Senin, 15 Desember 2025

๐Ÿ”ต Produksi Industri China November Tumbuh 4,8%

Research Mandiri Sekuritas · 15 Desember 2025 

Produksi Industri China +4,8% YoY pada November 2025, Terlemah sejak Agustus 2024

๐ŸŒฑ What's Growin' on Today

  • Produksi industri China November tumbuh 4,8% 

  • Pemerintah luncurkan peta jalan hilirisasi silika 2025-2045 

  • KLBF buyback Rp250 M 

  • Harimas Tunggal tambah 1,5% IMPC Rp2,3 T 

  • Pefindo turunkan peringkat obligasi dan sukuk WIKA jadi idD 

  • ABMM peroleh fasilitas kredit Rp4,2 T  

  • BULL transformasi ke bisnis LNG dan angkutan minyak mentah 

  • PGEO kembangkan green data center 

Market Recap

Performa IHSG:


๐Ÿ“Š Indeks Harga Saham Gabungan 8.660,5 -10,84 (-0,13%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

๐Ÿ’Š Healthcare

+3,50%

⛰️ Basic Materials

-1,40%

๐Ÿ’ฐ Financials

+2,20%

๐Ÿš‚ Transportations

-0,01%

๐Ÿ’ป Technology

-0,94%

๐Ÿ” Non-Cyclicals

+0,50%

๐Ÿญ Industrials

+0,36%

⚡️ Energy

-3,45%

๐Ÿ‘— Cyclicals

+0,10%

๐Ÿ—️ Infrastructures

-1,94%

๐Ÿ  Properties

-0,71%

Macro Moves

Produksi Industri China November

Produksi industri China tumbuh 4,8% YoY pada November 2025, sedikit melambat dari 4,9% pada Oktober 2025. Level ini berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 5,0%. Ini menandai peningkatan produksi industri China paling lemah sejak Agustus 2024. 

Pemerintah Luncurkan Peta Jalan Hilirisasi Silika

Kementerian Perindustrian telah meluncurkan peta jalan hilirisasi silika 2025–2045, dengan target pengembangan 10 kawasan industri pendukung dan implementasi prinsip industri hijau pada 10 perusahaan industri. Penumbuhan rantai industri turunan silika dilakukan mulai dari metallurgical grade silicon, hingga polysilicon

Ticker Talk

$KLBF Buyback Rp250 M 

PT Kalbe Farma (KLBF) mengumumkan rencana buyback saham dengan nilai nominal maksimum Rp250 miliar. Periode buyback berlangsung pada 16 Desember 2025 – 15 Maret 2026. 

Harimas Tunggal Tambah 1,5% $IMPC 

Pemegang saham PT Impack Pratama Industri (IMPC) , Harimas Tunggal Perkasa, menjual 825 juta (1,5%) saham IMPC dengan harga Rp2.770/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp2,3 trilliun. Transaksi ini dilakukan pada 10 - 11 Desember 2025, bertujuan untuk realisasi investasi dan meningkatkan free float. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di IMPC menjadi 38,63%. 

Pefindo Turunkan Peringkat Obligasi $WIKA 

Pefindo menurunkan peringkat Obligasi Berkelanjutan I Tahap II dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I dari PT Wijaya Karya (WIKA) dari idCCC menjadi idD. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap 1 WIKA juga diturunkan dari idCCC(sy) menjadi idD(sy). 

$ABMM Peroleh Fasilitas Kredit Rp4,2 T  

PT ABM Investama (ABMM) dan anak usahanya memperoleh fasilitas kredit senilai Rp4,2 triiliun dengan opsi akordeon Rp1 triliun dari sindikasi beberapa lembaga keuangan perbankan dalam negeri. Nilai kredit ini setara 36% ekuitas ABMM. Kredit ditujukan untuk menurunkan biaya keuangan dan memperkuat neraca. 

$BULL Transformasi Strategis Bisnis 

PT Buana Lintas Lautan (BULL) mengumumkan sedang melakukan transformasi strategis untuk masuk ke bisnis LNG dan memperkuat posisi di angkutan minyak mentah. BULL menargetkan akan segera menerima pengiriman kapal LNG pertamanya. BULL juga menjajaki peluang akuisisi aset, hingga aksi korporasi dan investasi strategis. 

$PGEO Kembangkan Green Data Center 

PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO) berkolaborasi dengan Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) dan Fakultas Teknik UI untuk mengembangkan green data center berbasis energi panas bumi. 

Transaksi Sekarang
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog