|
Research Mandiri Sekuritas · 3 Februari 2026 | |
|
|
OJK Beberkan Hasil Pertemuan dengan MSCI
|
|
|
|
๐ฑ What's Growin' on Today |
| OJK beberkan hasil pertemuan dengan MSCI Pemerintah targetkan ketua OJK definitif dalam 1–2 minggu BRIS target naik kelas ke KBMI 4 PTPP siapkan proposal pendanaan ke Danantara IMPC buyback Rp500 M AMRT tambah investasi anak usaha Rp35 M INET umumkan harga akuisisi PADA Rp63/saham Rp106 M AMOR dividen interim yield 3,5% NPGF tandatangani perjanjian kredit Rp54 M dari BSIM LAPD akuisisi 99,99% BSS Rp60 M |
|
|
|
Performa IHSG:
๐ Indeks Harga Saham Gabungan 8.122,6 +199,87 (+2,52%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
OJK Beberkan Hasil Pertemuan dengan MSCI |
| | OJK memaparkan hasil pertemuan dengan MSCI dengan menekankan rencana peningkatan transparansi kepemilikan saham, termasuk pengungkapan UBO hingga porsi di atas 1%. OJK juga mengusulkan kenaikan free float minimum menjadi 15% serta perluasan klasifikasi investor dari 9 menjadi 27 kategori. OJK berharap proposal tersebut membantu menjawab kekhawatiran MSCI. |
|
|
Ketua OJK Ditargetkan Definitif dalam 1–2 Minggu |
| | Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menargetkan ketua OJK baru definitif dapat ditetapkan dalam 1–2 minggu ke depan. Pemerintah mulai membentuk panitia seleksi untuk mengisi posisi DK OJK yang kosong setelah pengunduran diri pejabat sebelumnya, sementara jabatan itu kini diisi pelaksana tugas. Purbaya menegaskan proses seleksi dilakukan secara independen tanpa arahan khusus, meski nama-nama kandidat belum diungkap. |
|
|
|
|
$BRIS target naik kelas ke KBMI 4 | |
| Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) , Anggoro Eko Cahyo, menargetkan BRIS naik kelas dan masuk kelompok bank dengan modal inti (KBMI) 4 sebagai bagian dari rencana jangka menengah. |
|
|
$PTPP Siapkan Proposal Pendanaan ke Danantara |
| | Direktur Utama PT PP (PTPP) , Novel Arsyad, menyampaikan bahwa PTPP tengah menyiapkan proposal permintaan dukungan pendanaan kepada Danantara, baik untuk kebutuhan modal kerja maupun injeksi modal, sejalan dengan upaya pemulihan BUMN karya. |
|
|
| Pemegang saham PT Impack Pratama Industri (IMPC) , Harimas Tunggal Perkasa, membeli ~52 juta (0,09%) saham IMPC dengan harga rata-rata Rp2.481/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp129 miliar. Transaksi dilakukan pada 29 – 30 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di IMPC menjadi 35,69%. | |
|
$AMRT Tambah Investasi Anak Usaha Rp35 M | |
| PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) menyampaikan keterbukaan informasi terkait penambahan investasi sebesar Rp35 miliar pada Lancar Wiguna Sejahtera untuk mempertahankan porsi kepemilikan saham. Transaksi yang dilakukan pada 2 Februari 2026 ini bertujuan memperkuat struktur permodalan dan menjaga kepemilikan 70% Perseroan pada entitas anak tersebut. Langkah ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena melibatkan hubungan kepemilikan langsung. |
|
|
| PT Sinergi Inti Andalan Prima (INET) umumkan harga pembelian ~1,7 miliar saham PT Personel Alih Daya (PADA) di Rp63/saham, sehingga nilai transaksi mencapai ~Rp106 miliar, guna mendukung ekspansi dan memperkuat struktur modal. Nilai transaksi tersebut setara dengan 29,41% dari ekuitas Perseroan per 30 September 2025. Sebelumnya, tansaksi ini telah diumumkan kepada publik pada Oktober 2025. |
|
|
$AMOR Dividen Interim Yield 3,5% | |
| PT Ashmore Asset Management Indonesia (AMOR) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp13/saham, setara dividend yield 3,5% berdasarkan penutupan AMOR pada Senin (2/2) di Rp370/saham. Cum date pada 10 Februari 2026, dengan pembayaran pada 24 Februari 2026. |
|
|
| PT Nusa Palapa Gemilang (NPGF) tandatangani perjanjian fasilitas kredit modal kerja senilai ~Rp54 miliar dari PT Bank Sinarmas (BSIM). Jangka waktu kredit sampai dengan 30 Juni 2029. Seluruh kredit akan digunakan sebagai modal kerja usaha. |
| |
$LAPD Akuisisi 99,99% BSS Rp60 M | |
| PT Leyand International (LAPD) menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat untuk mengakuisisi 99,99% saham Bersaudara Sinergi Sejahtera senilai ~Rp60 miliar. Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena adanya hubungan kepemilikan. Aksi korporasi ini bertujuan untuk memperkuat struktur bisnis Perseroan serta menambah kegiatan usaha di sektor jasa kontraktor pertambangan. |
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar