|
|
Research Mandiri Sekuritas · 2 Juli 2026 |
|
|
|
AS–Iran Negosiasi Doha Tunjukkan Kemajuan Menuju Gencatan Senjata
|
|
|
|
|
π± What's Growin' on Today |
|
Defisit APBN 2025 tercatat Rp670,3 T atau 2,81% dari PDB
AS–Iran negosiasi Doha tunjukkan kemajuan menuju gencatan senjata
DSSA akuisisi Bali Media Rp4 T, tambah eksposur EXCL
BBTN akuisisi portofolio kredit pensiunan Rp12,6 T
AKRA bangun dan beli 1 unit kapal FSRU senilai USD319 juta untuk bisnis LNG
CMRY tambah modal anak usaha Rp375 M untuk ekspansi
MAPA akuisisi Sports Direct Malaysia Rp2,5 T
Rights Issue Update
Dividend Update
|
|
|
|
|
Performa IHSG:
π Indeks Harga Saham Gabungan 5.744,56 +49,44 (+0,87%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Defisit APBN 2025 Rp670,3 T atau 2,81% dari PDB
|
|
|
Bloomberg melaporkan bahwa defisit APBN Indonesia 2025 hasil audit tercatat Rp670,3 triliun atau 2,81% dari PDB, lebih rendah dari laporan sebelumnya sebesar 2,92% PDB. Pendapatan negara tercatat Rp2.765,1 triliun, termasuk penerimaan pajak dan bea cukai Rp2.218,2 triliun, sementara belanja negara mencapai Rp3.435,5 triliun.
|
|
|
AS–Iran Negosiasi Doha Menuju Gencatan Senjata
|
|
|
Bloomberg melaporkan bahwa Presiden AS, Donald Trump, menyebut negosiasi AS-Iran di Doha, Qatar pada Rabu (1/7) menunjukkan kemajuan. Pembicaraan teknis masih berlanjut untuk memperkuat gencatan senjata 60 hari, dengan fokus pada Selat Hormuz dan isu nuklir Iran, sementara pertemuan berikutnya dijadwalkan setelah prosesi pemakaman Ali Khamenei.
|
|
|
|
|
|
|
$DSSA Akuisisi Bali Media, Tambah Eksposur $EXCL |
|
|
PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) melalui anak usahanya DSST Mas Gemilang dan Sinarmas Sukses Sejahtera mengakuisisi 100% saham Bali Media Telekomunikasi dari Infinity Investama dan Prima Mas Abadi senilai Rp4 triliun. Bali Media Telekomunikasi sendiri tercatat sebagai pemegang sekitar 24,57% saham PT XLSMART Telecom Sejahtera (EXCL), sehingga aksi ini memperkuat eksposur perseroan ke ekosistem infrastruktur digital dan telekomunikasi. Perseroan menjelaskan transaksi ini tergolong transaksi afiliasi karena dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, oleh Franky Oesman Widjaja.
|
|
|
$BBTN Akuisisi Portofolio Kredit Pensiunan
|
|
|
PT Bank Tabungan Negara (BBTN) mengumumkan pengambilalihan portofolio pinjaman pensiunan dan pra-pensiunan yang dikelola TASPEN dari PT Bank SMBC Indonesia (BTPN), dengan nilai transaksi ~Rp12,6 triliun. Objek akuisisi mencakup portofolio kredit kolektibilitas 1 dan 2 beserta aset terkait, sementara nilai pasar total objek transaksi per 31 Desember 2025 mencapai ~Rp13,7 triliun. Perseroan menilai langkah ini akan memperkuat diversifikasi kredit di luar KPR, dengan proyeksi per akhir 2026 antara lain menurunkan NPL 0,11% serta meningkatkan NIM 0,10%, ROA 0,14%, dan ROE 1,80%.
|
|
|
$AKRA Bangun & Beli 1 Unit Kapal FSRU
|
|
|
PT AKR Corporindo (AKRA) melalui anak usahanya, Andalanesa Energi Primer, menandatangani kontrak dengan HD Hyundai Heavy Industries untuk pembangunan dan pembelian 1 unit kapal FSRU berkapasitas 170.000 meter kubik senilai ~USD319 juta. Kapal tersebut ditargetkan selesai dan diserahkan pada pertengahan 2029 untuk mendukung bisnis penyimpanan, regasifikasi, dan penyaluran LNG.
|
|
|
$CMRY Tambah Modal Anak Usaha untuk Ekspansi |
|
|
PT Cisarua Mountain Dairy (CMRY) meningkatkan penyertaan modal secara bertahap senilai Rp375 miliar kepada anak usaha terkendali Macroprima Panganutama untuk mendukung penambahan kapasitas fasilitas produksi dan kebutuhan modal kerja. Perseroan menjelaskan transaksi afiliasi ini dilakukan untuk mendukung rencana pengembangan Macroprima Panganutama dan diharapkan memberi nilai tambah jangka panjang melalui peningkatan kinerja anak usaha. Perseroan menegaskan kepemilikan 99,99% di Macroprima Panganutama tetap tidak berubah.
|
|
|
$MAPA Akuisisi Sports Direct Malaysia
|
|
|
PT MAP Aktif Adiperkasa (MAPA) melalui anak usaha Athletica International Holdings Pte. Ltd. telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi 100% saham Sports Direct Malaysia Sdn. Bhd. dari Frasers Group Trading Limited senilai USD148,9 juta atau setara ~Rp2,5 triliun. Transaksi ini dilakukan untuk memperluas bisnis MAPA di Asia Tenggara, khususnya pengoperasian gerai Sports Direct dan USC di luar Indonesia. MAPA juga memberikan corporate guarantee atas kewajiban AIH dalam transaksi tersebut. Transaksi ini tidak memerlukan persetujuan RUPS.
|
|
|
|
|
COCO rights issue Rp1,28 T, potensi dilusi 75%
SINI rights issue Rp3,61 T, potensi dilusi 60%
CASH rights issue Rp237 M, potensi dilusi 41,05%
RMKO rights issue Rp160 M potensi dilusi 26,78%
BNBR right issue Rp4,7 T, update jadwal terbaru dan potensi dilusi 34,15%
ATIC rights issue Rp289 M, potensi dilusi 20%
|
|
|
|
|
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar