Jumat, 13 Februari 2026

๐Ÿ”ต Danantara Pastikan Tidak Ada BUMN IPO pada 2026

Research Mandiri Sekuritas · 13 Februari 2026 

Danantara Pastikan Tidak Ada BUMN yang IPO pada 2026

๐ŸŒฑ What's Growin' on Today

  • SKK Migas percepat proyek LNG Abadi Masela dan Tangkulo

  • Danantara pastikan tidak ada BUMN IPO pada 2026

  • Rusia siapkan proposal kemitraan ekonomi dengan AS

  • MEDC siapkan ekspansi agresif di Asia Tenggara dan Timur Tengah

  • GIAA targetkan jadi induk holding maskapai BUMN 1Q26

  • UNTR telah selesaikan akuisisi Tambang Emas Doup dari PSAB

  • SMDR siapkan capex USD200 juta

  • KIJA resmikan pabrik mini LNG USD17 juta

  • SPRE jalin kerja sama strategis dengan RedDoorz

Market Recap

Performa IHSG:


๐Ÿ“Š Indeks Harga Saham Gabungan 8.212,27 -53,08 (-0,64%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

๐Ÿ’Š Healthcare

-0,96%

⛰️ Basic Materials

-1,06%

๐Ÿ’ฐ Financials

-0,68%

๐Ÿš‚ Transportations

+1,66%

๐Ÿ’ป Technology

-0,61%

๐Ÿ” Non-Cyclicals

-0,56%

๐Ÿญ Industrials

+0,81%

⚡️ Energy

+1,32%

๐Ÿ‘— Cyclicals

+0,95%

๐Ÿ—️ Infrastructures

-1,23%

๐Ÿ  Properties

-0,28%

Macro Moves

SKK Migas Percepat Proyek LNG Abadi Masela

SKK Migas mempercepat proyek LNG Abadi di Masela dan Lapangan Tangkulo di Blok South Andaman sebagai bagian dari upaya memenuhi target produksi migas nasional pada 2029. Proyek Abadi ditargetkan groundbreaking sebelum Lebaran, dengan kapasitas 9,5 juta ton LNG per tahun. Sedangkan Lapangan Tangkulo 1 di WK South Andaman memiliki potensi sekitar 1 triliun kaki kubik gas. 

Danantara Pastikan Tidak Ada BUMN IPO pada 2026

COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan tidak ada entitas BUMN yang akan IPO pada 2026. 

Rusia Siapkan Proposal Kemitraan Ekonomi dengan AS

Bloomberg mengabarkan bahwa Rusia menyiapkan proposal kemitraan ekonomi luas dengan AS, termasuk wacana kembali menggunakan sistem penyelesaian transaksi berbasis USD sebagai bagian dari agenda perdamaian Ukraina. Terdapat potensi kerja sama di sektor gas, minyak offshore, dan bahan baku strategis, yang dinilai dapat melemahkan kedekatan ekonomi Rusia–China. 

Ticker Talk

$MEDC Siapkan Ekspansi Agresif di Asia Tenggara 

Direktur Utama PT Medco Energi Internasional (MEDC) , Hilmi Panigoro, mengatakan MEDC menyiapkan ekspansi agresif di Asia Tenggara dan Timur Tengah untuk mengejar target produksi 170.000 BOEPD pada 2026, level tertinggi dalam sejarah perusahaan. Percepatan pengembangan blok Sakakemang ditargetkan memungkinkan pengiriman gas pertama pada akhir 2027. 

$GIAA Targetkan jadi Induk Holding Maskapai BUMN

COO Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa PT Garuda Indonesia (GIAA) ditargetkan menjadi induk holding maskapai BUMN pada 1Q26, membawahi Citilink dan Pelita Air sesuai rencana konsolidasi Danantara. Proses dan opsi ini masih dikaji bersama Pertamina selaku pemegang saham Pelita Air. 

$UNTR Selesaikan Akuisisi Tambang Emas Doup $PSAB

PT United Tractors (UNTR) mengumumkan telah menyelesaikan akuisisi Tambang Emas Doup dari PT J Resources Asia Pasifik (PSAB) pada 11 Februari 2026. Sebelumya, transaksi ini telah diumumkan pada September 2025. 

$SMDR Siapkan Capex USD200 Juta

Direktur Utama PT Samudera Indonesia (SMDR) , Bani Mulia, mengatakan SMDR mengalokasikan capex USD200 juta (~Rp3,4 triliun) pada 2026. Bani menyebut permintaan pengiriman masih tinggi sehingga perluasan kapasitas menjadi prioritas. Saat ini, sebanyak 6–8 kapal baru sedang dipesan, meliputi 3-5 kapal petikemas, 2 kapal chemical tanker, serta 1 kapal LNG yang sedang dikaji. SMDR juga membangun dan mengembangkan infrastruktur darat, termasuk terminal peti kemas Patimban dan menyiapkan pembangunan galangan kapal di Madura.

$KIJA Resmikan Pabrik Mini LNG USD17 Juta

PT Jababeka (KIJA) melalui anak usahanya Likuid Nusantara Gas resmi mengoperasikan pabrik mini LNG di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), dengan nilai investasi sekitar ~USD17 juta atau setara ~Rp270 miliar. Fasilitas berkapasitas 2,5 MMSCFD ini diharapkan memperkuat bisnis infrastruktur perusahaan dan mendukung substitusi LPG melalui penyediaan energi industri yang lebih efisien dan rendah emisi. Fasilitas ini dikembangkan melalui skema joint venture, dengan Jababeka Infrastruktur memegang 60% saham dan dua pemilik lainnya masing masing 20%.

$SPRE Jalin Kerja Sama Strategis dengan RedDoorz

PT Soraya Berjaya Indonesia (SPRE) menjalin kerja sama strategis dengan RedDoorz untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat kinerja bisnis nasional. Kolaborasi ini mencakup dukungan operasional serta pengembangan jaringan RedDoorz melalui penyediaan produk dan layanan berkelanjutan. 

Transaksi Saham di Sini
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog