95,50 juta. Laba sebelum pajak penghasilan Rp9,22 miliar, melesat 122 persen dari edisi sama tahun lalu Rp4,15 miliar. Laba tahun berjalan Rp7,11 miliar, meroket dari Rp3,23 miliar. (EmitenNews)

Rekomendasi Saham Hari Ini: Rabu, 24 Juli 2024

Catatan: Day Trade: untuk 1 hari. *rekomendasi baru. **SMALL CAP / 2nd& 3rd liner adalah saham saham yang dikategorikan yang mempunyai kapitalisasi yang kecil, cenderung mempunyai volatilitas yang tinggi dengan volume yang Relative kecil dan tingkat resiko yang sangat besar. "S" termasuk saham Syariah. Entry price: merupakan harga penutupan pada saat hari pertama rekomendasi di buat.*
Raih Cuanmu Sekarang!
Disclaimer: Rekomendasi saham, berita kondisi pasar terkini, dan prospek pasar ke depan merupakan sebuah informasi dan proyeksi yang disampaikan kepada nasabah. Keputusan investasi nasabah yang bersumber dan didasarkan dari informasi ini merupakan keputusan dan tanggungjawab sepenuhnya dari nasabah yang bersangkutan, termasuk apabila terjadi kerugian yang mungkin timbul akibat keputusan tersebut.
Share Share
Tweet Tweet
Share Share
Forward Forward
Ikuti kelas investasi gratis, diskusi kondisi pasar terbaru di forum, dan riset saham terkini, hanya di MOST
DOWNLOAD APP
 
IKUTI KAMI
Twitter
Facebook
Instagram
LinkedIn
YouTube
PT Mandiri Sekuritas memiliki izin pialang saham melalui SK Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) No. 12 Tahun 1992 dan izin penjamin emisi melalui SK Bapepam No. 13 Tahun 1992. PT Mandiri Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). serta dijamin oleh Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF).

Informasi terkait Notasi Khusus dan Papan Akselerasi dapat diakses melalui: 
https://www.most.co.id/tips-investasi/notasi-khusus-papan-akselerasi

HUBUNGI KAMI:
Care Center: 14032
Email: care_center@mandirisekuritas.co.id
WA: 081533314032
 
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog