| Research Mandiri Sekuritas · 29 September 2025 | |
|
| Menkeu Tidak Menaikkan Tarif Cukai Rokok di 2026 |
|
| | ๐ฑ What's Growin' on Today |
| Cukai rokok 2026 tidak naik BBNI 8M25: Laba bersih -6% YoY MDKA 6M25: rugi bersih USD16 juta INET rights issue Rp3,2 T, disertai waran Rp922 M UNTR dividen interim yield 2,2% WSKT jual Waskita Sangir Energi Rp180 M |
|
| | Performa IHSG:
๐ Indeks Harga Saham Gabungan 8.123,25 +23,91 (+0,3%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | ๐ฌ Cukai Rokok 2026 Tidak Naik |
| | Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memutuskan tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok di 2026. Untuk mengejar target penerimaan 2026, Purbaya akan memperketat penegakan hukum. |
|
| | | ๐ฆ $BBNI 8M25: Laba Bersih -6% YoY | |
| PT Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatat laba bersih (bank only) Rp1,5 triliun pada Agustus 2025 (-11% MoM; -10% YoY), sehingga laba bersih (bank only) selama 8M25 menjadi Rp13,4 triliun (-6% YoY). Performa didorong peningkatan cost of funds, beban operasional, dan beban provisi. PPOP pada 8M25 -4% YoY, NIM turun menjadi 3,8% (vs. 8M24: 4,1%). Beban provisi naik menjadi Rp4,7 triliun (+4% YoY), sehingga CoC turun ke 0,9% (vs. 9M24: 1,0%). Kredit +8% YoY dengan DPK +17% YoY. |
|
| ๐ $MDKA 6M25: Rugi Bersih USD16 Juta | |
| PT Merdeka Copper Gold (MDKA) mencatat rugi bersih sebesar USD12,1 juta pada 2Q25 (vs. 1Q25: -USD3,7 juta; 2Q24: +USD2,7 juta), sehingga selama 6M25 mencatatkan rugi bersih USD15,8 juta (vs. 6M24: -USD12,5 juta). Kinerja yang kuat dari segmen emas diimbangi oleh hasil yang lebih lemah di segmen tembaga dan nikel. Penurunan pendapatan nikel terutama disebabkan oleh penurunan produksi NPI, menyusul maintenance smelter RKEF terjadwal dan penghentian sementara di pabrik HGNM. Pendapatan pada 2Q25 tercatat USD352 juta (-30% QoQ; -36% YoY), sehingga pendapatan selama 6M25 menjadi USD855 juta (-22% YoY). |
|
| ๐ $INET Rights Issue Disertai Waran |
| | PT Sinergi Inti Andalan Prima (INET) mengumumkan rencana rights issue maksimum ~12,8 miliar saham baru, dengan efek dilusi ~57%. Rasio rights issue 3:4. Harga pelaksanaan rights issue Rp250/saham, sehingga potensi dana Rp3,2 triliun. Periode perdagangan dan pelaksanaan rights issue pada 1–5 Desember 2025. Pengendali INET, PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara, akan melaksanakan seluruh haknya sejumlah ~Rp1,8 triliun, serta menjadi pembeli siaga. INET juga akan menerbitkan 3 miliar waran yang menyertai saham baru hasil right issue, dengan rasio 25:6. Harga pelaksanaan waran Rp300/saham, sehingga potensi dana ~Rp922 miliar. Masa berlaku waran pada 3 Juni 2026 – 2 Juni 2028. |
|
| ๐ฐ $UNTR Dividen Interim Yield ~2,2% | |
| PT United Tractors (UNTR) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp567/saham, setara dividend yield 2,2% berdasarkan penutupan UNTR pada Jumat (26/9) di Rp26.350/saham. Cum date pada 7 Oktober 2025, dengan pembayaran pada 24 Oktober 2025. |
|
| ๐️ $WSKT Jual Waskita Sangir Energi Rp180 M | |
| PT Waskita Karya (WSKT) melalui anak usahanya, akan menjual kepemilikannya sebesar 94,7% di PT Waskita Sangir Energi senilai ~Rp180 miliar. Saham tersebut akan dijual kepada PT Shalawat Power, yang merupakan pemegang eksisting 5,3% PT Waskita Sangir Energi. Divestasi ini merupakan upaya restrukturisasi demi menjaga keberlanjutan operasional grup Waskita. Transaksi dilakukan efektif pada 26 September 2025. |
|
| |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar