| Research Mandiri Sekuritas · 11 November 2025 | |
|
| China Cabut Batasan Ekspor Mineral Kritis dan Tanah Jarang ke AS Selama 1 Tahun |
|
| | π± What's Growin' on Today |
| China cabut batasan ekspor mineral kritis dan tanah jarang ke AS selama 1 tahun
GOTO akan RUPS, tidak berkaitan aksi korporasi
ITMG 9M25: Laba Bersih –52% YoY
INET tandatangani syarat dan kesepakatan akuisisi THC
John Veter tambah PJHB Rp9,5 M
SCMA dividen interim yield 2,4%
MITI private placement Rp60 M untuk pengembangan usaha
FUTR umumkan jajaran direksi dan komisaris baru
|
|
| | Performa IHSG:
π Indeks Harga Saham Gabungan 8.366,52 -24,73 (-0,29%) |
|
| | | | | | | | | | | | | | | | π¨π³πΊπΈ China Cabut Batasan Ekspor ke AS |
| | China mencabut sejumlah pembatasan ekspor mineral kritis dan bahan tanah jarang (rare earths) ke AS selama 1 tahun ke depan. Kebijakan ekspor tersebut awalnya diberlakukan pada 9 Oktober 2025. AS juga sepakat untuk menurunkan tarif impor China sebesar 10% dan menangguhkan peningkatan tarif balasan dari China hingga 10 November 2026. Langkah pelonggaran ini dilakukan setelah pertemuan antara presiden AS dan China pada 30 Oktober 2025 lalu. |
|
| | | π’ RUPS $GOTO Tidak Berkaitan Aksi Korporasi | |
| PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) berencana menyelenggarakan RUPS pada 17 Desember 2025. Sehubungan dengan hal tersebut, GOTO juga memberi klarifikasi bahwa agenda RUPS yang akan datang tidak berkaitan dengan aksi korporasi apapun. Informasi lebih lanjut akan disampaikan pada pemanggilan RUPS pada 25 November 2025. Selain itu, menanggapi spekulasi media terkait potensi transaksi antara GOTO dan Grab, GOTO menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan maupun kesepakatan yang dibuat terkait hal tersebut. |
|
| π $ITMG 9M25: Laba Bersih –52% YoY |
| | PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) mencatatkan laba bersih sebesar USD39,6 juta pada 3Q25 (+52% QoQ; -73% YoY), sehingga laba bersih selama 9M25 menjadi USD131 juta (-52% YoY). Hasil ini di bawah estimasi, mencapai 56-68% dari estimasi FY25F konsensus dan Mansek. Pendapatan pada 3Q25 tercatat USD450 juta (+3% QoQ; -26% YoY), sehingga pendapatan selama 9M25 menjadi USD1,4 miliar (-17% YoY). Performa pada 9M25 didorong oleh penurunan pada ASP (-20% YoY), serta peningkatan tarif pajak efektif menjadi 35,1% (vs. 9M24: 24,1%). |
|
| ✍️ $INET Tandatangani Akuisisi THC | |
| PT Sinergi Inti Andalan Prima (INET) telah menandatangani indikasi syarat dan kesepakatan pendahuluan atas rencana akuisisi 60% saham PT Trans Hibrid Communication (THC), dan saat ini sedang melakukan due diligence. Akuisisi ini merupakan langkah ekspansi strategis INET untuk mendukung ekspansi di Kalimantan Barat, mengingat THC adalah perusahaan dengan aset backbone fiber optik di Kalimantan Barat. Harga akuisisi belum diumumkan. |
|
| ⛵ John Veter Tambah $PJHB Rp9,5 M | |
| Pemegang saham PT Pelayaran Jaya Hidup Baru (PJHB), John Veter Firdaus, membeli 9,5 juta (0,49%) saham PJHB di harga Rp1.000/saham, sehingga total transaksi mencapai Rp9,5 miliar. Transaksi dilakukan pada 10 November 2025. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di PJHB menjadi 5%. |
|
| π° $SCMA Dividen Interim Yield 2,4% | |
| PT Surya Citra Media (SCMA) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp9/saham, setara dividend yield 2,4% berdasarkan penutupan SCMA pada Senin (10/11) di Rp378/saham. Cum date pada 18 November 2025, dengan pembayaran pada 9 Desember 2025. |
|
| π $MITI Private Placement Rp60 M | |
| PT Mitra Investindo (MITI) akan melakukan private placement sebanyak ~210 juta (5,93%) saham, dengan potensi dilusi 5,59%. Harga pelaksanaan adalah sebesar Rp286/saham, sehingga potensi dana diperoleh hingga Rp60 miliar. Saham baru hasil private placement ini akan diambil bagian oleh 12 pemodal. Dana hasil private placement akan digunakan untuk pengembangan usaha. Saham private placement akan dicatatkan pada 17 November 2025. Sebelumnya, rencana ini telah mendapatkan persetujuan RUPS pada 5 Juni 2025. |
|
| π Jajaran Direksi dan Komisaris Baru $FUTR | |
| PT Futura Energi Global (FUTR) mengumumkan jajaran direksi dan komisaris baru. Jenderal Polisi (Purn) Sutanto diangkat menjadi Komisaris Utama, dan Harry Maryanto Supoyo diangkat sebagai Komisaris. Anggara Suryawan diangkat sebagai Direktur Utama. Anggara menyampaikan bahwa fokus FUTR saat ini pada geothermal dan akan menjadi pondasi utama pertumbuhan ke depan. |
|
| |
|
|
0 komentar:
Posting Komentar