Kamis, 13 November 2025

๐Ÿ”ต BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 8–12% di 2026

Research Mandiri Sekuritas · 13 November 2025 

Bank Indonesia Targetkan Pertumbuhan Kredit 8–12% di 2026 

๐ŸŒฑ What's Growin' on Today

  • 4 bank Himbara umumkan pelaksanaan RUPSLB Desember 2025

  • BI targetkan pertumbuhan kredit 2026 8–12%

  • Kementerian ESDM pertimbangkan tingkatkan DMO batu bara

  • EXCL 9M25: Rugi Bersih Rp1,6 T

  • MEDC tambah kapasitas 39MW sistem listrik Batam–Bintan

  • ARCI dapat izin panas bumi dan target pembangunan PLTP kapasitas 40MW

  • PTBA terima pinjaman Rp3,6 T dari BMRI, BBRI dan BBNI

  • TOBA siapkan capex USD600 juta 5 tahun ke depan

  • HAIS beli 1 set armada baru tug and barge

Market Recap

Performa IHSG:


๐Ÿ“Š Indeks Harga Saham Gabungan 8.372,00 -16,57 (-0,2%)

Performa Sektor:

Sectors

Profit / Loss

๐Ÿ’Š Healthcare

+0,97%

⛰️ Basic Materials

+0,26%

๐Ÿ’ฐ Financials

+0,26%

๐Ÿš‚ Transportations

-0,40%

๐Ÿ’ป Technology

-1,23%

๐Ÿ” Non-Cyclicals

-0,62%

๐Ÿญ Industrials

-1,50%

⚡️ Energy

+1,60%

๐Ÿ‘— Cyclicals

-0,49%

๐Ÿ—️ Infrastructures

+1,25%

๐Ÿ  Properties

+1,01%

Macro Moves

๐Ÿฆ 4 Bank Himbara Umumkan RUPSLB 

Empat bank Himbara mengumumkan akan melaksanakan RUPSLB pada Desember 2025. Rinciannya, PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada Senin (15/12), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) pada Rabu (17/12), PT Bank Mandiri (BMRI) pada Jumat (19/12), dan PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) pada Senin (22/12). Agenda RUPSLB belum diumumkan

๐Ÿ’ณ BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 8–12%

Bank Indonesia menargetkan pertumbuhan kredit 2026 sebesar 8–12%. Batas atas dari target ini lebih tinggi dibandingkan target 2025, yaitu 8–11%. 

๐Ÿชจ Kementerian ESDM Tingkatkan DMO Batu Bara

Kementerian ESDM mempertimbangkan rencana untuk meningkatkan persentase kewajiban menyuplai pasar domestik atau domestic market obligation (DMO) batu bara menjadi lebih dari 25%

Ticker Talk

๐Ÿ“‰ $EXCL 9M25: Rugi Bersih Rp1,6 T

PT XLSMART Telecom Sejahtera (EXCL) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp1,4 triliun pada 3Q25 (vs. 2Q25: rugi bersih Rp1,6 triliun; 3Q24: laba bersih Rp292 miliar), sehingga selama 9M25 mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,6 triliun (vs. 9M24: laba bersih Rp1,3 triliun). Kerugian pada 3Q25 ini disebabkan oleh peningkatan beban depresiasi dari Rp739 miliar pada 2Q25 menjadi Rp1,8 triliun. EBITDA pada 3Q25 tercatat Rp4,9 triliun (+8% QoQ; -+12% YoY). Selain itu, beban non-operasional naik menjadi Rp1,3 triliun pada 3Q25 (vs. 3Q24: Rp859 miliar). Pendapatan pada 3Q25 tercatat Rp11,5 triliun (+9% QoQ; +38% YoY), sehingga pendapatan selama 9M25 menjadi Rp30,5 triliun (+20% YoY), mencapai 73-74% dari estimasi FY25F konsensus dan Mansek. 

$MEDC Tambah Kapasitas 39MW Sistem Listrik 

PT Medco Energi Internasional (MEDC) melalui anak usahanya, PT Medco Power Indonesia, menambah kapasitas 39 MW pada sistem kelistrikan Batam–Bintan melalui mulainya operasi komersial pembangkit listrik Add-On Combined Cycle Power Plant (CCPP). Melalui proyek ini, fasilitas open-cycle berkapasitas 70 MW yang sudah ada dikonversi menjadi pembangkit listrik combined cycle berkapasitas 109 MW. 

๐ŸŒ‹ $ARCI Dapat Izin Panas Bumi 

JV antara PT Archi Indonesia (ARCI) bersama dengan PT Ormat Geothermal Indonesia (Ormat), PT Toka Tindung Geothermal, telah mendapatkan izin panas bumi dan menargetkan pembangunan PLTP dengan kapasitas 40MW. JV ini dimiliki oleh ARCI sebesar 5% dan Ormat 95%, dengan tujuan untuk bekerja sama dalam pengembangan fasilitas panas bumi yang akan dilaksanakan di dalam konsensi tambang ARCI. 

๐Ÿš‚ $PTBA Terima Pinjaman Rp3,6 T 

PT Bukit Asam (PTBA) menandatangani fasilitas pinjaman berjangka senior senilai ~Rp3,6 triliun dari PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) dengan tenor 5 tahun. Tujuan fasilitas digunakan untuk membiayai pembangunan proyek coal handling facility dan train loading station untuk mengembangkan kapasitas angkutan kereta api sebesar 20 juta ton per tahun. 

๐ŸŒฑ $TOBA Siapkan Capex USD600 juta 

PT TBS Energi Utama (TOBA) menyiapkan capex hingga USD600 juta hingga 2030 untuk mendanai proyek dalam 3 lini bisnis utama TOBA, yaitu manajemen limbah, energi baru terbarukan, dan kendaraan listrik. 

๐Ÿšข $HAIS Beli 1 Set Armada Baru Tug and Barge

PT Hasnur Internasional Shipping (HAIS) membeli satu set armada baru berupa tug and barge (tunda dan tongkang) dengan kapasitas 10.000 metrik ton. Dengan penambahan ini, kapasitas angkut HAIS diperkirakan meningkat 15–19%. 

Transaksi Sekarang
Share this history on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Unik dan Aneh di Dunia Copyright © 2010 Designed by Dwi Isnein Evian Syah.Own Blog