π¦ BMRI 5M26: Laba Bersih Bank–Only +19% YoY
Daily Market Performance π
IHSG |
Foreign Flow |
Kurs USD/IDR |
Gold |
| 5.886,0 -0,28% | -Rp252,7 miliar | 17.993 +0,22% | 4.115 -0,45% |
Oil |
Coal |
CPO |
Nickel |
| 92,1 -1,08% | 148,0+0,71% | 4.560 +0,48% | 17.678 -2,14% |
π Stockbitor!
Bank Mandiri ($BMRI) mencatat laba bersih bank–only Rp5,3 T pada Mei 2026 (+18% YoY, +18% MoM). Hasil ini membuat laba bersih bank–only selama 5M26 mencapai Rp23,3 T (+19% YoY), melampaui ekspektasi karena setara 40% estimasi laba bersih konsolidasi 2026F konsensus (vs. 5M25: 35% realisasi konsolidasi 2025). Pertumbuhan laba bersih bank–only BMRI selama 5M26 didorong oleh operasional yang solid, dengan Pre–Provision Operating Profit (PPOP) naik +14% YoY dan beban provisi turun -16% YoY.
Loan growth masih kencang... — Pertumbuhan PPOP yang solid sebesar +14% YoY tidak terlepas dari kenaikan Net Interest Income (NII) +10% YoY, yang didorong oleh loan growth +21% YoY per Mei 2026. Bahkan dengan mengecualikan pinjaman kepada PT Agrinas Pangan Nusantara sebesar Rp55 T per Maret 2026, loan growth per Mei 2026 masih berada di level +16% YoY. Di sisi lain, meski dampak kenaikan harga minyak dunia mulai terasa pada April–Mei 2026, total kredit masih tumbuh +3% dibandingkan posisi Maret 2026. Pendorong loan growth ini menjadi salah satu hal menarik yang akan kami fokuskan pada earnings call 2Q26 nanti.
...namun loan growth berpotensi melandai hingga akhir tahun seiring pengetatan likuiditas — Hal lain yang kami soroti adalah mulai agresifnya BMRI dari sisi pendanaan, di mana total DPK tumbuh +4% MoM sehingga naik +22% YoY. Kenaikan DPK sebesar +4% MoM didorong oleh CASA maupun Time Deposits. Kami melihat langkah peningkatan DPK ini ditujukan untuk mengantisipasi kondisi likuiditas yang akan lebih ketat terutama pada 2H26, sehingga dapat mengurangi potensi tekanan pada kenaikan Cost of Fund (CoF) dan — pada akhirnya — Net Interest Margin (NIM) pada kuartal–kuartal mendatang. Sejauh ini, selama 5M26, NIM bank–only berada di level 4,3%, turun -30 bps YoY. Dengan kondisi likuiditas yang lebih ketat ke depannya, kami memperkirakan loan growth akan melandai.
Key Takeaway
Secara operasional, kinerja bank–only BMRI selama 5M26 masih menunjukkan pertumbuhan yang solid. Namun, tantangan likuiditas terutama pada 2H26 serta kualitas aset menjadi hal yang perlu diperhatikan investor ke depannya. Selama 5M26, beban provisi bank–only turun -16% YoY dengan nominal beban provisi bulanan relatif stabil sejak Maret 2026 atau di kisaran ~0,55 secara credit costs. Oleh karena itu, kondisi kualitas aset juga akan kami fokuskan pada earnings call 2Q26. Meski demikian, dalam waktu dekat, kami melihat pergerakan harga saham BMRI akan lebih dipengaruhi oleh faktor–faktor di luar fundamental perseroan, seperti update MSCI terhadap market Indonesia serta review S&P terkait sovereign credit rating Indonesia, yang kemungkinan akan diumumkan pada rentang pekan ke–3 Juni hingga awal Juli 2026.
πΈ ENRG: Harga Pelaksanaan Rights Issue di Rp310/Lembar
- $ENRG: Energi Mega Persada mengumumkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp310/lembar dengan rasio 2 saham existing mendapatkan 1 rights dan efek dilusi hingga 33,33%. Dalam aksi korporasi ini, ENRG akan menerbitkan ~13,3 miliar saham baru, sehingga potensi perolehan dana mencapai ~Rp4,1 T. Perolehan dana ditujukan untuk penyertaan modal kepada anak usaha dan modal kerja perseroan. PT Shima Global Kapital selaku pengendali tidak akan melaksanakan haknya dan akan mengalihkan ~2,3 miliar rights yang menjadi haknya kepada PT Bakrie Kalila Investment. PT Bakrie Kalila Investment juga akan menjadi pembeli siaga hingga ~10,5 miliar rights. Cum rights di pasar reguler dan negosiasi pada 13 Agustus 2026, sementara periode perdagangan dan pelaksanaan rights pada 20–28 Agustus 2026.
- $ASII: Astra International berencana menggelar buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp8 T pada periode 20 Juli 2026–16 Juli 2027. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 17 Juli 2026. ASII juga mengumumkan rencana untuk mengalihkan hingga 100 juta saham treasuri hasil buyback untuk digunakan dalam program MSOP. Sebelumnya, rencana–rencana ini telah diumumkan ASII dalam hasil strategic review pada akhir Mei 2026. Dalam kabar terpisah, ASII mencatat penjualan wholesales mobil sebanyak 38.768 unit pada Mei 2026 (+12% YoY, -7% MoM). Realisasi wholesales ASII pada Mei 2026 secara tahunan lebih rendah dibandingkan realisasi seindustri (+14% YoY, -14,3% MoM), sehingga market share ASII secara tahunan pada Mei 2026 turun ke level 56% (vs. Mei 2025: 56,8%, April 2026: 51,7%). Peningkatan wholesales ASII secara tahunan pada Mei 2026 didukung oleh penjualan Toyota+Lexus (+18% YoY, -3% MoM). Secara kumulatif, penjualan wholesales mobil ASII selama 5M26 naik menjadi 182.136 unit (+6% YoY), dengan market share turun ke level 50,7% (vs. 5M25: 54,1%).
- $PTBA: Pemegang saham Bukit Asam pada hari ini, Kamis (11/6), menyetujui rencana pembagian total dividen tahun buku 2025 sebesar ~Rp1,3 T atau Rp114/saham, setara 45% dividend payout ratio (vs. 2024: 75%). Jumlah tersebut mengindikasikan dividend yield ~4,3% per Kamis (11/6). Cum date dan tanggal pembayaran belum diumumkan.
- $ACES: Aspirasi Hidup Indonesia akan membagikan dividen tahun buku 2025 senilai Rp32,01/saham, setara 82% dividend payout ratio (vs. 2024: 65%), menandai payout ratio tertinggi sepanjang sejarah perseroan. Jumlah ini mengindikasikan dividend yield ~9,1% per Kamis (11/6). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 19 Juni 2026, sementara pembayaran pada 10 Juli 2026.
- $PWON: Kontan melaporkan bahwa pemegang saham Pakuwon Jati pada hari ini, Kamis (11/6), menyetujui rencana pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar Rp626 M atau Rp13/saham, setara ~27% dividend payout ratio (vs. 2024: ~30%). Jumlah ini mengindikasikan dividend yield ~5,1% per Kamis (11/6). Jadwal cum dividen dan tanggal pembayaran belum diumumkan.
- $CBUT: Citra Borneo Utama mendapatkan fasilitas kredit hingga ~Rp9 T dari Bank Rakyat Indonesia ($BBRI). Fasilitas ini memiliki jangka waktu 24 bulan, serta ditujukan untuk modal kerja dan/atau operasional.
- $BNII: Malayan Banking Bhd. (KLSE: MAYBANK) mengatakan kepada Reuters bahwa unitnya di Indonesia, Bank Maybank Indonesia, tidak menjadi subjek investigasi apa pun. Pernyataan Maybank muncul setelah Bloomberg melaporkan bahwa Kejaksaan Agung telah menginterogasi para bankir di BNII, sebagai bagian dari penyelidikan terhadap dugaan manipulasi nilai aliran ekspor yang melibatkan Salim Ivomas Pratama ($SIMP). Maybank mengkonfirmasi bahwa personel BNII telah diminta untuk memberikan informasi sebagai saksi untuk membantu pihak berwenang sesuai dengan hukum yang berlaku, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Maybank pun mengatakan tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut karena hal ini masih dalam proses.
π Insider Transactions
Top Gainer π₯
$FILM |
$ISAT |
$INTP |
$SMIL |
| +6,29% | +4,41% | +4,00% | +3,45% |
Top Loser π€
$HRTA |
$ARCI |
$CUAN |
$INDY |
| -13,94% | -10,31% | -8,90% | -7,73% |
π₯ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…
- Bank Indonesia memperkirakan penjualan ritel pada Mei 2026 akan terkontraksi -3,2% YoY dan -0,9% MoM. Pada April 2026 sendiri, realisasi penjualan ritel tercatat terkontraksi -3,7% YoY dan -11,6% MoM (vs. Maret 2026: +3,4% YoY, +10,3% MoM), lebih dalam dibandingkan perkiraan Bank Indonesia yang mengestimasikan kontraksi -1,9% YoY dan -10% MoM.
- Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan pada Kamis (11/6) bahwa pemerintah membuka peluang untuk mengurangi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski tidak merincinya lebih lanjut. Sebelumnya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada pertengahan Mei 2026 bahwa pemerintah telah memangkas pagu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada APBN 2026 dari Rp335 T menjadi Rp268 T. Prasetyo juga menyebut bahwa pemerintah menargetkan perbaikan tata kelola program MBG akan selesai dalam waktu 1 bulan, salah satunya terkait penutupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur atau jika di dalam 1 wilayah terdapat kelebihan dapur MBG.
- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pada Kamis (11/6) bahwa jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membengkak sekitar 6.877 unit, dari semula direncanakan hanya 21.000 unit kini telah mencapai 27.877 unit. Zulkifli menyebut bahwa lonjakan jumlah SPPG tersebut berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran sekitar Rp1 T per bulan. Zulkifli menyebut bahwa pembengkakan jumlah SPPG diduga akibat adanya praktik jual beli, meski Zulkifli tidak merincinya lebih lanjut.
- Biro statistik tenaga kerja AS mencatat kenaikan inflasi indeks harga konsumen (IHK) dan inflasi inti AS pada periode Mei 2026, dengan rincian sebagai berikut: 1) inflasi IHK 4,2% YoY (vs. Apr 2026: 3,8% YoY, konsensus: 4,2% YoY); 2) inflasi IHK 0,5% MoM (vs. Apr 2026: 0,6% MoM, konsensus: 0,5% MoM); 3) inflasi inti 2,9% YoY (vs. Apr 2026: 2,8% YoY, konsensus: 2,9% YoY); dan 4) inflasi inti 0,2% MoM (vs. Apr 2026: 0,4% MoM, konsensus: 0,3% MoM). Ini menandai inflasi IHK secara tahunan yang tertinggi sejak April 2023, juga menandai inflasi inti secara tahunan yang tertinggi sejak September 2025.
- Bank Dunia dalam laporan Indonesia Economic Prospects pada Juni 2026 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level +5% YoY pada 2026, tidak berubah dibandingkan laporan serupa yang dirilis sebelumnya pada Desember 2025, seiring meningkatnya tekanan fiskal dari program belanja pemerintah yang ambisius dan membengkaknya subsidi BBM akibat dampak perang Iran. Bank Dunia menekankan bahwa proyeksi pertumbuhan +5% YoY tersebut lebih didorong oleh realisasi pertumbuhan 1Q26 yang lebih kuat dari ekspektasi serta percepatan belanja negara pada awal tahun, bukan karena membaiknya kondisi eksternal. Bank Dunia juga mengingatkan bahwa harga minyak yang tinggi telah meningkatkan biaya subsidi energi, sementara pelemahan rupiah menambah beban pembayaran utang luar negeri. Bank Dunia menyarankan pemerintah untuk secara bertahap menyesuaikan subsidi BBM serta mengalihkan penghematan ke bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.
- Mitra Keluarga Karyasehat ($MIKA) akan membagikan dividen tahun buku 2025 senilai Rp43/saham, setara ~44% dividend payout ratio (vs. 2024: ~52%). Jumlah ini mengindikasikan dividend yield ~2,9% per Kamis (11/6). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 18 Juni 2026, sementara pembayaran pada 10 Juli 2026.
- Jayamas Medica Industri ($OMED) akan membagikan dividen tahun buku 2025 senilai ~Rp110,4 M atau Rp4,08/saham, setara ~30% dividend payout ratio (vs. 2024: ~30%). Jumlah ini mengindikasikan dividend yield ~2,1% per Kamis (11/6). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 17 Juni 2026, sementara pembayaran pada 9 Juli 2026.
π€¨ Asing Jual, Namun IHSG naik?
“Investor menjual aset kita, bukan karena yakin Indonesia akan gagal bayar, tetapi karena mereka menilai risikonya meningkat, sehingga mereka keluar dan memindahkan uangnya ke negara yang dianggap lebih aman.” — DRWChannel
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Beberapa hari lalu, investor dan pemantau pasar sempat melihat IHSG melompat naik delapan persen dalam sehari. Namun jika kita melihat data arus masuk-keluar dana asing, angkanya tetap berada di foreign net sell. Stockbitor DRWChannel memiliki beberapa teori untuk menjelaskan kejadian tersebut. Secara singkat, beliau menggunakan risiko sebagai alasan utama mengapa banyak fund manager dan institusi lainnya keluar dari pasar modal Indonesia. Namun bagaimana kita dapat mengalihkan risiko itu? Ada empat solusi yang disebutkan beliau: memperjelas kebijakan, meningkatkan pendapatan, memangkas pengeluaran konsumtif, dan menunjukkan disiplin fiskal jangka panjang. Keempatnya merupakan solusi yang sederhana namun dapat mengembalikan kepercayaan institusi asing untuk kembali berinvestasi di Indonesia. Baca selengkapnya di sini!
Disclaimer:
Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Unsubscribe here
IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$FILM
$ISAT
$INTP
$SMIL
$HRTA
$ARCI
$CUAN
$INDY
0 komentar:
Posting Komentar