|
|
Research Mandiri Sekuritas · 19 Mei 2026 |
|
|
|
BI Geser Kebijakan Moneter ke Pro-Stability, Sinyal Kenaikan Suku Bunga Menguat |
|
|
|
|
🌱 What's Growin' on Today |
|
BI geser kebijakan moneter ke pro-stability, sinyal kenaikan suku bunga menguat
Pemerintah aktifkan Bond Stabilization Fund Rp2 T per hari untuk jaga yield SBN
Pemerintah siapkan lonjakan belanja alutsista pada 2027
UNTR dividend yield 4,1%
INDY terbitkan obligasi USD100 Juta
EMAS salurkan pinjaman USD175 Juta ke anak usaha Pani Bersama
GGRP dividend yield 9,1%
TRJA tambah lini usaha angkutan penumpang dan bus kawasan industri
KDTN ubah model bisnis jadi holding, ekspansi ke sektor tambang
|
|
|
|
|
Performa IHSG:
📊 Indeks Harga Saham Gabungan 6.370,68 -228,56 (-3,46%) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Kebijakan Moneter Pro-Stability, Sinyal Naik Suku Bunga
|
|
|
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan dalam rapat bersama DPR pada Senin (18/5) bahwa arah kebijakan moneter kini bergeser menjadi pro-stability dari sebelumnya pro growth, seiring tekanan global dan pelemahan rupiah. Langkah ini memperkuat sinyal potensi kenaikan suku bunga pada Rapat Dewan Gubernur BI yang akan diadakan Besok (20/5) untuk menjaga stabilitas nilai tukar.
|
|
|
Bond Stabilization Fund Rp2 T/hari untuk Jaga Yield SBN
|
|
|
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pemerintah telah mengaktifkan Bond Stabilization Fund (BSF) dengan alokasi hingga Rp2 triliun per hari untuk masuk ke pasar obligasi guna menjaga yield SBN tetap stabil. Langkah ini ditujukan untuk menahan capital outflow dan mendukung stabilisasi rupiah di tengah tekanan pasar.
|
|
|
Pemerintah Siapkan Lonjakan Belanja Alutsista pada 2027
|
|
|
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan belanja alat utama sistem pertahanan (alutsista) pada 2027 akan meningkat signifikan, seiring upaya pemerintah memperkuat pertahanan darat, laut, dan udara sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto. |
|
|
|
|
|
|
$UNTR Dividend Yield 4,1% |
|
|
PT United Tractors (UNTR) akan membagikan dividen final tahun buku 2025 senilai Rp1.096/saham, setara dividend yield 4,1% berdasarkan penutupan UNTR pada Senin (18/5) di Rp26.475/saham. Cum date dan pembayaranbelum diumumkan.
|
|
|
$INDY Terbitkan Obligasi USD100 Juta |
|
|
PT Indika Energy (INDY) menerbitkan surat utang senior sebesar USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% dan jatuh tempo 2029. Seluruh dana akan digunakan untuk membiayai belanja modal (capex) pengembangan proyek tambang emas milik anak usaha, PT Masmindo Dwi Area, di Sulawesi Selatan.
|
|
|
$EMAS Salurkan Pinjaman ke Anak Usaha Pani Bersama |
|
|
PT Merdeka Gold Resources (EMAS) menandatangani perjanjian pemberian pinjaman kepada anak usahanya, Pani Bersama Tambang, dengan plafon hingga USD175 juta. Fasilitas pinjaman tanpa jaminan ini dikenakan bunga SOFR 3 bulanan ditambah marjin 3% per tahun dan akan jatuh tempo pada 31 Agustus 2029. Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan belanja modal, operasional, dan modal kerja.
|
|
|
$GGRP Dividend Yield 9,1%
|
|
|
PT Gunung Raja Paksi (GGRP) akan membagikan dividen tahun buku 2025 senilai Rp28/saham, setara dividend yield 9,1% berdasarkan penutupan GGRP pada Senin (14/5) di Rp308/saham. Cum date pada 25 Mei 2026, dengan pembayaran pada 18 Juni 2026.
|
|
|
$TRJA Tambah Lini Usaha Angkutan Penumpang
|
|
|
PT Transkon Jaya (TRJA) berencana menambah kegiatan usaha di bidang angkutan darat penumpang, angkutan bus tidak dalam trayek, dan angkutan sewa untuk menangkap peningkatan permintaan transportasi di kawasan industri, khususnya di Kalimantan dan wilayah operasional tambang. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPS pada 20 Mei 2026.
|
|
|
$KDTN Ubah Model Bisnis, Ekspansi ke Sektor Tambang |
|
|
PT Puri Sentul Permai (KDTN) mengumumkan rencana perubahan kegiatan usaha menjadi perusahaan holding setelah pengambilalihan 86% saham oleh Ruby Mining Hongkong Ltd. Perseroan juga akan mengalihkan seluruh aset dan usaha perhotelan kepada Citra Nusantara Perkasa dengan nilai transaksi sekitar ~Rp114 miliar serta mengakuisisi 99% saham Sherman Mineral Indonesia senilai ~Rp93 miliar untuk mendukung ekspansi ke sektor pertambangan dan perdagangan komoditas. Rencana ini menunggu persetujuan RUPSLB yang direncanakan pada 22 Juni 2026.
|
|
|
|
|
|
|
0 komentar:
Posting Komentar