| Research Mandiri Sekuritas · 13 Januari 2026 | |
|
| Amerika Serikat Kenakan Tarif 25% bagi Negara Mitra Bisnis Iran |
|
| | ๐ฑ What's Growin' on Today |
| AS kenakan tarif 25% bagi negara mitra bisnis Iran
Pemerintah beri Agrinas 328 ribu hektar untuk proyek cetak sawah di Papua
Chengdong jual 1% BUMI Rp1,5 T
Djoni genggam >5% FOLK
HRTA target pertumbuhan pendapatan dobel digit Direktur sekaligus pengendali jual 1,9% GULA Rp6 M
BSML jual 1 kapal tug boat Rp10 M
Perjanjian jasa penambangan SMRU diakhiri |
|
| | Performa IHSG:
๐ Indeks Harga Saham Gabungan 8.948,3 +63,58 (+0,72%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | AS Kenakan Tarif 25% bagi Negara Mitra Bisnis Iran |
| | Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan tarif impor 25% bagi negara yang berbisnis dengan Iran. Kebijakan ini muncul di tengah krisis domestik Iran dan ancaman opsi militer, sehingga meningkatkan risiko geopolitik di Timur Tengah. Beberapa mitra bisnis Iran mencakup ekonomi besar seperti China, India, dan Turki. |
|
| Proyek Cetak Sawah 328 ribu Hektar di Papua |
| | Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menyatakan telah menerbitkan SK Hak Guna Usaha (HGU) seluas 328.000 hektar untuk proyek cetak sawah di Papua, yang diberikan kepada PT Agrinas Pangan. Lahan tersebut berada di Papua Selatan, Merauke, dan Boven Digoel, setelah melalui proses pelepasan kawasan hutan dan masuk dalam RTRW. |
|
| | | Chengdong Jual 1% $BUMI Rp1,5 T | |
| Pemegang saham PT Bumi Resources (BUMI), Chengdong Investment Corporation, menjual ~3,7 miliar (1%) saham BUMI dengan harga rata-rata Rp411/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp1,5 triliun. Transaksi dilakukan pada 23 Desember 2025 – 8 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BUMI menjadi 4,99%. |
|
| | | PT Multi Garam Utama (FOLK) mengumumkan perubahan struktur pemegang saham yang mencapai 5%, dengan Djoni memiliki 201 juta (5,09%) saham FOLK per 9 Januari 2026. |
|
| $HRTA Target Pertumbuhan Pendapatan Dobel Digit | |
| Direktur PT Hartadinata Abadi (HRTA), Thendra Chrisanda, mengungkapkan pihaknya menargetkan pertumbuhan pendapatan dobel digit pada 2026. |
|
| Direktur Sekaligus Pengendali Jual 1,9% $GULA | |
| Direktur sekaligus pengendali PT Aman Agrindo (GULA), Andreas Utomo, menjual 19 juta (~1,9%) saham GULA dengan harga rata-rata Rp306/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp6 miliar. Transaksi dilakukan pada 12 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di GULA menjadi 7,09%. |
|
| $BSML Jual 1 Kapal Tug Boat Rp10 M | |
| PT Bintang Samudera Mandiri Lines (BSML) menjual 1 unit kapal tug dengan nilai transaksi Rp10,5 miliar. Penjualan ini dilakukan untuk efisiensi operasional dan peremajaan armada. Dana hasil penjualan akan digunakan untuk menurunkan kewajiban kepada kreditur. |
|
| Perjanjian Jasa Penambangan $SMRU diakhiri | |
| PT SMR Utama (SMRU) mengumumkan pengakhiran perjanjian jasa penambangan batubara antara anak usahanya, PT Ricobana Abadi, dengan PT Manggala Usaha Manunggal. Penghentian ini berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan, operasional, dan kelangsungan usaha karena menghilangkan satu-satunya sumber pendapatan konsolidasi perseroan. |
|
| |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar