| Research Mandiri Sekuritas · 12 Desember 2025 | |
|
| OJK Resmi Beri Relaksasi Bagi Debitur Terdampak Bencana Sumatra |
|
| | π± What's Growin' on Today |
| OJK resmi beri relaksasi bagi debitur terdampak bencana Sumatra Danantara tandatangani MoU dengan Jordan Investment Fund KPPU berikan peringatan terkait isu merger GOTO dan Grab DEWA revisi buyback jadi Rp950 M, dan eksekusi buyback 0,91% Rp160 M Pengendali tambah 8% SSMS Rp1,2 T KPIG private placement Rp250 M Pemegang saham tambah IATA 4% Rp126 M Pemegang saham tambah 1,73% ASRI |
|
| | Performa IHSG:
π Indeks Harga Saham Gabungan 8.660,5 +40,02 (+0,46%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | OJK Resmi Beri Relaksasi bagi Bencana Sumatra |
| | OJK resmi memberikan relaksasi atau perlakuan khusus bagi debitur yang terdampak bencana di Sumatra. Kebijakan relaksasi ini berlaku 3 tahun sejak 10 Desember 2025. Kebijakan ini ditetapkan melalui RDK OJK, mengacu pada POJK 19/2022. Secara umum, terdapat 3 bentuk keringanan yang diberikan. Pertama, penilaian kualitas kredit berbasis ketepatan pembayaran untuk plafon maksimal Rp10 miliar. Kedua, penetapan kualitas lancar bagi kredit yang direstrukturisasi baik sebelum maupun setelah terdampak bencana. Ketiga, pemberian kredit baru bagi debitur terdampak, dengan penetapan kualitas kredit secara terpisah. |
|
| MoU Danantara dengan Jordan Investment Fund |
| | Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Jordan Investment Fund untuk menjajaki peluang investasi strategis di Yordania. Kerja sama ini membuka peluang penjajakan co-investment di sektor prioritas seperti infrastruktur, transportasi, transisi energi, dan proyek berbasis teknologi, serta membuka ruang untuk pengembangan proyek bersama dan pertukaran pengetahuan. |
|
| KPPU Beri Peringatan Isu Merger $GOTO & Grab |
| | Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memberikan peringatan terkait isu merger antara PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dan Grab Indonesia. Ketua KPPU, Fanshurllah Asa, menegaskan bahwa pihak-pihak yang terlibat di dalam potensi merger tersebut harus berhati-hati dan melibatkan KPPU. Jika proses merger dilakukan tanpa persetujuan KPPU dan dinilai berpotensi mengganggu persaingan, KPPU memiliki kewenangan untuk membatalkan transaksi tersebut. |
|
| | | $DEWA Umumkan Revisi dan Eksekusi Buyback | |
| PT Darma Henwa (DEWA) mengumumkan revisi rencana buyback saham, dari sebelumnya senilai maksimum Rp1,66 triliun menjadi Rp950 miliar. Periode buyback tetap sama, pada 19 November 2025 – 19 Februari 2026. Dan telah melakukan buyback ~372 juta (0,91%) saham dengan harga rata-rata Rp430/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp160 miliar. Transaksi dilakukan pada 10 Desember 2025. Setelah transaksi ini, dana buyback tersisa Rp790 miliar. |
|
| Pengendali tambah 8% $SSMS Rp1,2 T |
| | Pengendali PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) , Citra Borneo Indah, membeli ~740 juta (7,77%) saham SSMS dengan harga Rp1.660/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp1,2 triliun. Transaksi ini merupakan pembelian kembali saham repurchase agreement (repo), dan dilakukan pada 11 Desember 2025. Setelah pembelian ini, kepemilikannya di SSMS menjadi 65,83%. |
|
| $KPIG private placement Rp250 M | |
| PT MNC Tourism Indonesia (KPIG) akan melaksanakan private placement dengan menerbitkan ~1,8 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp140/saham, sehingga total dana dihimpun mencapai ~Rp250 miliar. Jadwal pelaksanaan pada 18 Desember 2025, dengan hasil akan diumumkan pada 22 Desember 2025. Pihak pelaksana belum diumumkan. |
|
| Pemegang Saham Tambah $IATA 4% Rp126 M | |
| Pemegang saham PT MNC Energy Investments (IATA) , Karya Pacific Investama, membeli ~1,3 miliar (4,03%) saham IATA dengan harga Rp100/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp126 miliar. Transaksi dilakukan pada 8 Desember 2025. Setelah pembelian ini, kepemilikannya di IATA menjadi 48,79%. |
|
| Pemegang Saham Tambah 1,73% $ASRI | |
| Pemegang saham PT Alam Sutera Realty (ASRI) , Maybank Sekuritas Indonesia, menambah ~343 juta (1,73%) saham ASRI, sehingga total kepemilikan di ASRI menjadi 6,27%. Transaksi ini merupakan top up repurchase agreement (repo) yang dilakukan oleh pemilik langsung, PT Manunggal Prime Development. Harga transaksi tidak diumumkan, namun mengasumsikan dengan harga penutupan ASRI pada tanggal transaksi, nilai transaksi mencapai ~Rp56 miliar. |
|
| | |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar