Jumat, 15 Agustus 2025

☕Pengaruh Inflasi AS Rendah untuk Fed Rate hingga Strategi Yang Tepat di Market Bullish

Simak ulasan Voice of Community Stockbit Stream Pekan Ini!
open

Voice of Community

Halo Stockbitor! 👋

Di Sabtu pagi yang cerah ini ☕, Stockbit merangkum pandangan dan opini dari teman-teman komunitas di Stockbit Stream seputar rencana investasi, tips & trik, kondisi pasar, hingga tren yang sedang ramai diperbincangkan untuk menemani weekend kamu.

💡Idea from Community

@Yanuard

Inflasi AS Bulan Juli Rendah, Apa Implikasinya ke Fed Rate?

Inflasi AS bulan Juli tercatat hanya 2,7%, memicu ekspektasi 96% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada September. Namun, menurut Taimur Baig dari DBS Bank, angka rendah ini bersifat sementara karena dampak tarif impor baru belum sepenuhnya terasa dan baru akan memukul harga 6–12 bulan ke depan. Dalam tulisan terbarunya, Yanuard memaparkan bagaimana jeda waktu ini memberi ruang bagi The Fed untuk memangkas bunga beberapa kali, tapi juga menyimpan risiko inflasi melonjak di 2026 saat suku bunga sudah rendah—potensi jebakan yang bisa mempercepat de-dolarisasi. Disertai analisis dampaknya bagi emas dan pasar emerging market seperti IHSG. Yuk simak ulasan selengkapnya dalam tulisan berikut ini!

 

@Teddyed

Kalau Strategimu Salah, Bullish Pun Bisa Bikin Boncos


Dalam trading, waktu untuk menyerang dan bertahan menentukan hasil akhir. Ketika IHSG bullish, momentum adalah segalanya—masuk cepat ke saham yang baru mulai melaju, keluar saat kecepatannya menurun, dan hindari mengejar reli yang sudah lewat. Begitu pasar mulai sideways atau turun, strategi pun berganti: masuk di koreksi wajar pada saham dengan prospek, lalu tunggu momentumnya matang. Banyak trader kehilangan peluang atau bahkan menghapus untung sebelumnya hanya karena tetap memakai strategi lama di pasar yang sudah berubah. Mau tahu bagaimana cara membaca momentum dan menghindari jebakan di setiap fase pasar? Temukan jawabannya di sini!

@Amarabeatrice

Alasan Investor Institusi Menyukai Sektor Kesehatan

Sektor kesehatan kian dilirik investor institusi karena dianggap mampu menawarkan keseimbangan antara ketahanan dan peluang pertumbuhan. Rumah sakit misalnya, memiliki volatilitas rendah namun tetap memberikan imbal hasil menarik jika disesuaikan dengan risiko. Didukung tren jangka panjang seperti meningkatnya jumlah penduduk lansia, minimnya penetrasi layanan, dan investasi infrastruktur kesehatan, sektor ini dipandang punya prospek cerah di masa depan. Penasaran dengan analisis dan data yang lebih detail? Temukan jawabannya di tulisan amarabeatrice berikut ini!


✨Aspiring Stockbitor to Follow

@Calvinkurniawan

Calvin adalah investment analyst yang mengadaptasi gaya value, growth dan quality investing. Di Stockbit Stream, ia tak hanya membagikan hasil analisa berbagai emiten yang listing di pasar modal indonesia tapi juga luar. Calvin juga tak jarang membagikan pandangan dan opini seputar fundamental dan psikologi investing. 

View Profile

@Yansendoang


Yansendoang yang akrab dipanggil Yansen merupakan value investor yang mulai terjun ke pasar modal sejak 2017. Di Stockbit Stream, ia aktif membagikan tulisan mengenai tren yang perlu diperhatikan dari sebuah emiten, kinerja laporan keuangan serta perkembangan dan analisis makro ekonomi.


View Profile

@Ayahinvestor


Ayahinvestor atau biasa dipanggil Rimba adalah seorang value investor yang fokus dengan fundamental serta story dari perusahaan yang diinvestasikan. Di Stockbit Stream, Rimba biasa membagikan tulisan seputar fundamental dan value investing. Penasaran dengan tulisan lainnya? Baca selengkapnya di sini!


View Profile

Bantu Stockbit Jadi Komunitas yang Suportif

Ingatlah untuk selalu mengikuti House Rules ketika membagikan ide, komentar, serta berinteraksi dengan Stockbitor lainnya di Stream.

Bila ada pertanyaan, silakan hubungi kami:

Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog